04 Mar 2024

Prodi MESP Adakan Workshop,  Bahas CSR and Sustainability:  Measuring Social Responsibility Program With Social Return on Investment

Program Studi Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Workshop CSR and Sustainability:  Measuring Social Responsibility Program With Social Return on Investment, Jumat-Sabtu, 6-7 Oktober 2023 di Ruang Teleconference Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.

Di kegiatan ini, prodi mengundang narasumber Sarjiyanto, S.E., MBA., Ph.D.,CPDS, Akademisi FEB UNS, Unggul Ananra, S.Tr.Sos Co-Founder and CEO of PT Olahkarsa Inovasi Indonesia dan  Mr. Ridho Rinaldi, M.Tr. Sos, CSR Analyst of PT Olahkarsa Inovasi Indonesia

Dr. Evi Gravitiani, S.E., M.Si., Kepala Program Studi MESP dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada para instruktur dan juga para asisten instrukstur dari PT Olah Karsa Inovasi Indonesia serta Sarjiyanto, MBA yang menginisiasi acara dan juga beberapa panitia yang membantu pelaksanaan workshop.

Workshop ini dilatarbelakangi oleh Community Development and CSR sebagai salah satu Program Pengembangan Ekonomi Lokal yang Keberlanjutannya dan Dampaknya harus diukur secara kuantitatif.

Dr. Evi berharap peserta dapat mengikuti kegiatan yang berlangsung selama dua hari dengan kesungguhan agar dapat memberikan manfaat.

Sarjiyanto, S.E., MBA., Ph.D dalam paparannya mengatakan bahwa di kegiatan ini peserta akan belajar bagaimana praktik-praktik penyelenggaraan CSR, dikenalkan  konsep-konsep baru di dalam bisnis, bisnis yang ada hubungannya dengan lingkungan, pembangunan dan ekonomi.

“Sebetulnya ada perluasan konsep CSR, tidak hanya corporate social responsibility saja tapi juga corporate social value. ada value-value yang bisa kita sampaikan kepada masyarakat” ungkapnya.

Sarjiyanto, Ph,D berharap workshop ini bisa menginspirasi topik-topik penelitian baru  ada value-value yang akan mendasari sebuah  konsep dan melahirkan sebuah model llmu baru sehingga branchstorming selama dua hari ini menjadi bekal untuk bisa membantu dalam membuat tulisan-tulisan dan penelitian-peneltian yang berkaitan dengan CSR.

Perluasan konsep keberlanjutan sebenarnya sudah ada ketika industri atau perusahaan dipacu untuk membuat produk barang dan jasa yang tentunya akan menciptakan dampak-dampak terutama lingkungan. Konsep-konsep yang mendasari penyelenggaran CSR ini adalah bagaimana menjaga bumi planet dan orang yang ada didalamnya tetap stabil.

Lebih lanjut Sarjiyanto, Ph,D menjelaskan secara detil terkait community empowerment dan community development.

Dikatakan, kadang ada yang terkecoh dengan istilah Community Development VS Community Empowerment.

Community Development lebih kepada proses bagaimana meningkatkan suatu kualitas hidup pada komunitas. Sedangkan dalam pemberdayaan masyarakat, harus mengetahui  target dari perubahan kualitas hidup sebuah komunitas.

“Apakah ilmu pemberdayaan masyarakat itu penting? Penting karena sebetulnya jika kita melihat dalam perspektif pemberdayaan ada yang namanya gap, karena adanya perubahan-perubahan. Sebagai contoh berkaitan dengan kebutuhan yang mendasar, setiap tahun jika ada pergeseran ekonomi mempengaruhi tingkat kebutuhan, kemajuan teknologi pun menyebabkan residu-residu, ada yang masyarakat yang daya teknologinya maju dan ada yang ketinggalan” paparnya kemudian.