27 Nov 2025

Tim Dosen S1 Manajemen Bersama KADIN Surakarta Laksanakan Program Pengabdian Masyarakat

Tim dosen Program Studi S1 Manajemen melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Literasi Pemahaman Proses Bisnis sebagai Landasan Solusi Digital bagi UKM”, yang menyasar para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) binaan KADIN Kota Surakarta.

Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UKM terhadap proses bisnis dan pengambilan keputusan sebagai fondasi transformasi digital yang efektif.

Dalam kegiatan ini, para pelaku UKM diajak memetakan proses bisnis mereka melalui identifikasi dan refleksi atas 20 keputusan bisnis yang pernah mereka buat. Proses ini menggunakan pendekatan participatory learning dan teknik step-laddering yang terbukti mampu meningkatkan kualitas diskusi dan pengambilan keputusan kelompok.

Ketua pelaksana pengabdian, Drs. Yong Dirgiatmo, M.Sc., Ph.D menjelaskan bahwa banyak pelaku UKM masih mengandalkan intuisi dalam menjalankan usaha, tanpa memisahkan mana keputusan yang bersifat strategis dan mana yang operasional.

“Pemahaman terhadap proses bisnis adalah kunci agar pelaku usaha dapat menentukan prioritas dan memilih teknologi digital yang benar-benar relevan,” ujar perwakilan tim dosen.

Kegiatan ini juga memperkenalkan kerangka pengambilan keputusan McKinsey yang mengklasifikasikan keputusan menjadi empat kategori: big bets, cross-cutting decisions, delegated decisions, dan ad hoc decisions. Melalui kerangka ini, peserta dapat memahami bahwa transformasi digital tidak dapat dilakukan tanpa analisis proses bisnis yang matang.

Selain itu, pelaku UKM mendapatkan edukasi mengenai berbagai solusi digital yang dapat mendukung pengelolaan usaha, seperti aplikasi akuntansi, platform CRM, sistem kolaborasi, dan pemasaran digital. Peserta diajak menautkan kategori keputusan dengan teknologi yang paling efektif agar digitalisasi berjalan tepat sasaran.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebih dari 80% peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap proses bisnis dan kesiapan digital. Sebagian besar peserta menyatakan siap mengadopsi minimal satu teknologi digital dalam waktu dekat untuk meningkatkan efisiensi usaha mereka.

KADIN Surakarta menyambut baik program ini dan mengharapkan keberlanjutan pendampingan bagi pelaku UKM.

“Digitalisasi UKM harus dimulai dari literasi bisnis yang kuat. Kami mengapresiasi upaya akademisi dalam membangun pondasi tersebut,” ungkap David R Wijaya, SE selaku Direktur Eksekutif KADIN Surakarta.

Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian merencanakan penyelenggaraan Klinik Digitalisasi UKM yang akan membantu pelaku usaha menerapkan teknologi secara bertahap, mulai dari pencatatan digital hingga pemasaran berbasis analitik.

Program pengabdian ini diharapkan menjadi model kolaborasi strategis antara perguruan tinggi, asosiasi bisnis, dan pelaku usaha dalam memperkuat daya saing UKM di era digital.

Program pengabdian ini mendukung SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui peningkatan kapasitas UKM, SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui penguatan literasi proses bisnis dan penerapan solusi digital, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi perguruan tinggi dan KADIN Surakarta.