24 Mei 2024

Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila, Mendorong Kualitas Ekonomi dan Sumber Daya Manusia yang Unggul

 

Pancasila sebagai ideologi bangsa menjadi pagar pengamanan bangsa dari pengaruh negatif dari luar. Dalam konteks ekonomi, nilai Pancasila menjadi platform pembangunan manusia untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Ekonomi kerakyatan diharapkan menjadi tulang punggung kesejahteraan masyarakat dan melalui pemberdayaan masyarakat, kita bisa unggul dalam menghadapi tantangan global khususnya di revolusi industri 4.0.

Hal itu disampaikan Prof. Djoko Suhardjanto, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) dalam sambutannya di Seminar Pancasila sebagai Platform Pembangunan Manusia & Kebudayaan, di Aula Gedung 4 FEB UNS, Senin 19/8/2019.

Senada dengan pernyataan di atas, Lia Kian, Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menjadi salah satu narasumber seminar menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi bangsa harus kita tanamkan di seluruh gerak dan fikir dalam aktifitas sehari hari, terlebih di dunia pendidikan.

“Dalam mengejar kualitas ekonomi dan sumber daya manusia yang unggul, ada 5 platform yang harus kita kuasai dan aplikasikan, yaitu moral agama, moral kemanusiaan, moral nasionalisme ekonomi, moral kerakyatan, dan moral keadilan” jelas Kian

Disisi lain, Bambang Saroso, akademisi FEB UNS, memberikan sorotan kepada dunia pendidikan khususnya yang masih menerapkan teori-teori ekonomi dari luar yang masih kurang relevan dengan nilai-nilai ekonomi pancasila.

“BPIP diharapkan, selain memberikan pembinaan, juga melakukan pengawasan yang ketat bagi terlaksana pengamalan ideologi Pancasila oleh masyarakat Indonesia, khususnya dalam sisi perekonomian” paparnya.

Seminar di FEB UNS mengambil tema Membumikan Nilai-Nilai Pancasila dalam Ekonomi Kerakyatan dan Pemberdayaan Masyarakat yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa baru FEB UNS juga menghadirkan tokoh-tokoh terkenal yang merupakan ikon Pancasila yakni Handaka Vijjananda, pengusaha farmasi dan Livi Zheng, sutradara film.

Seminar Pancasila  secara serentak digelar di tiga belas fakultas di UNS sebagai upaya menanamkan nilai-nilai Pancasila terutama kepada generasi muda sebagai penerus bangsa.

(Humas FEB UNS)