s3_pdie Arsip - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret https://feb.uns.ac.id/feb/category/s3_pdie/ Knowledge for Prosperity Fri, 03 Oct 2025 09:53:49 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://feb.uns.ac.id/feb/wp-content/uploads/2025/09/cropped-logo-feb-uns-baru-3-32x32.png s3_pdie Arsip - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret https://feb.uns.ac.id/feb/category/s3_pdie/ 32 32 FEB UNS Luncurkan Buku Pedoman Akademik untuk Sarjana, Magister, dan Doktor https://feb.uns.ac.id/feb/feb-uns-luncurkan-buku-pedoman-akademik-untuk-sarjana-magister-dan-doktor/ Fri, 03 Oct 2025 09:44:40 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=38256 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi meluncurkan Buku Pedoman Akademik untuk program Sarjana, Magister, dan Doktor pada Jumat, 3 Oktober 2025. Acara ini berlangsung secara daring […]

Artikel FEB UNS Luncurkan Buku Pedoman Akademik untuk Sarjana, Magister, dan Doktor pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) resmi meluncurkan Buku Pedoman Akademik untuk program Sarjana, Magister, dan Doktor pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Acara ini berlangsung secara daring dihadiri oleh seluruh mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3 serta Dosen FEB UNS

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini bagi mahasiswa.

Pedoman akademik berfungsi sebagai panduan utama agar mahasiswa dapat menjalani perjalanan akademiknya dengan lebih terarah.

“Ada dua tujuan utama dari kegiatan ini, yakni peningkatan kualitas lulusan serta peningkatan kualitas kurikulum dan pembelajaran. Informasi akademik dan kurikulum yang terangkum di dalam buku pedoman ini akan membantu mahasiswa untuk lulus tepat waktu, menguasai pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja, sekaligus memastikan proses belajar yang menyenangkan dan memuaskan di FEB UNS,” terangnya.

Lebih lanjut, Prof. Tri menambahkan bahwa buku pedoman juga berfungsi untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai aturan-aturan akademik, mulai dari tata cara perkuliahan, penyusunan karya ilmiah, hingga tahapan penyelesaian tugas akhir.

Dengan bekal informasi ini, mahasiswa diharapkan mampu merancang strategi belajar yang lebih efektif, sehingga tidak hanya mencapai kelulusan tetapi juga memperoleh kompetensi yang benar-benar siap digunakan di dunia profesional.

Buku pedoman yang diluncurkan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari visi dan misi UNS serta FEB, tata kelola organisasi, peraturan akademik, kurikulum, hingga fasilitas pendukung. Secara rinci, pedoman ini terbagi menjadi tiga kategori, yakni Program Sarjana: Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Pembangunan, dan Bisnis Digital; Program Magister: Magister Akuntansi (Maksi), Magister Ekonomi dan Studi Pembangunan (MESP), dan Magister Manajemen (MM); Program Doktor: Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) dengan minat Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi.

Selain peluncuran buku pedoman, acara ini juga membahas regulasi terbaru mengenai magang mahasiswa.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa magang di FEB UNS terbagi menjadi dua jenis, yakni magang wajib dan magang mandiri. Magang wajib merupakan bagian dari kurikulum dengan bobot 3 SKS dan wajib dilaporkan hasilnya. Sementara itu, magang mandiri bersifat inisiatif mahasiswa, tidak berbobot SKS, dan tanpa kewajiban laporan. Detil informasi ada di Buku Pedoman Akademik.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, mahasiswa juga mengikuti sesi breakout room yang dipandu langsung oleh masing-masing Ketua Program Studi. Dalam sesi ini, mahasiswa memperoleh penjelasan lebih mendalam mengenai kurikulum, peraturan akademik, serta strategi pembelajaran sesuai program studinya. Interaksi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk bertanya secara langsung dan mendapatkan informasi yang lebih spesifik sesuai kebutuhan akademik mereka.

