03 Des 2021

Sejumlah Mahasiswa Ikuti Pelatihan Startup Kewirausahaan

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB UNS) yang terbagi dalam 2 kelas mengikuti Pelatihan Startup Kewirausahaan secara hybrid, luring di kelas 2202 dan 2203 serta daring melalui zoom meeting, Kamis 14/10/2021.

Prof. Asri Laksmi Riani, M,Si, Ketua Laboratorium Kewirausahaan (Lab KWU)  dalam laporannya menyampaikan, kegiatan pelatihan ini  merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Lab KWU.

“Pelatihan KWU akan berlangsung hingga pertengahan bulan November 2021. Aktifitas dimulai dengan perekrutan pelatihan KWU dari dosen FEB per program  studi, dilanjutkan kegiatan Trianing Of Trainer (TOT) dengan mengundang beberapa narasumber, penyusunan modul, pelaksanaan pelatihan, penyusunan proposal bisnis,  presentasi, pendampingan dan evaluasi”, ungkap Prof. Asri.

Dikatakannya, dalam pelaksanaan pelatihan, ada 18 instruktur dari dosen  FEB UNS, 8 orang Tenaga Kependidikan dan mahasiswa yang berjumlah 29 orang. Dari 29 mahasiswa yang mengikuti pelatihan, 24 mahasiswa mengikuti secara luring dan 5 lainnya mengikuti secara daring. Mahasiswa terbagi dalam 6 kelompok dengan 3 bidang usaha yaitu fashion, kuliner dan kriya.

Target kegiatan ini adalah pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) UNS yaitu terdapatnya beberapa mahasiswa yang melakukan rintisan usaha baru dan kegiatan ini merupakan pilot project bagi kegiatan yang akan datang.

Senada dengan Prof. Asri, Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FEB UNS, Prof. Dr. Izza Mafruhah, SE, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan, perguruan tinggi mendapatkan 8 tugas untuk pencapaian IKU, diantaranya adalah lulusan yang mendapatkan pekerjaan yang layak atau berwirausaha atau melanjutkan studi. Dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), salah satu programnya adalah KWU agar mahasiswa menjadi lulusan yang menciptakan lapangan kerja.

Prof. Izza berharap, pelatihan yang difasilitasi oleh FEB UNS memberikan manfaat kepada mahasiswa,  membawa nilai plus, bukan hanya Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang akan diberikan kepada seluruh peserta tapi nilai plus yang berkaitan dengan keilmuan, bagaimana strategi atau trik dalam berwirausaha. Untuk mengembangkan KWU, mahasiswa perlu berkolaborasi dengan fakultas-fakultas lain agar mendapatkan hasil yang  lebih baik.

Sementara itu, Drs. Rohman Agus Pratomo, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaaan UNS mengapresiasi pelatihan KWU yang dilaksanakan FEB UNS secara hybrid. Dengan pelatihan KWU ini, mahasiswa diharapkan bisa berkompetisi di tingkat universitas dan juga di tingkat nasional.

“Aktifitas KWU dirintis mulai dari sekarang, tahun depan mahasiswa ikut kompetisi di universitas, dan juga ke tingkat nasional. Perencanaan bisnisnya dibuat yang keren, diimplementasikan dan dikembangkan.  Setelah mahasiswa lulus bisa menjadi usahawan, jadi job creator bukan job seeker sehingga bisa menggandeng kawan, tetangga  dan seterusnya. Hal ini juga tentunya akan membanggakan institusi tempat belajar” pungkasnya. (Humas FEB)