OSMARU MAKSI FEB UNS Bekali Mahasiswa Baru dengan Wawasan Publikasi dan Pengembangan Karier Profesional
Program Studi Magister Akuntansi (MAKSI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) membekali mahasiswa baru dengan wawasan akademik dan pengembangan karier melalui kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru (OSMARU).
Kegiatan yang diikuti mahasiswa semester 1 dan 2 tersebut berlangsung di Ruang Teleconference Lantai 3, Gedung V Soedarah Soepomo FEB UNS, Senin (31/8/2026).
Ketua Program Studi Magister Akuntansi FEB UNS, Lulus Kurniasih, S.E., M.S.Ak., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendidikan pada jenjang magister merupakan sebuah proses untuk mempersiapkan mahasiswa mencapai tujuan akademik maupun profesional yang ingin diraih.
“Pengalaman pembelajaran di sini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi teman-teman untuk mencapai apa yang benar-benar diinginkan setelah menyelesaikan studi. Karena mengambil S2 biasanya memiliki tujuan akhir, dan S2 ini sebenarnya merupakan sebuah proses,” jelas Lulus.

Lebih lanjut, Lulus memperkenalkan pengelolaan Program Studi Magister Akuntansi, termasuk aspek akademik, kurikulum, serta proses pembelajaran yang akan dijalani mahasiswa. Ia juga menekankan visi MAKSI FEB UNS sebagai pusat pengembangan keilmuan dan profesi akuntansi yang berkinerja tinggi dan berkelanjutan di tingkat nasional.
Untuk mendukung pencapaian tersebut, MAKSI FEB UNS menghadirkan lingkungan akademik yang tidak hanya memperkuat keilmuan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi dengan akademisi dan praktisi, baik dari dalam maupun luar negeri. Program studi juga didukung oleh tenaga pengajar dengan kompetensi akademik dan professional.
“Harapannya teman-teman semua bisa mendapatkan pengembangan keilmuan dan juga meningkatkan kapabilitas di profesinya masing-masing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Narasumber pertama, Dr. Effiezal Aswadi Abdul Wahab dari Curtin University, Perth, membawakan materi “Start Fast, Go Far: Writing for Publication and Building a Professional Career”. Dalam materi yang disampaikan, Effiezal memberikan pandangan praktis mengenai bagaimana mahasiswa dapat mulai membangun kemampuan penelitian dan publikasi sejak awal masa studi.
Mahasiswa diperkenalkan pada pentingnya rasa ingin tahu (curiosity) sebagai titik awal dalam membangun pertanyaan penelitian. Menurut Effiezal, penelitian tidak semata-mata harus dimulai dengan mencari research gap, tetapi dapat berangkat dari keinginan untuk memahami suatu persoalan secara lebih mendalam.
Mahasiswa juga didorong untuk menjadikan aktivitas membaca sebagai bagian dari proses menghasilkan ide penelitian. Membaca berbagai penelitian akan memunculkan pertanyaan-pertanyaan baru yang dapat berkembang menjadi gagasan penelitian. Salah satu langkah praktis yang disarankan adalah memilih topik yang benar-benar menarik minat, kemudian mulai membaca sejumlah artikel utama tanpa harus menunggu munculnya ide penelitian terlebih dahulu.
Effiezal menjelaskan bahwa melalui proses membaca secara serius, mahasiswa dapat menemukan berbagai kemungkinan penelitian, mulai dari asumsi yang belum diuji, perbedaan konteks penelitian, penggunaan proksi tertentu, hingga peluang menghubungkan dua bidang penelitian yang sebelumnya belum banyak dikaji.
Selain membangun ide, aspek ketersediaan data juga menjadi perhatian penting. Mahasiswa diingatkan agar mempertimbangkan sejak awal apakah data yang diperlukan tersedia, dapat diakses, dan cukup untuk mendukung metode penelitian yang akan digunakan.
Dalam mendukung pengelolaan literatur, Effiezal juga memperkenalkan Zotero sebagai salah satu perangkat yang dapat membantu mahasiswa mengorganisasi referensi, mencatat gagasan selama membaca, serta mengintegrasikan sitasi dan daftar pustaka ke dalam dokumen penelitian.
Menutup materinya, Effiezal mengingatkan mahasiswa bahwa proses membangun gagasan penelitian membutuhkan waktu dan kesabaran. Kejelasan terhadap suatu ide penelitian tidak selalu muncul dalam waktu singkat, melainkan dapat terbentuk melalui proses membaca dan eksplorasi literatur yang dilakukan secara konsisten.

Selain wawasan penelitian dan publikasi, OSMARU MAKSI FEB UNS juga menghadirkan Adv Antin Okfitasari, S.E., SH., M.Si., Ak., CA., BKP., Asean CPA, yang juga alumni MAKSI.
Dalam materinya, Antin membagikan pengalaman perjalanan akademik dan profesional sekaligus mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan masa studi S2 sebagai kesempatan membangun kompetensi, karya, jejaring, dan arah karier. Ia menekankan pentingnya berani mengambil kesempatan, terus belajar, serta tidak sekadar berorientasi pada kelulusan.
Antin juga mengajak mahasiswa menjadikan tugas kuliah sebagai bagian dari portofolio dengan mengembangkannya menjadi artikel, riset, atau karya profesional. Menurutnya, gelar merupakan bekal, sementara kompetensi, kepercayaan, dan dampak yang dihasilkan menjadi modal penting dalam perjalanan profesional.

Melalui OSMARU ini, mahasiswa baru MAKSI FEB UNS diharapkan tidak hanya memahami lingkungan akademik dan proses pembelajaran selama menempuh pendidikan magister, tetapi juga mulai membangun pola pikir akademik, kemampuan penelitian, serta kesiapan untuk mengembangkan karier profesional.