Dosen FEB UNS Tingkatkan Literasi Perpajakan UMKM melalui Pelatihan Rekonsiliasi Fiskal dan Penyusunan SPT Tahunan Badan
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Pelatihan Rekonsiliasi Fiskal dan Penyusunan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Badan” bagi anggota Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Yogyakarta.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara mandiri, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pelatihan dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini juga merupakan respons terhadap transformasi sistem administrasi perpajakan yang terus berkembang, termasuk penerapan sistem administrasi perpajakan digital yang menuntut pelaku usaha memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai rekonsiliasi fiskal dan penyusunan SPT Tahunan Badan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar perpajakan badan, teknik penyusunan rekonsiliasi fiskal, identifikasi koreksi fiskal positif dan negatif, serta simulasi penyusunan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Badan menggunakan pendekatan berbasis praktik. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi interaktif dan praktik langsung menggunakan contoh laporan keuangan sehingga materi yang diberikan lebih mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjawab berbagai permasalahan yang masih dihadapi pelaku UMKM, khususnya dalam penyusunan administrasi perpajakan dan pelaporan pajak badan.
“Melalui pelatihan ini kami berharap para pelaku UMKM tidak hanya memahami regulasi perpajakan, tetapi juga mampu menyusun rekonsiliasi fiskal dan SPT Tahunan Badan secara mandiri. Peningkatan literasi perpajakan merupakan salah satu langkah penting dalam mewujudkan tata kelola usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi pelatihan dan diskusi. Berbagai pertanyaan terkait pencatatan transaksi usaha, pengelompokan biaya fiskal, hingga mekanisme pelaporan melalui sistem digital menjadi topik yang banyak didiskusikan. Pendekatan pelatihan yang menggabungkan teori dengan praktik langsung memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi para peserta.
Melalui kegiatan ini, FEB UNS berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, khususnya pada aspek tata kelola keuangan dan perpajakan. Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan mampu mendorong kepatuhan perpajakan, memperkuat administrasi usaha, serta mendukung pertumbuhan UMKM yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.
Program pengabdian ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kompetensi masyarakat.

SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan kapasitas UMKM, serta SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui peningkatan kepatuhan dan tata kelola perpajakan.