25 Sep 2026

Lab Teknologi Informasi Terpadu Gelar Workshop “Menulis dengan AI”, Bekali Peserta Etika dan Pemanfaatan AI dalam Penulisan Ilmiah

Laboratorium Teknologi Informasi Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan workshop “Menulis dengan AI”, Jumat (25/9/2026), di Gedung Soedarah Soepono FEB UNS.

Kegiatan menghadirkan trainer Ahmad Fauzi, S.Pd., M.Pd., dari Universitas Muhammadiyah Malang. Ahmad Fauzi tercatat sebagai editor sejumlah jurnal ilmiah nasional dan reviewer berbagai jurnal ilmiah internasional.

Workshop membahas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung penulisan artikel ilmiah, khususnya pada bidang ekonomi dan bisnis.

Salah satu materi utama yang disampaikan adalah etika penggunaan AI, dengan penekanan bahwa AI dapat digunakan sebagai alat bantu, tetapi bukan sebagai pengganti penulis.

Dalam pemanfaatannya, penulis tetap memiliki tanggung jawab untuk meninjau, memverifikasi, mengedit, mengadaptasi, serta menjaga privasi data.

Peserta juga diingatkan untuk memeriksa ketentuan penggunaan setiap AI tool, mengecek potensi kesalahan fakta dan bias dalam keluaran AI, serta mengungkapkan penggunaan AI dalam penulisan manuskrip. AI juga tidak diperkenankan dicantumkan sebagai penulis atau co-author.

Selain aspek etika, workshop membahas pemanfaatan AI untuk mendukung proses penelitian, termasuk literature review, research gap, state-of-the-art, dan novelty. Materi menjelaskan keterkaitan keempat aspek tersebut dalam membantu peneliti memahami pengetahuan terkini, mengidentifikasi kelemahan temuan sebelumnya, menemukan celah penelitian, serta melihat peluang dan kebaruan penelitian.

Bagi mahasiswa, AI dapat dimanfaatkan untuk mencari referensi yang relevan, mengembangkan ide melalui brainstorming, menyusun dan memperbaiki draf tulisan, membantu persiapan presentasi, membuat latihan belajar, serta membantu memahami materi yang sulit dan merangkum materi pembelajaran.

Namun, pemanfaatan AI tetap perlu disertai sikap ilmiah dan integritas akademik. Ahmad Fauzi mengingatkan agar AI tidak digunakan secara langsung untuk menghasilkan bagian-bagian penting tulisan ilmiah tanpa proses verifikasi dan pengolahan oleh penulis. Pengguna juga perlu mewaspadai keluaran AI yang terlihat meyakinkan tetapi dapat mengandung informasi yang tidak benar.

Melalui workshop ini, peserta diharapkan semakin memahami bagaimana memanfaatkan AI secara kritis, etis, dan bertanggung jawab untuk mendukung kegiatan akademik dan penelitian.

Keterkaitan dengan SDGs: kegiatan ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan literasi dan kompetensi akademik, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengenalan dan pemanfaatan teknologi AI dalam mendukung penelitian dan pengembangan pengetahuan.