02 Jul 2026

FEB UNS Gelar Visiting Scholar Series Bersama Firman Witoelar, Bahas Metode Penelitian hingga Strategi Publikasi Internasional

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan rangkaian Visiting Scholar Series pada 23–26 Juni 2026 dengan menghadirkan Firman Witoelar Kartaadipoetra, Ph.D., Associate Professor di Australian National University (ANU) sekaligus Lead Editor Bulletin of Indonesian Economic Studies (BIES).

Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Project Based Learning (PBL) FEB UNS ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa FEB UNS.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FEB UNS, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa Firman Witoelar bukan sosok yang asing bagi UNS. Sekitar sepuluh tahun lalu, ia pernah berkunjung ke UNS dalam sebuah proyek kolaboratif dan kini kembali hadir selama sepekan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik.

“Mulai tahun ini, kita menginisiasi adanya Visiting Professor dan Visiting Scholar. Kita tidak mau jadi katak dalam tempurung, belajar hanya dari lingkungan kita. Kami yakin masih banyak ilmu di luar sana dari teman-teman yang berbaik hati mau berbagi ke sini,” ujar Prof. Tri.

Rangkaian kegiatan diawali pada Selasa (23/6) melalui Econometrics Workshop I: Contemporary Empirical Methods & Frontiers in Economics Publishing. Workshop ini menghadirkan materi mengenai Propensity Score Matching (PSM), Synthetic Control, Difference-in-Difference (DiD), Regression Discontinuity Design (RDD), dan Randomized Controlled Trial (RCT).

Kegiatan tersebut diikuti oleh dosen FEB UNS dan mahasiswa Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) FEB UNS.

Pada Rabu (24/6), FEB UNS menyelenggarakan International Research Seminar bertajuk “Nature Heals: Interdisciplinary Insights on Environment, Mental Health, and Cognitive Functions”.

Seminar yang diikuti dosen Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS ini membahas keterkaitan antara lingkungan, kesehatan mental, dan fungsi kognitif melalui pendekatan interdisipliner.

Kegiatan berlanjut pada Kamis (25/6) melalui Econometrics Workshop: Navigating Imperfect Data and Dynamic Population in Empirical Research. Workshop yang diikuti dosen Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS ini membahas berbagai tantangan dalam penelitian empiris, termasuk keterbatasan data dan dinamika populasi dalam proses analisis dan evaluasi kebijakan.

Rangkaian Visiting Scholar Series ditutup pada Jumat (26/6) melalui Advanced Publication Workshop yang diikuti oleh dosen muda FEB UNS serta mahasiswa program magister dan doktor di lingkungan FEB UNS.

Kegiatan ini menghadirkan dua sesi, yaitu Strategic Research Framing: Aligning Domestic Issues for Top Tier Journal dan Strategic Writing and Publishing for BIES (Bulletin of Indonesian Economic Studies).

Di hari ke empat Visiting Scholar, Prof. Tri menyampaikan bahwa tema workshop dipilih secara khusus karena kemampuan menulis dan publikasi ilmiah masih menjadi tantangan bagi banyak akademisi, termasuk mahasiswa doktor dan dosen.

“Sering kali sebuah penelitian sebenarnya memiliki keunikan dan potensi untuk dipublikasikan, tetapi ketika disubmit dalam bentuk tulisan yang belum memenuhi standar akademik, artikel tersebut bisa langsung ditolak oleh editor jurnal,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tidak sedikit peneliti yang masih menghadapi tantangan dalam menentukan kontribusi penelitian, melakukan reframing terhadap pertanyaan penelitian, hingga menyusun artikel agar dapat diterima oleh jurnal bereputasi internasional.

Prof. Tri juga menyoroti perkembangan penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam penulisan akademik yang kini menjadi perhatian pengelola jurnal internasional. Menurutnya, penting bagi akademisi untuk memahami batasan dan pemanfaatan AI dalam proses penulisan artikel ilmiah.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kemampuan peneliti dalam mengangkat isu-isu lokal Indonesia agar memiliki kontribusi yang lebih luas terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

“Kadang-kadang kita menulis tentang Indonesia, bahkan sangat spesifik pada suatu daerah. Tantangannya adalah bagaimana menuliskannya sehingga editor dan reviewer melihat bahwa penelitian tersebut memiliki kontribusi terhadap pengembangan pengetahuan,” ungkapnya.

Melalui rangkaian Visiting Scholar Series ini, FEB UNS menghadirkan ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman bersama akademisi internasional sekaligus membuka kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk berdiskusi mengenai metode penelitian, pengembangan riset, dan strategi publikasi pada jurnal bereputasi internasional.

Aktifitas ini sesuai dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan juga SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).