Melalui peluncuran Buku Pedoman Akademik ini, FEB UNS berharap seluruh mahasiswa dapat lebih terarah dalam perjalanan akademiknya, memahami hak dan kewajiban, serta mampu mengoptimalkan berbagai fasilitas pembelajaran yang tersedia.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen FEB UNS dalam mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan sistem pembelajaran, poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui regulasi magang, serta poin 9 (Inovasi dan Infrastruktur) dengan penyediaan fasilitas pendukung yang modern.

Artikel FEB UNS Luncurkan Buku Pedoman Akademik untuk Sarjana, Magister, dan Doktor pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Hadirkan Ketua LPPMP, PDIE Diskusikan Rencana Pembelajaran Semester, Kurikulum PMDSU dan by Research https://feb.uns.ac.id/feb/hadirkan-ketua-lppmp-pdie-diskusikan-rencana-pembelajaran-semester-kurikulum-pmdsu-dan-by-research/ Mon, 03 Mar 2025 06:00:34 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=34607 Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar kegiatan  Pembahasan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Kurikulum Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU), […]

Artikel Hadirkan Ketua LPPMP, PDIE Diskusikan Rencana Pembelajaran Semester, Kurikulum PMDSU dan by Research pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar kegiatan  Pembahasan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Kurikulum Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU), dan Kurikulum by Research, Kamis, 27 Februari 2025 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.

Kegiatan yang diikuti oleh Dosen PDIE menghadirkan narasumber Prof. Dr. Sarwanto, S.Pd., M.Si., Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) UNS.

Prof. Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA.,CFrA, Ketua PDIE dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini digelar menindaklanjuti Peraturan Rektor no 22 tahun 2024 tentang tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Program Magister dan Program Doktor.

“Berdasarkan peraturan Rektor no 22 tahun 2024 tersebut terbit beberapa aturan dan kemudian kita breakdown menjadi kurikulum di PDIE FEB UNS. Kehadiran Ketua LPPM adalah untuk memberikan arahan agar ada persamaan persepsi Dosen pengampu di PDIE, terkait Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini seperti apa” paparnya.

Prof. Dr. Sarwanto dalam penjelasannya menyampaikan bahwa UNS menerapkan kurikulum berbasis capaian atau Outcome-Based Education (OBE).

OBE (Outcome-Based Education) adalah suatu pendekatan dalam sistem pendidikan yang berfokus pada hasil belajar (outcomes) yang harus dicapai oleh mahasiswa. Pendekatan ini menekankan pada apa yang mahasiswa harus ketahui, pahami, dan mampu lakukan setelah menyelesaikan matakuliahnya. Konsep ini digunakan untuk memastikan lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

“Dalam kurikulum OBE ini, learning outcome atau capaian pembelajaran menjadi kuncinya Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) disusun oleh prodi kemudian didistribusikan ke matakuliah, sehingga Bapak Ibu Dosen ketika membuat RPS, matakuliah dikunci oleh tim kurikulum, dosen tidak lagi memilih-milih CPL, CPLnya sudah ditentukan oleh prodi. Bapak Ibu pengampu matakuliah atau dosen adalah mandatori, dosen menjalankan mandat dari prodi, ini yang menjadi titik tekannya” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, dalam dokumen kurikulum harus ada matrik hubungan MK dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), matrik ini digunakan untuk mengetahui distribusi yang dibebankan pada setiap MK dan memastikan CPL habis dibebankan pada seluruh MK.

Pada Peraturan Rektor no 21 dan 22 tahun 2024, kurikulum UNS sudah berbasiskan capaian pembelajaran, maka Rencana Pembelajaran Semester (RPS) nya juga harus sesuai dengan capaian pembelajaran.

Dalam RPS memuat: Nama program studi, nama kode MK, semester, SK, nama dosen pengampu; Capaian pembelajaran lulusan yang dibebankan pada MK; Kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap pembelajaran untuk memenehi capaian pembelajaran lulusan; Bahan kajian yang terkait dengan kemampuan yang akan dicapai; Metode pembelajaran; waktu yang disesuaikan untuk mencapai kemampuan pada tiap pembelajaran; Pengalaman belajar mahasiswa yang diwujudkan dalam deskripsi tugas selama satu semester; Kriteria, indikator dan bobot penilaian; Daftar referensi yang digunakan.

