Tingkatkan Standar Disertasi Mahasiswa Doktor, PDIE FEB UNS Hadirkan Prof. Hooy Chee Wooi dari USM Malaysia dalam Kuliah Umum Penelitian Doktor
Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Research Gap and Research Contribution: From Gap to Contribution: Strengthening Your Dissertation”. Kegiatan akademik ini dilaksanakan di Aula Konimex, Gedung Bachtiar Effendi Lantai 3, FEB UNS, pada Senin (26/10/2026).
Kuliah umum ini dibuka oleh Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi FEB UNS, Prof. Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CFrA.
Dalam pembukaannya, pengelola program studi menekankan pentingnya penguasaan metodologi serta perumusan kontribusi riset yang berbobot guna memperkokoh kualitas penulisan disertasi mahasiswa doktoral. Kegiatan ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa PDIE FEB UNS angkatan tahun pertama, kedua, hingga ketiga untuk menunjang kelancaran masa studi mereka.

Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Hooy Chee Wooi, Guru Besar dari School of Management, Universiti Sains Malaysia (USM). Membawakan materi bertajuk “Constructing a PhD Thesis”, Prof. Hooy membedah secara komprehensif tahapan penyusunan disertasi doktor, mulai dari pemahaman hakikat derajat akademik hingga pemetaan kontribusi ilmiah.
Prof. Hooy menjelaskan pentingnya membedakan antara motivasi penelitian (motivation) dan rumusan masalah (problem statement). Motivasi penelitian berfokus pada isu nyata di tingkat industri, negara, maupun masyarakat yang didukung data statistik. Sementara itu, problem statement dan celah penelitian (research gap) digali dari literatur ilmiah yang belum terjawab oleh studi terdahulu.

Ia menguraikan bahwa kontribusi penelitian dapat diwujudkan melalui terobosan teori, perluasan ruang lingkup, penggunaan teknik atau model analisis baru, maupun pembaruan data.
Prof. Hooy juga memaparkan struktur inti disertasi doktor yang ideal, mencakup enam komponen utama pada bab pendahuluan: motivasi, rumusan masalah, kontribusi, signifikansi bagi pemangku kepentingan, pertanyaan dan tujuan penelitian, serta ruang lingkup penelitian yang akademis.
Selain itu, beliau memberikan panduan strategis dalam menemukan topik riset bernilai tinggi melalui penelusuran jurnal bereputasi tingkat atas (top-tier journals) serta mencermati tren utama (mega trends) penelitian global seperti digitalisasi, Environmental, Social, and Governance (ESG), dan ketidakpastian ekonomi.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas akademik dan kualitas riset mahasiswa tingkat doktoral di lingkungan FEB UNS.