FEB UNS Fasilitasi Pengembangan Keterampilan Mahasiswa dengan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Sosialisasi Program Pelatihan dan Sertifikasi yang ditawarkan oleh masing-masing laboratorium di lingkungan FEB UNS.
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa Angkatan 2022, 2023, dan 2024, Rabu 17 September 2025.

Dalam paparan pembuka, Wakil Dekan Akademik dan Penelitian FEB UNS, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D. mengutip sejumlah hasil survei dan pemberitaan yang menyoroti tantangan besar di pasar tenaga kerja Indonesia. Pertumbuhan lapangan kerja di Indonesia masih didominasi oleh kuantitas tanpa diikuti peningkatan kualitas, sehingga banyak pencari kerja mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan karena kesenjangan keterampilan dengan kebutuhan industri.
Survei Bank Indonesia menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja nasional melemah, dengan sekitar 44 juta pemuda yang mengalami kesulitan masuk ke dunia kerja akibat ketidaksesuaian keterampilan dengan tuntutan pasar. Fenomena ini menggarisbawahi perlunya peningkatan kompetensi yang relevan dan berdaya saing.
“Kami berupaya keras untuk memberikan beragam kegiatan pelatihan di luar proses belajar mengajar yang dapat memperkuat keterampilan mahasiswa. Hal ini sangat penting mengingat tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Sertifikasi pelatihan juga sebagai syarat untuk mengikuti ujian skripsi, mahasiswa wajib mengikuti salah satu atau salah dua atau bahkan mengikut semua, tergantung pada ketertarikan teman-teman bidang apa yang Teman-Teman mahasiswa tertarik untuk mengeksplor lebih lanjut” ujar Prof. Tri.
Prof. Tri menyampaikan harapannya agar sosialisasi ini dapat memberikan informasi yang lengkap kepada mahasiswa, sehingga partisipasi mereka dalam berbagai kegiatan pelatihan dan sertifikasi semakin meningkat dan berkualitas.
Lebih lanjut, Prof. Tri menyampaikan, saat ini, terdapat sembilan laboratorium aktif di FEB UNS yang menawarkan berbagai pelatihan dan sertifikasi kompetensi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), antara lain: Laboratorium Ekspor Impor (Ketua: Arif Rahman Hakim, SE., M.Ec.Dev., Ph.D); Laboratorium Perpajakan (Ketua: Dr. Arum Kusumaningdyah Adiati, SE., MM); Laboratorium Simulasi Kewirausahaan (Ketua: Miftachul Ma’Arif, SEI., MM., LSS,Cp.); Laboratorium Financial Technology (Fintech) (Ketua: Wahyu Trinarningsih, SE., MM., MA); Laboratorium Logistik dan Pasar Modal atau Investasi (Ketua: Arif Lukman Santoso, SE., MM., M.Pro., Ak); Laboratorium Project Based Learning (Ketua: Siti Khoiriyah, SE., M.Si); Laboratorium Teknologi Informasi (Ketua: Mulyadi, SE., M.Ec.Dev); Laboratorium Bina Desa (Ketua: Yogi Pasca Pratama, SE., ME., Ph.D) serta Laboratorium Fiscal Corner (Ketua: Dr. Mulyanto, M.E).
Setiap laboratorium menyediakan pelatihan dan sertifikasi yang menjadi salah satu syarat wajib bagi mahasiswa dalam mengikuti ujian tugas akhir atau skripsi. Sertifikasi kompetensi ini berlaku selama tiga tahun dan diakui secara nasional oleh BNSP, sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing mahasiswa di pasar kerja.
“Kami berharap pelatihan dan sertifikasi ini bukan hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan mahasiswa dalam mencari dan mendapatkan pekerjaan yang berkualitas,” tutup Prof. Tri.
Mahasiswa dapat mengakses informasi lebih lengkap mengenai jadwal, jenis pelatihan, serta prosedur pendaftaran melalui website resmi FEB UNS.
Sementara itu, Wakil Dekan Kemahasiswaan dan Alumni FEB UNS, Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa mahasiswa semester 7 diwajibkan mengikuti Pre Job Training (PJT) sebagai bagian dari program pelatihan.
Dalam kesempatan tersebut, Ia juga menginformasikan adanya kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) terkait materi Green Jobs Skills for Impact.

Green Jobs bukan sekadar pekerjaan yang ramah lingkungan, tetapi juga pekerjaan yang memberikan dampak positif secara sosial, ekonomi, dan ekologis. Konsep ini mengintegrasikan ketenagakerjaan, kualitas lingkungan, dan keberlanjutan ekonomi dalam satu kerangka.
“Pelatihan Green Jobs sangat penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja, membuka akses peluang kerja baru, mengembangkan kompetensi lintas disiplin, membangun kredibilitas profesional, serta memberi kesempatan berwirausaha,” ungkapnya.




Sesi berikutnya adalah paparan dari para kepala laboratorium FEB UNS. Pada sesi ini, masing-masing kepala laboratorium menjelaskan secara detail berbagai macam pelatihan dan sertifikasi yang ditawarkan kepada mahasiswa berikut dengan jadwal pelaksanaannya, sehingga mereka dapat memilih program yang paling sesuai dengan minat dan kebutuhan pengembangan keterampilan mereka.
Program Pelatihan dan Sertifikasi Laboratorium FEB UNS ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 yaitu Quality Education yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dan peningkatan keterampilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, dengan penekanan pada pelatihan Green Jobs dan pemberdayaan desa, program ini turut mendukung SDGs nomor 8, Decent Work and Economic Growth, serta SDGs nomor 11, Sustainable Cities and Communities, melalui pengembangan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
