28 Apr 2026

Dorong Publikasi Bereputasi, P4M FEB UNS Bahas Strategi Penulisan Big Data

Pusat Pengembangan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P4M) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menyelenggarakan Workshop Pendampingan Artikel Tahap 2 dengan tema Strategi Penulisan Artikel Big Data Analysis, Selasa (14/4/2026) secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber utama Nila Armelia Windasari, S.A., MBA., Ph.D., PCM., dosen dari Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB diikuti oleh dosen dan mahasiswa FEB UNS.

Workshop bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dosen dan mahasiswa dalam menyusun artikel ilmiah berbasis Big Data Analysis yang berkualitas dan siap dipublikasikan pada jurnal bereputasi.

Melalui workshop ini kami berharap Bapak Ibu peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terkait strategi penulisan artikel berbasis big data, mulai dari perolehan, pengolahan, hingga teknis publikasi, ujar Dr. Wahyu Widarjo, S.E., M.Si., Ketua P4M FEB UNS dalam sambutannya.

Nila Armelia Windasari, yang memiliki lebih dari 34 publikasi ilmiah memaparkan strategi penulisan artikel ilmiah dengan menekankan pentingnya struktur, metodologi, dan penyajian data yang tepat.

Dalam pemaparannya, Nila menjelaskan bahwa judul artikel sebaiknya spesifik dan tidak lebih dari 16 kata, serta abstrak harus mampu menarik perhatian dan menunjukkan posisi penelitian secara jelas.

Abstrak harus jelas posisi penelitiannya dan metodologi perlu dijelaskan secara transparan, termasuk prosedur pengolahan data,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nila mengingatkan agar peneliti menuliskan hasil penelitian secara jelas tanpa deskripsi yang berlebihan, serta menghindari klaim kausalitas yang tidak dapat dibuktikan dalam data observasional berskala besar.

Dalam sesi strategi penelitian dan publikasi, Nila menekankan bahwa kualitas publikasi lebih penting dibandingkan kuantitas. Ia membagikan kebiasaannya membaca artikel dari jurnal terkemuka secara rutin serta menggabungkan metode multimethod untuk meningkatkan kepercayaan editor terhadap hasil penelitian. Ia juga memaparkan contoh riset berbasis data sekunder dari platform seperti Twitter, Google Maps, dan TripAdvisor.

Pada pembahasan penelitian data media sosial, Nila mencontohkan studi terkait pengunjung Taman Nasional Komodo yang memanfaatkan lebih dari 42.000 data rekaman. Ia menegaskan pentingnya kejelasan dalam judul, keberanian dalam menyampaikan kontribusi penelitian, serta penggunaan kata kunci yang relevan dengan komunitas akademik.

Selain itu, Nila menguraikan struktur penulisan pengantar akademik yang efektif, meliputi hook, gap, contribution, dan roadmap. Ia mencontohkan bahwa pengantar yang baik hanya memuat satu ide utama per paragraf dan tidak lebih dari 2,5–3 halaman.

Dalam aspek penulisan, ia juga menekankan pentingnya menghindari jargon serta menyusun tinjauan literatur berdasarkan logika konsep, bukan kronologi, dengan teknik “bola salju maju” dan “bola salju mundur” untuk menelusuri referensi.

Dalam sesi metodologi, Nila menjelaskan pentingnya transparansi dan akurasi dalam penelitian Big Data, termasuk proses pra-pemrosesan data seperti tokenisasi, pembersihan data, analisis topik, hingga validasi.

Ia menegaskan bahwa dokumentasi proses penelitian harus dilakukan secara rinci, termasuk mengungkap keterbatasan penelitian.

“Penting untuk tidak mengklaim kausalitas dalam penelitian observasional dan memastikan seluruh proses terdokumentasi dengan baik,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik dosen FEB UNS dalam menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas dan berdaya saing global. Secara lebih luas, workshop ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi akademik, serta poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan riset berbasis data dan teknologi.