RG Ekonomi Kreatif Dorong UMKM Kulit Maju: Edukasi Pajak dan Bantu Alat Produksi
Riset Grup Ekonomi Kreatif Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan pelatihan perpajakan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kulit di Desa Mojopurna, Magetan, Jawa Timur, Rabu, 23 April 2025.
Tim diketuai oleh Prof. Dr. Hunik Sri Runing Sawitri, S.E., M.Si, dan beranggotakan Prof. Dr. Asri Laksmi Riani, MS, Prof. Dr. Salamah Wahyuni, SU, Dr. Anastasia Riani Suprapti, M.Si, Suryandari Istiqomah, SE, MSc, Dr. Intan Novela Qurrotul Aini, S.E., M.Si., serta Dr. Mugi Harsono, SE, M.Si
Program ini melanjutkan program yang telah diadakan di tahun 2024 dengan memberikan pelatihan pembukuan dan pencatatan keuangan untuk UMKM,
Hal ini dilakukan karena adanya kebutuhan lanjutan dari UMKM sebagai langkah awal untuk menyiapkan diri untuk dapat mematuhi ketentuan perpajakan bagi UMKM. Hal ini didorong semakin meningkatnya pesanan dan pasar yang terus meningkat pasca Covid-19.

Pelatihan ini diawali dengan pemberian materi tentang kewajiban pajak bagi UMKM serta manfaat yang dapat diterima dengan tertib menjadi wajib pajak dan dilanjutkan dengan praktik penghitungan pajak UMKM merujuk pada PP 23 Tahun 2018. Pelatihan ini memberikan gambaran yang lebih jelas dan menghilangkan ketakutan tentang besaran pajak yang harus dibayarkan oleh UMKM.
Selain pelatihan perpajakan, kegiatan pengabdian ini juga memberikan bantuan berupa alat press yang digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Alat press menjadi salah satu apresiasi kepada UMKM yang telah mau dan mampu melakukan inovasi produk baru sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan pasar. Mesin press ini telah digunakan dan membantu menyelesaikan pesanan-pesanan produk baru yang mulai diluncurkan oleh UKM Binaan.
RG Ekonomi kreatif FEB UNS melalui kegiatan pengabdian masyarakat senantiasa mendorong inovasi baru untuk semakin majunya UKM-UKM kreatif di Indonesia.
Kegiatan pelatihan perpajakan dan dukungan alat produksi bagi UMKM kulit ini berkontribusi nyata terhadap SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya target 8.3 yang mendorong penciptaan usaha produktif dan pengembangan kewirausahaan; sekaligus mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui sinergi antara institusi akademik dan pelaku UMKM dalam memperkuat kapasitas lokal.
