23 Mei 2022

Prodi S1 Manajemen Hadirkan Prof. Franco Fiordelisi dalam Financial Management, Recent Issues in Finance

Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali mengundang Profesor ternama dalam rangkaian kegiatan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2021.

Kali ini,  Prodi Manajemen mengundang Prof. Franco Fiordelisi yang merupakan profesor di bidang keuangan dan perbankan dari University or Rome III, Italia, dan University of Essex, Inggris. Di bidang professional, Prof. Fiordelisi juga menjabat sebagai President of the Financial Intermediation Network of European Studies (FINEST).

Pada gelaran kuliah tamu yang diadakan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting, Selasa (12/10/2021), Prof. Fiordelisi menyampaikan materi terkait manajemen keuangan utamanya dalam hal manajemen risiko.

Di awal paparan, Prof. Fiordelisi menjelaskan mengenai pengertian manajemen risiko di sektor perbankan yang mencakup dua jenis risiko yaitu risiko suku bunga (interest risk) dan risiko kredit (credit risk).

Dijelaskan juga mengenai perbedaan antara risiko dan ketidakpastian (uncertainty) yang seringkali dianggap memiliki makna yang sama. Dalam hal ini Prof. Fiordelisi menyatakan bahwa terdapat sedikit perbedaan antara risiko dan ketidakpastian.

“Risiko adalah kondisi masa depan yang kemungkinan terjadinya dapat diukur, sementara dalam uncertainty (ketidakpastian) kemungkinan ini bersifat tidak terbatas atau tidak dapat diukur,” ungkap Prof. Fiordelisi .

Penjelasan materi dilanjutkan dengan definisi dari manajemen risiko yang secara umum dapat diartikan sebagai proses logis yang dilakukan untuk mengurangi kemungkinan kerugian.

Disela-sela paparan materinya, Prof. Fiordelisi memberikan pertanyaan pada peserta mahasiswa terkait risiko terbesar yang dihadapi oleh sektor perbankan saat ini. Sesi tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat berinteraksi secara langsung dengan Prof. Fiordelisi.

Selanjutnya Prof. Fiordelisi menjelaskan mengenai tahapan/langkah-langkah dalam manajemen risiko dan risiko suku bunga. “Risiko suku bunga terjadi akibat adanya ketidaksesuaian nilai antara aset (maturity) dan laba,” jelas Prof. Fiordelisi.

Terkait risiko suku bunga, terdapat dua efek dari perubahan tingkat suku bunga, yaitu perubahan nilai pasar dari aset/utang yang merupakan efek langsung dari perubahan tingkat suku bunga, dan perubahan kuantitas aset finansial/utang, yang merupakan efek tidak langsung dari perubahan tingkat suku bunga.

Reporter: Aulia

Editor: Humas