04 Mei 2026

Senat Akademik FEB UNS Bahas Renstra, SOTK, dan Usulan Prodi Baru

Senat Akademik Fakultas (SAF) Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan rapat pleno pembahasan dan pengesahan dokumen strategis fakultas yang meliputi Rencana Strategis (Renstra) 2024–2029, Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), serta usulan pendirian Program Studi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam.

Kegiatan yang berlangsung di UNS Tower dihadiri oleh para anggota senat akademik fakultas.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Hunik Sri Runing Sawitri, M.Si, Ketua Senat Akademik FEB, menyampaikan bahwa pelaksanaan pleno ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan dekanat kepada senat untuk melakukan pembahasan dan pengesahan terhadap dokumen Renstra, SOTK, serta proposal prodi baru.

“Kami dari senat mengundang Bapak dan Ibu untuk menelaah dan memberikan masukan agar draft yang telah disusun semakin sempurna. Mudah-mudahan tidak terlalu banyak revisi yang diperlukan, dan hasil pembahasan hari ini dapat segera ditetapkan,” ujar Prof. Hunik.

Sementara itu, Sutaryo, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CRA., CRP., ACPA, Wakil Dekan Bidang Non Akademik, menyampaikan bahwa pembahasan ini menjadi momen penting untuk meneguhkan arah kerja fakultas dalam lima tahun mendatang.

“Renstra ini pada dasarnya disusun berdasarkan capaian dan baseline tahun 2024, yang kemudian diproyeksikan hingga 2029. Idealnya, penyusunan Renstra dilakukan setelah adanya kontrak kinerja antara dekan dengan rektor. Namun, karena proses tersebut masih berlangsung, kami tetap melangkah agar fakultas memiliki arah yang jelas dan terukur,” tuturnya.

Lebih lanjut Dekan menyampaikan secara garis besar paparan terkait rancangan Renstra dan Struktur Organisasi dan Tata Kerja. Berikutnya paparan dari para Wakil Dekan FEB UNS.

Sementara itu, materi pendirian Program Studi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam disampaikan secara oleh tim penyusun, Arif Rahman Hakim, S.E., M.Ec.Dev., Ph.D., dan Mulyadi, S.E., M.Ec.Dev., yang menjelaskan latar belakang, urgensi, serta prospek keilmuan dan kebutuhan sumber daya manusia di bidang ekonomi dan keuangan Islam yang semakin berkembang.

Turut hadir memberikan arahan dalam forum tersebut, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D., QC, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS.

Forum pleno berjalan dinamis dan konstruktif. Para anggota senat aktif memberikan berbagai tanggapan, catatan, dan usulan penyempurnaan terhadap dokumen Renstra maupun SOTK serta usulan pendirian Program Studi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam.

Diskusi berlangsung secara terbuka, menyoroti berbagai aspek strategis seperti arah pengembangan akademik, tata kelola kelembagaan, serta urgensi pembukaan Program Studi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam yang dinilai relevan dengan perkembangan ekonomi Islam di Indonesia.

Setelah sesi pembahasan dan diskusi, rapat pleno menghasilkan sejumlah kesepakatan dan rekomendasi untuk penyempurnaan dokumen strategis sebelum disahkan secara resmi.

Proses ini mencerminkan komitmen Senat Akademik FEB UNS dalam mewujudkan tata kelola fakultas yang transparan, partisipatif, dan berbasis data, guna mendukung pencapaian visi fakultas menuju reputasi internasional.

Kegiatan ini turut berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs), khususnya SDG 4 yakni Pendidikan Berkualitas melalui penguatan tata kelola dan pengembangan program studi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat; serta SDG 8 yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dengan mendorong terbentuknya lulusan yang berdaya saing dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.