FEB UNS dan FEB UNAIR Kolaborasi Perkuat Penjaminan Mutu
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) memperkuat upaya peningkatan penjaminan mutu melalui kegiatan Diskusi Kolaboratif Penjaminan Mutu Umum dan Penjaminan Mutu Berbasis Standar AACSB dan Kurikulum OBE. Kegiatan yang mengangkat tema “Studi Benchmarking FEB UNS dan FEB UNAIR” tersebut dilaksanakan pada Rabu (23/9/2026) secara Hybrid di UNS Inn dan Zoom Meeting.
Kegiatan ini menjadi forum berbagi pengalaman dan pembelajaran antara FEB UNS dan FEB Universitas Airlangga (UNAIR), khususnya terkait pengembangan sistem penjaminan mutu, standar Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB), serta implementasi Outcome-Based Education (OBE) dalam kurikulum.

Ketua Unit Penjaminan Mutu (UPM) FEB UNS, Dr. Evi Gantyowati, M.Si., Ak., CA., QIA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya FEB UNS memperoleh masukan dan pengalaman dari FEB UNAIR melalui kegiatan benchmarking.
“Kita ingin mendapatkan masukan mengenai penjaminan mutu secara umum yang sudah dilakukan UNAIR sampai bisa mencapai tahap seperti sekarang,” ujar Evi.
Ia menjelaskan, perkembangan UNAIR dalam pemeringkatan menjadi salah satu hal yang ingin dipelajari FEB UNS. Selain itu, FEB UNS juga tengah mempersiapkan penguatan penjaminan mutu berbasis standar AACSB.
FEB UNS dan FEB UNAIR sama-sama tengah mengembangkan standar AACSB, meskipun FEB UNAIR telah lebih dahulu berada pada tahap pengembangan tersebut. Karena itu, pengalaman FEB UNAIR diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi FEB UNS dalam mempersiapkan proses penjaminan mutu berbasis standar internasional.
Selain AACSB, diskusi juga diarahkan pada penerapan kurikulum OBE. Evi menyampaikan bahwa FEB UNS masih memerlukan pemahaman dan masukan mengenai implementasi OBE secara lebih utuh agar penerapannya dapat semakin optimal.
“Harapannya, kami mendapatkan banyak masukan. Nanti mungkin dari para kaprodi juga ada beberapa hal yang bisa didiskusikan dan dimintakan saran,” tambahnya.

Diskusi menghadirkan narasumber dari FEB UNAIR, yaitu Unggul Heriqbaldi dan Indrianawati Usman, yang berbagi pengalaman dan perspektif terkait penjaminan mutu, AACSB, serta kurikulum OBE.
Prof. Indrianawati Usman berbagi praktik penjaminan mutu di Universitas Airlangga, termasuk pemanfaatan sistem data terpadu SIM QA dan manajemen kinerja strategis. Ia menjelaskan kebijakan Sistem Penjaminan Mutu (SPM) universitas yang dinamis serta peran berbagai unit dalam memastikan kualitas pendidikan.
Sementara itu, Prof. Unggul Heriqbaldi memaparkan penerapan standar OBE dan AACSB, terutama dalam penyelarasan misi, visi, dan capaian pembelajaran. Ia juga menjelaskan proses pemetaan kurikulum, penilaian langsung (direct assessment) menggunakan rubrik, serta pentingnya metode sampling dalam mengukur capaian pembelajaran mahasiswa.
Diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah peserta dari FEB UNS, termasuk Dr. Evi Gantyowati dan Mulyanto, mengajukan pertanyaan terkait integrasi data, pemetaan kurikulum, serta metode penilaian capaian pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, FEB UNS diharapkan dapat memperoleh wawasan dan praktik baik yang dapat menjadi bahan penguatan sistem penjaminan mutu serta pengembangan pendidikan berbasis capaian pembelajaran di lingkungan fakultas.
Kegiatan ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan sistem penjaminan mutu dan pengembangan kurikulum berbasis capaian pembelajaran, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antara FEB UNS dan FEB UNAIR.