Laboratorium Perpajakan FEB UNS Gelar Pelatihan Komputer Pajak PPh 21, e-Faktur, dan Coretax Systems
Laboratorium Perpajakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Komputer Pajak: PPh Pasal 21, e-Faktur, dan Coretax Systems pada Jumat (8/5/2026) di Laboratorium D Lantai 3 Gedung Soedarah Soepono FEB UNS.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa S1 FEB UNS sebagai upaya peningkatan kompetensi praktis di bidang perpajakan dan kesiapan menghadapi dunia profesional.
Pelatihan menghadirkan narasumber Rika Arindina Wati yang membawakan materi mengenai praktik penghitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21, penggunaan aplikasi e-Faktur, serta pengenalan Coretax Systems sebagai sistem administrasi perpajakan terbaru yang tengah dikembangkan Direktorat Jenderal Pajak.
Ketua Laboratorium Perpajakan FEB UNS, Dr. Arum Kusumaningdyah Adiati dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari upaya penguatan keterampilan praktis mahasiswa di bidang perpajakan.

“Kita tahu bahwa dunia kerja saat ini tidak hanya menanyakan ‘apa yang kamu tahu?’, tetapi juga ‘apa yang bisa kamu operasikan?’. Sebagai mahasiswa FEB UNS, kita dituntut untuk selangkah lebih maju. Teori yang diperoleh di bangku kuliah adalah fondasi, namun kemahiran praktis dalam menggunakan aplikasi perpajakan menjadi bekal penting saat memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan dirancang untuk membantu mahasiswa memahami praktik perpajakan secara langsung melalui penggunaan aplikasi yang digunakan di dunia profesional.
“Hari ini kita belajar langsung dari praktisi mengenai penghitungan PPh Pasal 21, penggunaan e-Faktur, hingga transisi menuju Coretax Systems. Saya berharap mahasiswa dapat aktif bertanya dan mengeksplorasi aplikasi ini sedalam mungkin,” tambahnya.
Dr. Arum juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FEB UNS serta panitia penyelenggara.
Pada pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mengikuti sesi praktik komputer pajak, tetapi juga memperoleh kesempatan berdiskusi langsung dengan narasumber terkait perkembangan sistem administrasi perpajakan di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan e-sertifikat dan pengalaman praktik yang diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang perpajakan digital.

Melalui kegiatan ini, Laboratorium Perpajakan FEB UNS berharap mahasiswa mampu meningkatkan kesiapan menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin menuntut penguasaan teknologi dan aplikasi perpajakan terkini.
Kegiatan ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang pendidikan berkualitas, poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta poin 9 tentang inovasi dan infrastruktur.