Dekan FEB UNS Tekankan Pentingnya Perhatian terhadap Perkembangan Mental Mahasiswa
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) adakan pertemuan dengan orang tua mahasiswa baru secara daring, Minggu 10 Agustus 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk membangun sinergi antara fakultas, prodi dengan orang tua agar turut mendukung proses belajar mahasiswa selama masa studi. Juga memberikan gambaran umum kepada orang tua mahasiswa tentang struktur fakultas, visi-misi, program studi, kurikulum, dosen, serta fasilitas pendukung.
Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si,. Ph.D., Dekan FEB UNS dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini memang diinisiasi sebagai langkah awal sebelum masa Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang akan digelar selama 5 hari pada tanggal 19 hingga 23 Agustus 2025.
“Kami sangat berterima kasih bisa bersilaturahmi dengan Bapak Ibu semua. Ketika putra-putri Bapak Ibu diterima sebagai mahasiswa di FEB berarti sudah menjadi bagian dari keluarga besar FEB UNS dan sudah menjadi tanggung jawab kami sebagai pengelola fakultas, dari dekanat sampai ke prodi terhadap berbagai proses, termasuk perkuliahan dan organisasi yang diikuti mahasiswa. FEB tidak bisa meng-handle secara utuh, perlu kontribusi dan kerja sama dari orang tua agar proses pendidikan, akademik dan nonakademik berjalan dengan baik”, paparnya.

Prof. Bhimo juga menyampaikan berbagai capaian yang telah diraih oleh FEB UNS, di level nasional maupun internasional.
Selanjutnya disampaikan bahwa Dekanat FEB mengambil kebijakan, mahasiswa harus punya aktifitas non akademik dengan mengikuti minimal salah satu kegiatan di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau Oganisasi Kemahasiswaan (Ormawa) yang mensupport kemampuan akademik mahasiswa, jadi tidak hanya sekedar belajar lalu pulang.
Dengan aktif di Ormawa, mahasiswa dapat belajar bagaimana berbicara dihadapan publik, mengasah kemampuan bahasa asing dan lain sebagainya.
Prof. Bhimo juga mengajak kepada para orang tua mahasiswa untuk berkerja sama membangun edukasi bagi putra-putrinya, terutama dalam hal perkembangan mentalnya.

“Perlu saya tekankan terkait perkembangan mental mahasiswa, kami tidak bisa melakukan kontrol sepenuhnya diluar akademik. Di era sekarang, ada mahasiswa yang punya kapasitas akademik bagus, inovasi tinggi, adaptasi cepat tapi kena permasalahan sedikit saja tidak bisa mengontrol emosinya atau perilakunya sehingga mengganggu proses perkembangan mentalnya. Untuk edukasi di awal, mari kita sama-sama membina bersama putra-putri Bapak Ibu, di kampus tanggung jawab kami, pengganti ortu. Selepas itu kami ajak Bapak Ibu sama-sama mengamati perkembangan putra-putrinya” ungkapnya kemudian.
Usai sambutan Dekan, dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D.; Wakil Dekan Bidang Nonakademik, Sutaryo, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CRA., CRP., ACPA, serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D.

Di kegiatan itu, orang tua mahasiswa juga diberikan ruang untuk berdiskusi dengan Dekanat dan dilanjutkan dengan sesi diskusi dengan masing-masing Ketua Program Studi (Kaprodi).
Kegiatan silaturahmi daring antara FEB UNS dan orang tua mahasiswa baru ini mencerminkan dukungan terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui sinergi fakultas‑orang tua dalam mendukung proses belajar yang holistik. Harapannya, kolaborasi ini memperkuat fondasi akademik dan mental bagi mahasiswa baru demi keberhasilan visi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
