Tingkatkan Kualitas Publikasi Internasional, P4M FEB UNS Gelar Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah Tahap 2
Pusat Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas (P4M)Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Pelatihan dan Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah serta Publikasi pada Jurnal Internasional Bereputasi Tahap 2.
Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui media Zoom Meeting, Jumat, 18 September 2026, dengan menghadirkan pendamping pakar yakni Prof. Dr. Nazamuddin, S.E., M.A. dari Universitas Syiah Kuala (Rumpun Ilmu Ekonomi) dan Dr. Helmi Buyung Aulia Safrizal, S.T., S.E., M.M.T dari FEB Universitas Trunojoyo Madua (Rumpun Manajemen).
Acara ini diikuti oleh para dosen dan mahasiswa peserta dari Rumpun Ilmu Ekonomi FEB UNS yang berfokus pada pemantapan artikel ilmiah agar siap menembus jurnal internasional bereputasi.

Dalam sambutannya, Dr. Wahyu Widarjo, S.E., M.Si, Ketua P4M FEB UNS menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen serta partisipasi para peserta yang terus konsisten memperbaiki karya ilmiahnya sejak tahap awal.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan tim P4M dan apresiasi sebesar-besarnya kepada dosen serta mahasiswa yang secara terus-menerus melakukan perbaikan artikel sejak awal hingga hari ini. Harapan kita bersama, artikel-artikel ini dapat segera terpublikasi di jurnal internasional bereputasi,” ujar Dr. Wahyu.
Dr. Wahyu juga menjelaskan agenda teknis pelaksanaan pendampingan pada tahap kedua ini untuk 2 bidang ilmu yakni Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan.
Pada tahap ini, para peserta mendapatkan masukan mendalam terkait hasil review artikel yang sebelumnya telah diperbaiki oleh penulis. Selain mendiskusikan perbaikan substansi, narasumber juga memberikan arahan mengenai strategi pemilihan jurnal yang relevan dan sesuai dengan topik penelitian peserta agar siap di-submit.
Sebagai tindak lanjut, tim P4M FEB UNS berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mengagendakan sesi pendampingan lanjutan apabila artikel peserta membutuhkan penyesuaian setelah proses pengajuan ke jurnal target.
Jalannya diskusi kemudian dilanjutkan secara intensif di ruang diskusi terpisah (breakout room) masing-masing rumpun ilmu dengan panduan dari panitia.