04 Mei 2026

Akselerasi Kapasitas Akademik: FEB UNS Dorong Dosen Muda Raih Beasiswa Internasional dan Jaga Independensi Studi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar workshop bertajuk “Academic Growth Lab: PhD, Writing, and Research” di Ruang Sidang I Gedung Soeharno TS.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, serta para dosen muda di lingkungan FEB UNS untuk membahas strategi studi lanjut dan penguatan publikasi riset.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., menekankan pentingnya bagi dosen muda, khususnya yang berusia di bawah 40 tahun, untuk mengambil posisi strategis dalam melanjutkan studi ke jenjang doktoral (S3) di luar negeri.

Prof. Bhimo menekankan konsep “Independensi Studi” sebagai poin penting bagi pengembangan karier dosen. Beliau mendorong para dosen untuk aktif berburu beasiswa secara mandiri dari berbagai lembaga pendanaan eksternal, baik nasional maupun internasional.

“Paling nyaman adalah ketika kita mendapatkan tempat studi dan beasiswa secara mandiri. Ini bukan hanya soal individu, tetapi tentang meminimalisir ‘biaya transaksi’ sosial atau birokrasi, sehingga saat kembali mendarat ke kampus setelah lulus, perasaan akan jauh lebih nyaman dan independen dalam berkarya,” ujar Prof. Bhimo mengisahkan pengalamannya.

Terkait perencanaan studi, Dekan mengingatkan pentingnya koordinasi yang ketat antara dosen dengan Program Studi (Prodi). Hal ini bertujuan agar keberangkatan dosen studi lanjut tidak mengganggu stabilitas proses belajar mengajar di kampus.

“Jangan sampai ada kekosongan staf pengajar yang masif karena jadwal berangkat dan pulang studi yang tidak sinkron. Sinkronisasi manpower planning antara fakultas, prodi, dan individu sangat krusial agar tidak perlu ada penambahan dosen luar biasa secara mendadak hanya untuk menutup celah pengajaran,” tambahnya.

Meskipun mendorong kemandirian, FEB UNS tetap berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi para dosen yang bersiap ke luar negeri, mulai dari bantuan peningkatan kapasitas bahasa hingga dukungan administratif. Beasiswa internal UNS tetap disediakan sebagai skema cadangan atau “pengaman akhir” jika skema pendanaan utama lainnya belum tercapai.

Melengkapi arahan Dekan, para Wakil Dekan juga berkesempatan memperkuat komitmen para dosen melalui motivasi dan arahan khusus terkait pengembangan kapasitas akademik di lingkungan fakultas

Workshop ini juga menjadi wadah sosialisasi kebijakan studi lanjut terbaru, termasuk bagi dosen yang telah berusia di atas 50 tahun, guna memastikan setiap jenjang usia memiliki kontribusi yang optimal bagi kemajuan fakultas.

Kegiatan ini selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualifikasi tenaga pendidik ke taraf internasional, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan mendorong kolaborasi riset dan studi melalui jaringan pendanaan beasiswa global.