Company Visit APM BEM FEB, Tingkatan Pemahaman Keuangan Digital
Akademi Pemimpin Muda (APM) adalah program kerja kaderisasi kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk melahirkan sosok pemimpin yang dapat bermanfaat di dalam organisasi, lingkungan perkuliahan, masyarakat, serta saat di dunia kerja. yang didasarkan pada anak magang BEM FEB UNS.
APM memiliki beberapa rangkaian kegiatan yakni Grand Opening, Kelas Besar, Kelas Besar 2, Pengkaryaan dan Company Visit.

Salah satu kegiatan APM yang baru saja dilaksanakan adalah Company Visit, 19 November 2024 di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo.
Peserta Company Visit APM BEM FEB UNS yakni seluruh peserta magang, panitia APM, Presiden dan Wakil Presiden BEM FEB UNS 2024, Surya Azhar dan Faiq Aqil Murtadlo.
Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FEB UNS juga turut mendampingi Company Visit APM.

Tujuan yang diharapkan dapat tercapai di Company Visit APM ke OJK ini diantaranya menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan inovasi di era digital, meningkatkan pemahaman tentang keuangan digital, serta membangun kesadaran akan pentingnya regulasi keuangan

Di kegiatan tersebut, peserta mengikuti seminar interaktif bertemakan Keuangan Digital dengan pemateri Aji Bagus Wardhana dan Fauzan Widodo dari OJK Solo.
Narasumber mengingatkan peserta untuk berhati-hati dalam menghadapi kejahatan keuangan digital.
Fahrunisa Oktaningrum, penanggung jawab APM BEM FEB UNS menyampaikan, dengan tema seminar Keuangan Digital, company visit ini membuka wawasan tentang peran OJK dalam mengawasi sektor keuangan di era digital.

“Para peserta APM mendapatkan pemahaman mendalam tentang inovasi keuangan digital, regulasi untuk melindungi konsumen, dan pentingnya literasi keuangan dalam menghadapi tantangan teknologi. Selain itu, peserta APM juga memperoleh inspirasi untuk menjadi pemimpin muda yang adaptif dan visioner dalam mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Diskusi interaktif dengan para ahli di OJK memperkaya perspektif mereka tentang peran institusi keuangan dalam mendukung ekonomi digital yang berkelanjutan” tuturnya.

Kegiatan ini menjadi pengalaman yang berkesan untuk membangun kompetensi kepemimpinan berbasis pemahaman sektor keuangan modern.
