27 Jul 2026

Achievement Motivation Training FEB UNS: Dekan Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Komunikasi

Semangat kebersamaan, kolaborasi, dan komunikasi terbuka menjadi pesan utama dalam penyelenggaraan Achievement Motivation Training (AMT) Keluarga Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS),  24–25 Juli 2026 di The Wujil Resort & Conventions, Ungaran.

Rangkaian kegiatan yang diikuti dosen dan tenaga kependidikan (tendik) diawali dengan laporan penyelenggaraan oleh Wakil Dekan Bidang Nonakademik FEB UNS, Sutaryo, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CRA., CRP., ACPA.

“Ada sekitar 130 dosen dan tendik mengikuti AMT tahun ini. Kegiatan ini sebagai wadah memperkuat kebersamaan seluruh keluarga besar FEB UNS dengan memberikan kesempatan yang sama kepada dosen maupun tendik untuk berpartisipasi” paparnya.

Sutaryo menjelaskan bahwa penyelenggaraan AMT dilakukan secara terpadu menyesuaikan kebijakan UNS yang mengatur pelaksanaan kegiatan luar kampus bagi setiap fakultas, sekali dalam satu tahun.

Selain sarasehan yang berisi diskusi dekanat dengan dosen dan tendik, juga  penyampaian apresiasi kepada dosen dan tendik yang purnatugas, rangkaian kegiatan juga diisi dengan malam keakraban serta laporan pertanggungjawaban pengurus Kesejahteraan Keluarga Fakultas Ekonomi dan Bisnis (KKFE) sebagai bentuk akuntabilitas kepada seluruh anggota serta fun games.

Membuka kegiatan secara resmi, Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa keberhasilan sebuah fakultas tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi, komunikasi, dan rasa saling memiliki di antara seluruh sivitas akademika.

Menurut Prof. Bhimo, pimpinan FEB UNS berkomitmen melanjutkan fondasi yang telah dibangun para pimpinan sebelumnya. Berbagai program baik yang telah dirintis perlu diteruskan dan dikembangkan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kemajuan fakultas.

Dalam arahannya, Prof. Bhimo juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang terbuka antara pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan.

Ia mengajak seluruh warga FEB UNS untuk tidak ragu menyampaikan aspirasi, gagasan, maupun masukan secara langsung kepada pimpinan agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog dan semangat kebersamaan.

“Ruangan dekanat selalu terbuka. Kami ingin membangun budaya komunikasi yang baik sehingga setiap masukan dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk memajukan FEB UNS,” ungkapnya.

Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FEB UNS, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D., menyampaikan perkembangan strategis fakultas, khususnya terkait proses akreditasi internasional AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business).

Ia mengungkapkan bahwa FEB UNS berhasil melewati tahapan Business Unit Application (BUA) dan Eligibility Application tanpa melalui proses remidi, sebuah capaian yang menunjukkan kesiapan fakultas dalam memenuhi standar internasional.

Prof. Tri menjelaskan bahwa tahapan berikutnya adalah pendampingan oleh mentor AACSB yang akan membantu penyusunan Self-Evaluation Report (SER) selama tiga tahun ke depan. Menurutnya, proses tersebut bukan sekadar mengejar akreditasi internasional, tetapi menjadi momentum untuk membangun budaya continuous improvement melalui penyempurnaan tata kelola, kualitas pembelajaran, penelitian, dan layanan akademik.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D., QCRO, menyampaikan dukungan penuh universitas terhadap pengembangan FEB UNS.

Ia menjelaskan bahwa UNS terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana, termasuk rencana pembangunan gedung baru FEB UNS pada tahap pengembangan kampus berikutnya. Dalam waktu dekat, FEB juga akan memperoleh peningkatan fasilitas berupa renovasi Gedung Unit Kegiatan Mahasiswa, perbaikan sistem drainase, pengembangan sarana olahraga, serta penataan area parkir.

Prof. Irwan juga mengapresiasi capaian FEB UNS dalam proses AACSB. Menurutnya, perjalanan menuju akreditasi internasional merupakan proses jangka panjang yang memerlukan komitmen seluruh sivitas akademika. Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kuat, FEB UNS mampu mencapai standar internasional dan memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dunia.

Selain itu, ia mendorong semakin banyak dosen muda untuk melanjutkan studi doktor di luar negeri sebagai bagian dari strategi internasionalisasi UNS. Transformasi digital di berbagai layanan universitas juga terus dikembangkan guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam tata kelola perguruan tinggi.

Melalui Achievement Motivation Training 2026, keluarga besar FEB UNS memperkuat komitmen untuk terus membangun budaya kolaborasi, keterbukaan, dan saling mendukung sebagai fondasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tata kelola organisasi, serta mewujudkan FEB UNS sebagai fakultas yang unggul dan bereputasi di tingkat internasional.

Kegiatan ini mendukung pencapaian SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan mutu pendidikan tinggi, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan infrastruktur dan transformasi digital, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi dan kemitraan dalam pengembangan institusi.