FEB UNS dan FEB Universitas Jember Jalin Kerja Sama Strategis untuk Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan resmi dari FEB Universitas Jember (UNEJ) dalam rangka pertemuan dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Senin 27 Oktober 2025.
Acara berlangsung di Ruang Sidang Dekan FEB UNS dan dihadiri oleh Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, serta Dekan FEB UNEJ, Prof. Istifada. Turut hadir pula Ketua Program Studi (Kaprodi) S1 Manajemen, Dr. Sinto Sunaryo dan Kaprodi S1 Akuntansi Prof. Doddy Setiawan.
Penandatanganan PKS ini menjadi tonggak baru bagi kedua fakultas untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Dari pihak UNS, fokus utama kolaborasi diarahkan pada penelitian, pengembangan kolaborasi akademik, dan pengabdian kepada masyarakat.
Prof. Bhimo mengungkapkan bahwa kerja sama antara FEB UNS dan FEB UNEJ sebenarnya telah terjalin sejak lama, namun sifatnya masih personal, seperti kegiatan pengujian eksternal maupun undangan mengisi seminar.
Melalui PKS ini, seluruh kolaborasi tersebut akan dilembagakan, sejalan dengan kebijakan baru rektorat yang menekankan pentingnya penertiban rekam jejak kegiatan kolaboratif antara dosen UNS dan pihak eksternal.
Sebelumnya, kedua fakultas juga pernah melaksanakan pertukaran mahasiswa pada masa program MBKM, terutama ketika perkuliahan masih berlangsung secara daring. Seiring kondisi yang berubah, fokus kolaborasi kini lebih diarahkan pada riset bersama dan pengabdian masyarakat yang dinilai lebih relevan dan berkelanjutan.
Menurut Prof. Bhimo, FEB UNEJ memiliki keunggulan akademik yang dapat memperkaya kerja sama, khususnya dalam bidang ilmu ekonomi. FEB UNEJ memiliki spesialisasi pada ekonomi perkebunan, sebuah bidang keilmuan yang belum tersedia di FEB UNS dan menjadi ciri khas riset dan pengajaran di UNEJ.
“Dari pengalaman saya bekerja sama dengan mereka, FEB UNEJ memiliki kekhasan riset di bidang ekonomi perkebunan. Ini tentu dapat saling melengkapi dan membuka peluang kolaborasi topik-topik yang lebih spesifik,” jelasnya.

Saat ini UNEJ berstatus PTN BLU dan sedang dalam proses menuju PTN-BH. Pada kesempatan ini, pihak UNEJ menyampaikan ketertarikan untuk belajar dari pengalaman UNS dalam pengelolaan organisasi, tata kelola perguruan tinggi, serta model transformasi menuju institusi berbadan hukum.
Selain itu, diskusi yang berlangsung juga membuka peluang munculnya gagasan riset baru. Prof. Bhimo mencontohkan bahwa isu-isu seperti ekonomi petani garam yang dibahas saat pertemuan mampu memberi inspirasi riset yang bisa digarap bersama.
Kedua fakultas sepakat bahwa kerja sama terstruktur ini akan memberikan manfaat besar bagi penguatan kualitas pendidikan, riset, serta kontribusi sosial masyarakat.
Kerja sama ini sekaligus mendukung komitmen kedua institusi dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan berkelanjutan, yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada bidang pendidikan berkualitas, kemitraan untuk mencapai tujuan, dan penguatan kapasitas institusi.