Dikatakan, RPS wajib ditinjau dan disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Di Sistem Informasi Akademik (Siakad), nantinya dosen setelah selesai membuat RPS tinggal klik ajukan, setelah diajukan akan masuk ke nama-nama pengampu, misal lebih dari 1 orang, termasuk juga koordinator matakuliah, jika tidak setuju kembali ke penyusun sampai terakhir ke Kaprodi, jadi lebih simpel.

Lebih lanjut Prof. Sarwanto juga memaparkan terkait Doktor Jalur Penelitian dan juga PMDSU.

Artikel Hadirkan Ketua LPPMP, PDIE Diskusikan Rencana Pembelajaran Semester, Kurikulum PMDSU dan by Research pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Mahasiswa FEB Ikuti Kuliah Umum Kewirausahaan di Era Industri 4.0 https://feb.uns.ac.id/feb/mahasiswa-feb-ikuti-kuliah-umum-kewirausahaan-di-era-industri-4-0/ Mon, 25 Nov 2024 06:41:13 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=33334 Di era Industri 4.0, perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang kewirausahaan. Digitalisasi, otomatisasi, kecerdasan buatan, dan teknologi berbasis data telah membawa perubahan yang signifikan […]

Artikel Mahasiswa FEB Ikuti Kuliah Umum Kewirausahaan di Era Industri 4.0 pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Di era Industri 4.0, perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang kewirausahaan. Digitalisasi, otomatisasi, kecerdasan buatan, dan teknologi berbasis data telah membawa perubahan yang signifikan dalam cara bisnis dijalankan.

Dalam konteks ini, penting bagi para calon wirausahawan untuk memahami bagaimana mereka dapat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan peluang bisnis yang inovatif dan berkelanjutan.

Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Kuliah Umum, Selasa 19 November 2024 di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.

Dalam kuliah umum itu menghadirkan Prof. Dr. Dra. Endang Dwi Amperawati, M.M sebagai narasumber dan dimoderatori oleh Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak.

Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai kewirausahaan di era Industri 4.0 dan bagaimana para mahasiswa dapat mempersiapkan diri untuk sukses di dunia bisnis yang semakin digital dan terhubung.

Materi yang diangkat dalam kuliah umum ini mencakup berbagai topik yang relevan dengan kewirausahaan dan perkembangan teknologi.

Narasumber menjelaskan konsep dan perkembangan kewirausahaan, definisi kewirausahaan serta evolusinya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan digitalisasi.

Ia menjelaskan  teknologi dan inovasi dalam bisnis, yang membahas berbagai teknologi yang mendukung perkembangan bisnis, seperti kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), big data, dan blockchain.

Lebih lanjut peluang bisnis di era industri 4.0, mengidentifikasi sektor-sektor yang berkembang pesat akibat teknologi baru, seperti e-commerce, fintech, dan startup teknologi.

Juga  menerangkan strategi bisnis digital, pembahasan mengenai penerapan strategi pemasaran digital, model bisnis berbasis platform, dan pengelolaan sumber daya digital.

Dan terakhir, menguraikan tentang keterampilan wirausahawan di era digital,  Keterampilan yang perlu dimiliki oleh wirausahawan untuk sukses di dunia bisnis modern, seperti keterampilan analisis data, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi.

Usai paparan materi, narasumber memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi terkait tema kuliah umum.

