06 Okt 2026

FEB UNS Sambut 36 Siswa SMA pada Program Sit-In

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima pelaksanaan program magang perkuliahan (sit-in) bagi siswa dari dua sekolah menengah atas, yaitu SMA Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura dan SMA Muhammadiyah PK Kota Barat Surakarta, Senin 1 Oktober 2026.

Acara pembukaan dilaksanakan pada 5 Oktober 2026 di Ruang Sidang FEB UNS dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, guru pendamping, serta puluhan siswa.

Program memberikan kesempatan bagi para siswa untuk merasakan secara langsung atmosfer akademik dan dinamika perkuliahan di kelas reguler FEB UNS.

SMA Muhammadiyah PK Kota Barat Surakarta mengikutsertakan 23 siswa. Para siswa terdistribusi di empat program studi S1, yaitu 13 siswa di prodi Manajemen, 5 siswa di prodi Bisnis Digital, 4 siswa di prodi Akuntansi, dan 1 siswa di prodi Ekonomi Pembangunan. Mata kuliah yang diikuti meliputi Ekonomi Makro Pengantar, Statistik Bisnis, Matematika Bisnis, dan Bisnis Pengantar.

Sedangkan untuk siswa SMA Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura sebanyak 13 siswa, 7 siswa ditempatkan pada program studi S1 Manajemen dan 6 siswa di S1 Bisnis Digital. Dalam program ini, siswa mengikuti berbagai mata kuliah seperti Etika Bisnis, Bisnis Pengantar, Manajemen, Statistik Bisnis, Matematika, dan Pengantar Ekonomi.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FEB UNS, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D., menyambut hangat kehadiran para siswa dan menjelaskan pentingnya pergeseran paradigma belajar dari SMA ke perguruan tinggi.

Prof. Tri mengajak para siswa untuk meninggalkan pola hafalan (memorizing) dan beralih ke pembelajaran aktif (active learning), pemahaman konsep, serta pemecahan masalah (problem solving) terhadap fenomena ekonomi di sekitarnya.

“Jadi kalau kuliah itu, teman-teman tidak boleh hanya passive learning. Satu arah saja, dosennya menyampaikan kita cuma mendengarkan saja, enggak. Tapi harus active learning, bagaimana kemudian menggunakan informasi itu untuk memahami fenomena yang ada di sekitar kita. Di perguruan tinggi teman-teman tidak cukup hanya memorizing, tapi harus bisa memahami (understand) dan solving problem.“  tutur Prof. Tri.

Kegiatan ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penerapan active learning dan kesiapan transisi perguruan tinggi bagi siswa, sekaligus SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) lewat kolaborasi strategis antara sekolah menengah Muhammadiyah dan FEB UNS.