FEB UNS dan UiTM Jajaki Kerja Sama Strategis Bidang Akademik dan Riset
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan akademik (academic visit) dari Fakulti Pengurusan dan Perniagaan, Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, Senin (20/4/2026) di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB UNS.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Agenda utama dalam pertemuan ini meliputi pembahasan program student exchange, joint research, joint supervision, serta berbagai peluang kolaborasi lainnya.

Delegasi UiTM dipimpin oleh Prof. Ts. Dr. Shafinar Haji Ismail selaku Dekan Faculty of Business and Management, didampingi Associate Professor Ts. Dr. Ahmad Rais Mohamad Mokhtar dan Umaira Binti Othman Koya.
Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa FEB UNS dan UiTM memiliki kesamaan visi dalam meningkatkan kualitas akademik, baik dalam pengajaran, publikasi ilmiah, maupun pengabdian masyarakat.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai langkah untuk memperkuat atmosfer akademik, termasuk dalam peningkatan reputasi akademik internasional serta tata kelola akademik yang lebih baik,” ujarnya.
Dari pihak UiTM, Prof. Shafinar Haji Ismail memperkenalkan Faculty of Business and Management yang telah berdiri selama 70 tahun dan memiliki jaringan luas dengan 35 kampus di 14 negara bagian di Malaysia.
Saat ini, fakultas tersebut memiliki sekitar 35.000 mahasiswa serta lebih dari 1.100 tenaga pengajar, termasuk profesor dan doktor.

Ia juga menyampaikan komitmen UiTM untuk memperluas kolaborasi, termasuk dalam pengembangan kurikulum, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pembukaan program studi baru seperti Ekonomi dan Perbankan Syariah.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D., menambahkan bahwa kerja sama internasional menjadi fokus penting, khususnya melalui program pertukaran mahasiswa.
FEB UNS membuka peluang bagi mahasiswa UiTM untuk mengikuti program pertukaran selama satu semester maupun jangka pendek, termasuk summer program.
Ia juga menyampaikan bahwa melalui skema kerja sama, mahasiswa dari kedua institusi berpeluang memperoleh pembebasan biaya kuliah (tuition fee), dengan tetap menanggung biaya hidup secara mandiri.
“Solo merupakan kota dengan biaya hidup yang relatif terjangkau, sehingga sangat mendukung mobilitas mahasiswa internasional,” jelasnya.
Selain itu, FEB UNS juga menawarkan program summer course yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman akademik dan lintas budaya mahasiswa. Program ini diharapkan dapat menarik lebih banyak partisipasi mahasiswa internasional, termasuk dari UiTM.
Sementara itu, Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan alumni menekankan pentingnya tindak lanjut konkret dari pertemuan ini melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) maupun perjanjian kerja sama (PK).
“Kolaborasi ini perlu terus dikembangkan, tidak hanya dalam pertukaran mahasiswa, tetapi juga melalui keterlibatan masyarakat, kunjungan industri, dan kerja sama lainnya yang lebih luas,” ungkapnya.

Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan pimpinan fakultas, ketua program studi, serta dosen dari kedua institusi. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi strategis yang berkelanjutan antara FEB UNS dan UiTM.
Melalui kegiatan ini, FEB UNS turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kerja sama pendidikan internasional, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperluas jejaring kolaborasi global di bidang akademik.