21 Apr 2026

FEB UNS Gelar Sosialisasi Magang, Perkuat Arah dan Kualitas Program Magang Mahasiswa

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Magang 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa angkatan 2024 sebagai bekal dalam mempersiapkan pelaksanaan program magang.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., menekankan pentingnya pembenahan sistem magang agar lebih terarah dan berdampak.

FEB UNS berupaya mendorong adanya sosialisasi yang lebih terstruktur dengan berbagai instansi, pemetaan peran dosen, serta penguatan keberlanjutan program agar manfaat magang dapat dirasakan baik oleh mahasiswa maupun mitra instansi.

“Harapannya, mahasiswa memiliki panduan yang jelas, sehingga magang menjadi lebih terukur dan memberikan hasil nyata,” ujar Prof. Bhimo.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D., dalam pemaparannya menjelaskan skema dan mekanisme program magang FEB UNS 2026.

Ia menyampaikan bahwa terdapat tiga tipe magang yang dapat diikuti mahasiswa, yaitu magang wajib, magang berdampak, dan magang mandiri.

Magang wajib dilaksanakan selama 1–2 bulan dengan bobot 1–3 SKS, sedangkan magang berdampak memiliki durasi lebih panjang, yaitu 4–6 bulan dan dapat direkognisi hingga 20 SKS dengan kurikulum pembelajaran yang terstruktur.

Adapun magang mandiri bersifat fleksibel dengan durasi 1–6 bulan dan dapat dikonversi menjadi magang wajib dalam kondisi tertentu.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa seluruh mahasiswa harus memenuhi persyaratan umum, seperti status aktif minimal semester 5, mengikuti seluruh proses administrasi melalui sistem AKMA, serta menyusun laporan individu yang fokus pada bidang kajian tertentu.

Selama periode magang, mahasiswa juga mendapatkan perlindungan asuransi BPJS sebagai bagian dari kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Surakarta.

Kegiatan ini juga memaparkan alur lengkap pelaksanaan magang mulai dari tahap pra-magang, pelaksanaan, hingga pelaporan, termasuk kewajiban logbook, penilaian, serta pengunggahan laporan akhir.

Di kegiatan tersebut, mahasiswa juga mendapatkan materi dari BPJS Ketenagakerjaan.

Ary Yusdianto, Account Representatif Khusus BPJS Ketenagakerjaan Surakarta menjelaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi mahasiswa yang menjalani magang. Ia menekankan bahwa perlindungan tersebut memberikan rasa aman selama mahasiswa menjalankan aktivitas kerja di instansi mitra.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, FEB UNS berharap program magang dapat menjadi lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam memasuki dunia kerja sekaligus memperkuat kemitraan dengan berbagai instansi.

Upaya ini juga sejalan dengan komitmen FEB UNS dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, pekerjaan layak, dan pertumbuhan ekonomi.