Perkuat Penjaminan Mutu, Prodi Bisnis Digital FEB UNS dan APBISDI Gelar Sosialisasi dan Pendalaman Instrumen Akreditasi LAMEMBA 2025
Prodi S1 Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) bersama dengan Asosiasi Profesi dan Pendidikan Bisnis Digital Indonesia (APBISDI) adakan Sosialisasi dan Pendalaman Instrumen Akreditasi LAMEMBA 2025, Senin 7 Juli 2025 di Gedung Ki Hadjar Dewantara, UNS Tower.
Kegiatan yang diikuti oleh pengelola Program Studi (Prodi) Bisnis Digital dari perguruan tinggi di Indonesia, menghadirkan narasumber Dewan Eksekutif LAMEMBA (Lembaga Akreditasi Mandiri, Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi) yakni Prof. Dr. Ina Primiana, S.E. MT dan Dr. Ahyar Yuniawan, S.E. M.Si.

Turut hadir di kegiatan itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Bisnis, dan Informasi, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Kemahasiswaan dan Alumni, Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D serta Aldy Fariz Achsanta, S.E., M.Rech.,Ph.D, Kaprodi S-1 Bisnis Digital FEB UNS.
Ketua APBISDI, Dr. Mery Citra Sondari, S.E., M.Si berharap Prodi Bisnis Digital akan memberikan banyak peluang kerja di industri. Terbukti di beberapa Prodi Bisnis Digital penyerapanannya cukup baik.
“Peluang ini harus dimanfaatkan dan tetap kita jaga, jangan sampai masyarakat memandang bahwa Prodi Bisnis Digital ini tidak berkualitas. Karena ini adalah prodi baru yang kita harus sama-sama kawal, baik itu nanti dalam hal pengembangan keilmuannya, juga bagaimana penyalurannya ke industri” tuturnya.

Oleh karena itu, pengurus nasional APBISDI ini sangat concern dengan kualitas. Beberapa kali APBISDI menyelenggarakan sosialisasi. Selanjutnya akan ditidaklanjuti dengan pendalaman-pendalaman yang dibutuhkan oleh para anggota, kekhasan dari Prodi Bisnis Digital.
Kegiatan ini tidak berhenti di sini, APBISDI akan membuat berbagai kegiatan untuk mengembangkan. Harapannya dari sosialisasi ini membawa manfaat dan dibawa kembali ke prodi masing-masing untuk kemudian menyiapkan, terutama untuk mengejar akreditasi unggul.
Sementara itu, Prof. Irwan Trinugroho dalam sambutannya menyampaikan bahwa meskipun Bisnis Digital ini relatif baru, sejak UNS membuka pertama di jalur SNBT tahun 2023, menjadi program studi dengan keketatan sangat tinggi. Ini menunjukkan, market di luar sana itu mengapresiasi keberadaan Bisnis Digital.

Dikatakan, Rektor UNS juga menaruh atensi yang tinggi kepada Prodi Bisnis Digital. Sebagai prodi baru tapi keketatannya luar biasa, sehingga di tahun ini UNS menambah dosen bagi Prodi Bisnis Digital, terpenuhi 3 dosen baru dari yang seharusnya 6 dosen.
“Sumber Daya Manusianya luar biasa, hampir semua dosennya dari luar negeri dan anak-anak muda semua” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Prof. Irwan berpesan agar penguatan sistem penjaminan mutu Prodi Bisnis Digital ini bisa dijaga, karena marketnya sudah percaya.

Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore. Narasumber memberikan respon dan solusi dari berbagai pertanyaan, permasalahan serta masukan dari para peserta.
Kegiatan sosialisasi dan pendalaman Instrumen Akreditasi LAMEMBA 2025 yang diselenggarakan oleh Prodi S1 Bisnis Digital FEB UNS bersama APBISDI ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Melalui pendekatan retrospektif dan prospektif dalam akreditasi, LAMEMBA menekankan pentingnya budaya mutu dan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan relevansi lulusan di dunia kerja.
