FEB UNS Terima Tim Visitasi Lomba Inklusif Antarfakultas
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan Tim Visitasi dalam rangka Lomba Inklusif Antar Fakultas di lingkungan UNS Tahun 2026, Selasa (3/3/2026) di Ruang Sidang I Gedung Soeharno TS FEB UNS.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-50 UNS sekaligus upaya mendorong implementasi nilai inklusivitas di lingkungan perguruan tinggi.
Visitasi bertujuan untuk memverifikasi sekaligus memperkuat implementasi nilai inklusivitas, kesetaraan, dan aksesibilitas di lingkungan kampus. Program ini juga menjadi bagian dari penerapan UNS Inclusion Metric, yang mengacu pada implementasi kebijakan akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas dalam sistem pendidikan.
Adapun penilaian dalam lomba inklusif ini mencakup tiga standar utama, yaitu standar dukungan psikologi, standar fasilitas fisik, dan standar pembelajaran. Ketiga standar tersebut menjadi indikator penting dalam menilai sejauh mana fakultas mampu menciptakan lingkungan akademik yang ramah, setara, dan aksesibel bagi seluruh sivitas akademika, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa fakultas terus berupaya melakukan perbaikan berdasarkan masukan yang diberikan oleh tim universitas pada pelaksanaan sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa FEB terbuka terhadap berbagai saran dan evaluasi yang dapat mendorong peningkatan kualitas implementasi nilai inklusivitas di lingkungan fakultas.

“Beberapa catatan dari tahun sebelumnya menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk terus melakukan perbaikan. Kami berharap melalui kegiatan visitasi ini, tim asesor dapat memberikan masukan yang konstruktif agar implementasi program inklusi di FEB dapat semakin baik ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, Tim Lomba Inklusi UNS yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Bambang Suhardi, S.T., M.T., ASEAN Eng menyampaikan apresiasi atas sambutan dan persiapan yang telah dilakukan oleh FEB UNS.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan asesmen ini tidak dimaksudkan untuk mencari kekurangan, melainkan sebagai ruang dialog untuk bersama-sama memperkuat budaya inklusif di lingkungan kampus.
“Kami hadir untuk melakukan verifikasi sekaligus berdiskusi mengenai implementasi nilai inklusivitas, kesetaraan, dan aksesibilitas di lingkungan fakultas. Harapannya, proses ini dapat memberikan manfaat nyata bagi perkembangan budaya kampus yang lebih inklusif,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Inklusi FEB UNS, Mulyadi, S.E., M.Ec.Dev., Ph.D., MCE, menyampaikan bahwa kegiatan visitasi diarahkan pada diskusi langsung bersama tim asesor terkait implementasi program inklusi yang telah dijalankan di FEB. Diskusi ini diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif guna memperkuat langkah pengembangan inklusivitas di lingkungan fakultas.

Melalui kegiatan ini, FEB UNS menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan lingkungan pendidikan yang inklusif dan ramah bagi seluruh sivitas akademika. Upaya tersebut sejalan dengan semangat Dies Natalis ke-50 UNS, yaitu “Lima Dasawarsa Berbakti kepada Negeri: Fondasi untuk Akselerasi Prestasi yang Berdampak dan Berkelanjutan.”

Komitmen terhadap penguatan budaya inklusif di perguruan tinggi juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, yang menekankan pentingnya akses pendidikan yang setara dan inklusif bagi semua.
