Forum Diskusi Pimpinan Ormawa FEB UNS Bahas Reorganisasi dan Penguatan Tata Kelola UKM
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Forum Diskusi Pimpinan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Jumat 17 Oktober 2025 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB UNS.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua/Sekretaris/Bendahara dari seluruh UKM dan Ormawa di lingkungan FEB, bersama jajaran Bidang Kemahasiswaan dan Alumni.
Forum ini merupakan pertemuan ketiga yang diselenggarakan dalam rangka persiapan reorganisasi kepengurusan Ormawa dan UKM tahun 2026.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas berbagai kegiatan mahasiswa yang telah terlaksana dengan baik hingga penghujung tahun, seperti Management Carnival oleh HMJM, ALCOFE oleh HMJEP, dan ACTIVE oleh HMJAk dan sebagainya.

“Kegiatan sudah sampai pada tahap puncak, dan saya tahu betul perjuangan teman-teman dalam menyelenggarakan acara itu tidak mudah. Apresiasi setinggi-tingginya untuk semua,” tutur Tastaftiyan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan reorganisasi tahun ini rencananya dimajukan. Jika tahun lalu pelantikan pengurus baru dilakukan pada Maret, maka tahun 2026 akan digelar pada awal Januari. Langkah ini diambil agar pengurus baru memiliki waktu lebih panjang untuk beradaptasi dan menjalankan program kerja sebelum perkuliahan dimulai.
Bidang Kemahasiswaan menargetkan rapat pleno Ormawa dapat diselenggarakan maksimal pada 28 November 2025, dengan tahapan seleksi pengurus, pemilihan pengurus harian, dan rekrutmen anggota baru yang terjadwal secara serentak antar-UKM.
“Diharapkan SK pengurus sudah ditandatangani Dekan pada akhir Desember, dan pelantikan dilakukan bersama pada minggu pertama perkuliahan,” imbuhnya.
Dalam forum tersebut juga dibahas sejumlah isu strategis, antara lain mekanisme survei mahasiswa, tata kelola peminjaman ruang, serta rencana renovasi sekretariat UKM.
Perwakilan UKM mengusulkan agar SOP Ormawa dipublikasikan secara terbuka dan setiap perubahan aturan atau struktur organisasi (SOTK) disosialisasikan melalui forum bersama untuk menghindari miskomunikasi dan mendukung kelancaran kegiatan mahasiswa.

Amelia Zailani Pertiwi, S.IP., Kepala Subbag Non Akademik menyampaikan bahwa renovasi ruang UKM tengah berproses serta akan disusun alur baru peminjaman ruang agar lebih transparan dan adil.
Melalui forum ini, FEB UNS menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola kemahasiswaan yang partisipatif dan akuntabel. Langkah-langkah seperti penyamaan jadwal reorganisasi, transparansi SOP, serta optimalisasi fasilitas diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan organisasi mahasiswa yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Institusi yang Tangguh dan Inklusif).
