International Visiting Lecture FEB UNS Bahas Ekonomi Transportasi Berkelanjutan
Laboratorium Teknologi dan Informasi Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) adakan International Visiting Lecture bertajuk “Transport Economics” pada Jumat (3/7/2026) di Meeting Room 1, Lantai 2 Gedung Soeharno TS FEB UNS. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Nur Zaimah Ubaidillah dari Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS), Malaysia, dan diikuti oleh mahasiswa internasional FEB UNS sebagai peserta utama.
Kegiatan ini bertujuan memberikan perspektif global mengenai ekonomi transportasi sekaligus membahas berbagai isu kontemporer yang berkaitan dengan transportasi dan pembangunan ekonomi. Selain itu, kuliah tamu internasional ini juga dirancang untuk menciptakan iklim diskusi ilmiah serta mendorong interaksi yang bermakna di antara mahasiswa International Class FEB UNS.
Ketua Laboratorium Teknologi dan Informasi Terpadu FEB UNS, Mulyadi, S.E., M.Ec.Dev., Ph.D., MCE, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini diarahkan untuk membangun suasana diskusi akademik yang produktif sekaligus memperluas wawasan mahasiswa melalui pertukaran perspektif dengan akademisi dari perguruan tinggi luar negeri.
Dalam pemaparannya, Dr. Nur Zaimah membawakan materi “Transport Economics: Towards Sustainable Transport” yang mengulas konsep dasar ekonomi transportasi menuju sistem transportasi yang berkelanjutan. Materi diawali dengan pembahasan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi permintaan terhadap jasa transportasi, di antaranya tingkat pendapatan, harga barang dan jasa lain, perubahan tren masyarakat, ekspektasi terhadap harga di masa depan, serta karakteristik permintaan transportasi yang bersifat turunan (derived demand) dan sangat bergantung pada waktu (time specific demand).
Lebih lanjut, peserta diajak memahami berbagai tantangan yang dihadapi sektor transportasi, seperti kemacetan lalu lintas, krisis energi, dan pencemaran lingkungan sebagai isu yang memerlukan perhatian dalam pembangunan sistem transportasi berkelanjutan. Materi juga memperlihatkan berbagai data mengenai kepemilikan kendaraan, penggunaan moda transportasi, hingga emisi karbon sebagai gambaran perkembangan sektor transportasi di kawasan ASEAN dan Malaysia.
Sebagai contoh implementasi inovasi transportasi berkelanjutan, Dr. Nur Zaimah memperkenalkan pengembangan Autonomous Rail Transit (ART) di Kuching, Sarawak, Malaysia. Sistem transportasi ini dirancang sebagai moda angkutan tanpa rel dengan kendaraan berbahan bakar hidrogen yang memanfaatkan jalur virtual dan teknologi komunikasi, sehingga diharapkan mampu mendukung transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Pada sesi akhir, pemateri juga memaparkan hasil penelitian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi minat masyarakat menggunakan Autonomous Rail Transit. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa norma sosial, sikap, norma personal, kebijakan pemerintah, serta kebiasaan masyarakat menjadi faktor yang berpengaruh terhadap niat menggunakan moda transportasi tersebut, sehingga aspek perilaku masyarakat menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem transportasi berkelanjutan.
Melalui International Visiting Lecture ini, FEB UNS terus memperkuat internasionalisasi pembelajaran dengan menghadirkan akademisi dari perguruan tinggi mitra luar negeri. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan ekonomi transportasi, mendorong diskusi ilmiah lintas negara, serta meningkatkan pemahaman terhadap pentingnya sistem transportasi yang berkelanjutan dalam mendukung pembangunan ekonomi.
Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pembelajaran berbasis kolaborasi internasional, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui pembahasan transportasi yang aman, inklusif, dan berkelanjutan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kerja sama akademik antara FEB UNS dan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS).