 

 

 

Artikel Mahasiswa FEB Ikuti Kuliah Umum Kewirausahaan di Era Industri 4.0 pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Sarasehan PDIE, Diskusi Bersama Mencapai Keunggulan Akademik, Reputasi Nasional dan Internasional https://feb.uns.ac.id/feb/sarasehan-pdie-diskusi-bersama-mencapai-keunggulan-akademik-reputasi-nasional-dan-internasional/ Fri, 01 Nov 2024 16:08:58 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=32967 Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan sarasehan bertema Diskusi Bersama Mencapai Keunggulan Akademik, Reputasi Nasional dan Internasional dalam rangka Dies Natalis […]

Artikel Sarasehan PDIE, Diskusi Bersama Mencapai Keunggulan Akademik, Reputasi Nasional dan Internasional pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan sarasehan bertema Diskusi Bersama Mencapai Keunggulan Akademik, Reputasi Nasional dan Internasional dalam rangka Dies Natalis ke-16, Senin 28 Oktober 2024 di Lobi Gedung Bachtiar Effendi.

Kegiatan yang menghadirkan pimpinan, dosen, mahasiwa dan alumni digelar lesehan dengan sajian menu khas Solo, Hik (Hidangan Istimewa Kampung).

Prof. Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA.,CFrA, Ketua PDIE diawal sambutannya mengatakan kegiatan ini sebagai media untuk berdiskusi.

Saran dan masukan dari mahasiswa, dosen dan alumni akan memberikan kontribusi yang sangat berharga untuk kemajuan PDIE FEB ke depan.

Sarasehan ini digelar sebagai ucapan syukur dalam rangka Dies Natalis ke-16 PDIE.

“Kenapa kita perlu berkumpul di sini, untuk mensyukuri nikmat Allah bahwa PDIE sudah berumur 16 tahun, Dies Natalis ke 16 atau lustrum ke 2 PDIE FEB UNS” ungkapnya.

Kaprodi melaporkan jumlah mahasiswa PDIE yang aktif berdasarkan data Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) berjumlah 155 mahasiswa. Sedangkan alumni PDIE berjumlah 186.

Kaprodi PDIE juga berharap dari ke 155 mahasiswa bisa segera lulus.

Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan Peraturan Rektor UNS nomor 22 tahun 2024 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Program Magister dan Program Doktor, disebutkan bahwa masa studi program doktor paling cepat di semester 5 dan paling lama tidak melebihi 2 kali masa tempuh kurikulum yaitu 6 tahun atau 12 semester.

Di kesempatan itu, Kaprodi juga memperkenalkan Dr. Siti Aisyah Tri Rahayu, S.E.,M.Si. sebagai Ketua Peminatan Ekonomi Pembangunan dan Dr. Hidajat Hendarsjah, S.Si, M.M, sebagai Ketua Peminatan Manajemen di PDIE.

Di sarasehan itu juga langsung dibentuk Himpunan Mahasiswa Program Doktor Ilmu Ekonomi (HMPDIE) dengan Ketua Adhitya Agri Putra, mahasiswa angkatan 2022 Ganjil.

Sebelumnya, Himpunan Mahasiswa PDIE belum terbentuk. HMPDIE sangat diperlukan sebagai wadah untuk berbagai aktifitas mahasiswa selama menjalani studinya. HMPDIE juga menjadi jembatan antara mahasiswa untuk menyalurkan saran masukan ataupun berbagai permasalahan kepada pengelola PDIE.

Sarasehan berjalan lancar, berbagai masukan, saran dan kritik dari para dosen, mahasiswa dan alumni menjadi  kontribusi yang berharga bagi PDIE untuk mencapai keunggulan akademik, reputasi nasional dan juga internasional.

Artikel Sarasehan PDIE, Diskusi Bersama Mencapai Keunggulan Akademik, Reputasi Nasional dan Internasional pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
FEB UNS dan Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka Diskusikan Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi https://feb.uns.ac.id/feb/feb-uns-dan-sekolah-pascasarjana-universitas-terbuka-diskusikan-kerja-sama-pelaksanaan-tri-dharma-perguruan-tinggi/ Fri, 11 Oct 2024 09:40:03 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=32601 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan dari Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka (UT) untuk melakukan diskusi dan juga penyerahan dokumen kerja sama, Kamis, 10 Oktober 2024 […]

Artikel FEB UNS dan Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka Diskusikan Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan dari Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka (UT) untuk melakukan diskusi dan juga penyerahan dokumen kerja sama, Kamis, 10 Oktober 2024 di Ruang Sidang I Gedung Soeharno TS FEB  UNS.

