Workshop MONEV PBM sebagai Upaya Peningkatan Mutu Proses Belajar Mengajar FEB UNS
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Workshop Monitoring dan Evaluasi Proses Belajar Mengajar (MONEV PBM), Senin, 29 Desember 2025 di UNS Tower.
Kegiatan ini menjadi forum refleksi dan evaluasi internal dalam upaya peningkatan kualitas layanan akademik di lingkungan FEB UNS.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FEB UNS, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D. diawal menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tenaga kependidikan (tendik) Bidang Akademik atas tanggung jawab, dedikasi, serta kerja sama yang telah terjalin sepanjang tahun 2025.
“Atas nama pribadi dan bidang akademik, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bapak Ibu tendik di bidang 1, petugas layanan perkuliahan, operator, administrasi akademik, juga Kepala Subbagian, hingga Kepala Bagian Tata Usaha. Terima kasih atas kerja sama yang baik selama ini, dan ke depan diharapkan sinergi dapat semakin erat dan lebih baik,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Tri juga mengajak agar tendik dapat menyampaikan berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas masing-masing, khususnya dalam satu hingga dua tahun terakhir selama Ia mengemban amanah sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian.

Kegiatan workshop ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka dan konstruktif. Seluruh tendik yang hadir diberikan waktu yang cukup untuk menyampaikan berbagai kendala maupun masukan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan layanan dibidang akademik.
FEB UNS menegaskan komitmennya untuk mulai mengimplementasikan sistem Monitoring dan Evaluasi Proses Belajar Mengajar (MONEV PBM) yang integratif antara Bidang Akademik, Program Studi, dan Unit Penjaminan Mutu (UPM), yang direncanakan mulai diterapkan pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.
Sistem ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas unit, meningkatkan efektivitas evaluasi pembelajaran, serta mendorong pengambilan kebijakan berbasis data dan umpan balik berkelanjutan.

Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan mutu layanan akademik, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) dengan mendorong tata kelola institusi pendidikan yang efektif, transparan, dan partisipatif.
