Webinar Collaborative Teaching: Unemployment among ASEAN Countries
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) kerja sama dengan Universiti Teknologi MARA mengadakan Webinar Collaborative Teaching: Unemployment among ASEAN Countries, Jum’at, 1 November 2024, melalui platform Google Meet.
Dalam agenda tersebut, dosen FEB UNS, Dr. Malik Cahyadin hadir sebagai pembicara kunci, bersama Dr. Rosmah Nizam dari Faculty of Business and Management, Universiti Teknologi MARA Cawangan Pahang, Malaysia, sebagai moderator acara.
Membuka jalannya webinar, Dr. Rosmah Nizam memperkenalkan pembicara utama dalam webinar serta memandu prosesi pembukaan.
“Pada webinar hari ini kita akan menyimak paparan materi dari Dr. Malik selama kurang lebih dua jam kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab,” jelas Dr. Rosmah.
Dalam paparan materi yang disampaikan oleh Dr. Malik, dijabarkan makna dari pengangguran (unemployment) serta penyebab dari pengangguran.
Secara garis besar kategori ketenagakerjaan mencakup empat kelompok yaitu masyarakat yang bekerja, tidak bekerja namun sedang mencari pekerjaan, kelompok tenaga kerja (labor force) yang menunjukkan jumlah penduduk yang tersedia untuk diserap oleh pasar tenaga kerja (mencakup penduduk bekerja dan penduduk tidak bekerja), dan kelompok terakhir adalah bagian penduduk yang tidak masuk kelompok tenaga kerja yaitu menunjukkan penduduk yang tidak bekerja dan tidak mencari pekerjaan.
Pada acara yang dihadiri oleh lebih dari 300 mahasiswa dari UNS maupun Universiti Teknologi MARA Malaysia tersebut, Dr. Malik juga menyampaikan beberapa alternatif kebijakan terkait pengangguran.
“Pemerintah dapat memberikan program pelatihan tenaga kerja, seperti yang telah diterapkan di Indonesia dan juga mendirikan agensi yang bertugas untuk memberikan informasi lowongan kerja bagi pencari kerja. Sehingga dapat membantu mempertemukan pegawai dengan pekerjaan yang tepat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Malik membahas secara mendetail terkait kondisi ketenagakerjaan khususnya terkait pengangguran di 5 (lima) negara ASEAN yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Philipina.
