Prodi MESP FEB UNS Review Kurikulum, Perkuat Pembelajaran Berbasis Data dan Tantangan Pembangunan
Program Studi Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum MESP, Kamis, 4 Desember 2025 di Ruang Telekonferen Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya berkelanjutan Prodi MESP dalam memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan keilmuan, kebutuhan dunia kerja, serta tantangan pembangunan nasional dan daerah.
Ketua Program Studi MESP FEB UNS, Prof. Dr. Suryanto, S.E., M.Si menegaskan bahwa review kurikulum menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas pembelajaran di jenjang magister.

Kurikulum MESP diarahkan agar tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga aplikatif dan berbasis data, sehingga lulusan mampu berkontribusi nyata dalam perumusan dan evaluasi kebijakan pembangunan.
Kegiatan ini menghadirkan Mulyo Widodo dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai narasumber yang memaparkan keterkaitan mata kuliah MESP dengan indikator statistik strategis.
Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa mata kuliah seperti Ekonomi Mikro dan Makro Madya, Ekonometrika, Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Regional, hingga Ekonomi SDA dan Lingkungan berperan penting dalam membekali mahasiswa kemampuan analisis terhadap isu inflasi, PDRB, kemiskinan, ketimpangan, pengangguran, IPM, serta indikator pembangunan berkelanjutan.
Narasumber lainnya, Amirullah Setya Hardi, menyampaikan materi mengenai Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi MESP FEB UNS.

Ia menjelaskan bahwa RPL memberikan pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja. Sesuai dengan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025, mahasiswa MESP berpeluang mengajukan rekognisi hingga 21 SKS dari total 56 SKS beban studi.
Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas penguatan capaian pembelajaran lulusan, kekhasan kurikulum MESP FEB UNS, serta penajaman isu-isu strategis seperti pembangunan berkelanjutan, kelembagaan, sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi serta data statistik. Forum ini juga menyoroti pentingnya kurikulum yang adaptif bagi mahasiswa fresh graduate maupun profesional.
Melalui kegiatan ini, Prodi MESP FEB UNS berharap mampu terus menghasilkan lulusan magister yang kompeten, kritis, dan berdaya saing tinggi dalam mendukung pembangunan nasional dan daerah.
Kegiatan review kurikulum ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui penguatan pendidikan ekonomi dan kebijakan berbasis data.
