Mahasiswa Bisnis Digital FEB UNS Ikuti Kuliah Umum Quantitative Research: Survey and Questionnaire Design bersama BRIN
Lebih dari 100 mahasiswa Program Studi S1 Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) mengikuti Kuliah Umum “Quantitative Research: Survey and Questionnaire Design”, di Aula Gedung Soedarah Soepono FEB UNS, Rabu 15 Oktober 2025.
Kegiatan yang dibuka oleh Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D, Wakil Dekan bidang Akademik dan Kemahasiswaan menghadirkan Zamroni Salim, Ph.D., Kepala Pusat Riset Makroekonomi dan Keuangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya, Dr. Zamroni membahas secara komprehensif mengenai metodologi riset kuantitatif, mulai dari teknik survei, penyusunan kuesioner, hingga observasi lapangan. Ia menjelaskan bahwa survei merupakan metode penting untuk memperoleh data kuantitatif maupun kualitatif yang spesifik dan relevan dengan kebutuhan penelitian.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya questionnaire design yang baik agar hasil penelitian memiliki validitas dan reliabilitas tinggi.
“Kuesioner harus disusun dengan memperhatikan tujuan penelitian, kejelasan pertanyaan, dan perlindungan data responden,” jelasnya. Prinsip kerahasiaan data dan privasi menjadi poin penting yang ditekankan, sesuai dengan etika penelitian modern.
Materi kuliah umum juga menguraikan berbagai jenis pertanyaan dalam survei, mulai dari pertanyaan terbuka (open-ended), tertutup (closed-ended), hingga skala penilaian (Likert scale). Dr. Zamroni menjelaskan cara memilih tipe pertanyaan yang sesuai serta kesalahan umum yang harus dihindari, seperti pertanyaan ganda (double-barreled) dan ambiguitas makna.
Selain itu, mahasiswa diperkenalkan pada pentingnya pilot testing atau uji coba instrumen penelitian sebelum digunakan secara luas. Tahapan pre-test memastikan pertanyaan dapat dipahami dengan baik oleh responden dan membantu memperbaiki format maupun alur kuesioner.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan mahasiswa Bisnis Digital dalam melakukan riset berbasis data, yang menjadi kompetensi penting di era ekonomi digital. Dengan memahami teknik survei dan desain kuesioner, mahasiswa mampu menghasilkan penelitian yang tidak hanya relevan bagi pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berdampak bagi masyarakat.

Selaras dengan semangat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas) dan ke-9 (Inovasi dan Infrastruktur), kuliah umum ini menjadi langkah nyata FEB UNS dalam mendukung pengembangan riset dan inovasi yang beretika, berbasis bukti, serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
