27 Mei 2024

Tim Pengabdian Masyarakat FEB UNS Dampingi Kelompok Qoryah Thoyibah Surakarta dalam Pengelolaan Usaha Makanan Khas Solo

Qoryah Thayibah merupakan salah satu program Aisyiyah yang berorientasi dalam dakwah amar makruf nahi munkar. Program ini telah tersebar diberbagai wilayah dan membentuk cabang Qoryah Thayibah. Salah satu diantaranya adalah Qoryah Thayibah Mawadah Warrohmah, di mana kegiatannya berada di kampung Jagalan.

Saat ini, Qoryah Thayibah tidak hanya berfokus pada kegiatan mengaji dan dakwah, namun juga mengupayakan kegiatan sosial, yaitu bakti sosial dan kepedulian terhadap para anggota dan masyarakat sekitar yang mempunyai potensi usaha. Qoryah Thayibah turun tangan membantu mereka dalam mengembangkan usaha kecil/home industry makanan khas solo.

Tim pengabdian masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) yang diketuai oleh Dr. Arum Kusumaningdyah Adiati, S.E, MM dan beranggotakan  Prof. Dr. Bambang Sutopo, M.Com., Ak serta Lina Nur Ardila, S.E., M.Ak. memberikan pendampingan dalam pengelolaan usaha makanan khas Solo.

Kegiatan yang diikuti oleh anggota Qoryah Thayibah Desa Jagalan Surakarta itu berfokus pada bidang usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Di kegiatan ini, Tim Dosen menjelaskan kepada para pelaku usaha mengenai wirausaha dan teknik meraih pasar, termasuk memberikan gambaran tentang analisis SWOT. Selanjutnya tim juga memberikan pelatihan dan pendampingan manajemen keuangan untuk pelaku usaha agar mereka mengetahui pencatatan keseluruhan transaksi keuangan yang terjadi berkaitan dengan usahanya.

Dengan hal ini, para pelaku usaha dapat melakukan analisa dan evaluasi dalam setiap periode tertentu. Pelatihan dan pendampingan terkait manajemen pemasaran juga dilakukan untuk membantu mereka mengembangkan strategi promosi yang tepat agar jangkauan konsumen semakin luas di luar Kota Surakarta.

Dalam manajemen pemasaran, tim  memberikan pelatihan dan pendampingan berkaitan dengan kegiatan promosi melalui media online dan uji coba analisis SWOT. Melalui media online diharapkan memperluas jangkauan konsumen mengingat bahwa produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha berupa makanan khas Solo yang berpotensi dapat dikenal dengan branding dan menjadi minat beli konsumen.

Dengan pendampingan ini, diharapkan para pelaku usaha mendapatkan wawasan dan pengetahuan tentang bagaimana menjadi wirausahawan yang mempunyai daya juang dan optimis akan keberhasilan setiap usaha yang dilakukan.