01 Mei 2026

Bangun Platform Pendamping Financial Planner bagi Gen Z, Mahasiswa FEB Raih Juara III Business Plan Competition

Tiga mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil meraih juara  3 Business Plan Competition dalam Festival Ilmiah Syariah (FALAH) 2024 yang diselenggarakan oleh Kelompok Studi Ekonomi Islam FEB UNAIR, 13 – 14 September 2024 lalu.

Ketiga mahasiswa tersebut Kharisma Mayang Puspita, Zida Fauziya Kamala dari Program Studi (Prodi) S-1 Ekonomi Pembangunan dan Abdilah Adib Had Farhan dari Prodi S-1 Akuntansi.

“Tim kami mengambil subtema Islamic Finance dengan topik mengenai financial planner dengan tujuan untuk membantu dalam proses perencanaan keuangan bagi gen z yang menjadi generasi sandwich dan berada di kalangan keluarga middle income” ungkap Kharisma kepada feb.uns.ac.id.

Menurutnya, permasalahan mengenai generasi sandwich banyak dibahas oleh para generasi muda.

Berdasarkan data survei CBNC Indonesia tahun 2021 sebanyak 48,7% masyarakat produktif usia 15-45 tahun merupakan generasi sandwich yang memiliki tanggungan financial atas keluarganya.

Sehingga memunculkan sebuah ide bisnis dengan judul: “zyfin.id (Zoya Fintech of Sharia): Platform Pendamping Financial Planner dengan Metode Wakalah Bagi Gen Z dalam Membangun Kesiapan Masa Depan Generasi Sandwich yang Melek terhadap Literasi Keuangan.

Harapannya dengan adanya rancangan ide bisnis ini gen z dapat lebih siap dalam mempersiapkan perencanaan keuangannya untuk masa depan khususnya pada generasi sandwich yang berada di middle income.

Dalam kompetisi itu, 10 tim yang masing-masing tim terdiri dari 3 orang lolos ke babak yakni dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Institut Agama Islam Tazkia Bogor, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Yogyakarta, Politeknik Pembangunan Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan Universitas Sebelas Maret.

Tahapan dalam mengikuti lomba Business Plan Competition FALAH 2024 terdiri dari seleksi awal yaitu membuat BMC (Business Model Canvas), seleksi full proposal business plan, dan seleksi final yaitu pitching di depan dewan juri.

Strategi yang dilakukan oleh tim yaitu membuat sebuah perencanaan di awal dari mulai pemilihan topik bisnis yang saat ini sedang dibutuhkan oleh banyak orang dan menjadi kendala bagi anak muda yaitu tentang Financial Planning.

Lalu setelah berdiskusi mengenai topik kami membuat BMC dan Proposal dengan mempelajari berkas-berkas dari tahun sebelumnya yang sudah pernah menang.

“Ketika menuju final, kami juga mempersiapkan proses pembuatan PPT bisnis yang menarik dan cara presentasi yang dapat membangun semangat juri terhadap rencana bisnis yang kita rancang. Alhamdulillah Tim kami masih menjadi Juara 3 Business Plan Competition dalam FALAH 2024″ jelasnya kemudian.

Kharisma dan tim memperoleh banyak manfaat yang didapatkan dari perlombaan ini.  Selain mendapatkan begitu banyak insight baru khususnya proses pembuatan ide bisnis yang dipresentasikan  kampus lain yang masuk final.

Selain itu pertanyaan dari dewan juri yang memiliki background dari teknik industri dan manajemen  memberikan insight baru kepada peserta untuk lebih mendalam lagi ketika ingin membuat rencana bisnis untuk business plan.

“Di lomba ini, kami banyak belajar untuk lebih kreatif lagi dalam pembuatan ide bisnis yang realistis. Selain itu, kami juga mendapatkan relasi baru dari kampus lain dan pelayanan yang diberikan oleh panitia sangat bagus” pungkasnya.