Kehadiran delegasi dari Sekolah Pascasarjana UT yang dipimpin oleh Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M., Wakil Direktur II Bidang Nonakademik Sekolah Pascasarjana disambut oleh Dekanat, Pengelola Prodi S2 Magister Manajemen, Pengelola Program Doktor Ilmu Ekonomi dan Unit Penjamin Mutu FEB UNS.

Seperti tertuang dalam Draf Perjanjian Kerja Sama (PKS), kerja sama tersebut bertujuan untuk menjalin hubungan kelembagaan di antara PARA PIHAK dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi pada jenjang pendidikan pascasarjana.

Adapun ruang lingkup PKS mencakup kerja Sama di pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. 

Di bidang pendidikan diantaranya sharing dosen dalam rangka kuliah tamu, kuliah pakar, dosen penguji, kolaborasi mengajar, dan rekognisi; kerja sama penyusunan dan review kurikulum; kerja sama penyusunan bahan tutorial, penulisan, dan pemeriksaan soal ujian; kolaborasi penyusunan modul dan bahan ajar; kolaborasi implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM); dan kerja sama dalam pelaksanaan praktikum.

Di bidang penelitian, meliputi kolaborasi penelitian dan publikasi; pertukaran reviewer jurnal; publikasi bersama dosen dan mahasiswa; kolaborasi penyusunan buku monograf dan referensi; dan kepanitian bersama dalam melaksanakan kegiatan seminar internasional.

Sedangkan di bidang pengabdian kepada masyarakat, meliputi kegiatan kerja sama dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat; kerja sama dalam pengisian materi pengabdian kepada Masyarakat; dan publikasi bersama hasil pengabdian kepada masyarakat.

Bhimo Rizky Samudro,S.E., M.Si,. Ph.D., Dekan FEB UNS di awal sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada delegasi Sekolah Pascasarjana UT dan juga memperkenalkan pimpinan FEB yang hadir.

Dr. Bhimo menyambut baik adanya inisiasi kerja sama yang dijalin antara FEB UNS dan Sekolah Pascasarjana UT.

Dikatakan, FEB meliliki grup riset, memiliki beberapa peminatan, dan berbagai kegiatan penunjang akreditasi. Terutama untuk kegiatan penunjang akreditasi internasional yang harus dilakukan secara masif, sehingga sangat perlu adanya kolaborasi.

Sementara itu, Dr. Joko Rizkie Widokarti, S.E., M.M., Wakil Direktur II Bidang Nonakademik Sekolah Pascasarjana UT menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari FEB UNS.

Dr. Joko juga menyampaikan jumlah mahasiswa UT tahun ini mencapai 662 ribu mahasiswa per registrasi semester ini dari total 1,4 juta mahasiswa. Sedangkan S-2 punya sekitar 2000-an mahasiswa yang registrasi.

“Kami berterimakasih dengan FEB bisa bekerja  sama dengan kami sehingga bisa menemuni kebutuhan akan pembimbing, penguji, pembahas ahli karena total dosen hanya sekitar 700 orang untuk mahasiswa sebanyak itu, untuk pascasarjana 70 dosen dari 11 program studi ” ungkapnya..

Sekolah Pascasarjana UT sudah mendapatkan akreditasi unggul dari LAMEMBA sehingga lebih memantabkan untuk bekerja sama dengan FEB UNS.

Diskusi terkait kerja sama yang dimoderatori oleh Dr. Lilik Wahyudi, S.E., M.Si., Ketua Program Studi S-2 Manajemen berlangsung dengan lancar. Kegiatan ditutup dengan pertukaran cenderamata dan foto bersama.

Artikel FEB UNS dan Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka Diskusikan Kerja Sama Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Alumni Talk, Berikan Motivasi kepada Mahasiswa PDIE https://feb.uns.ac.id/feb/alumni-talk-berikan-motivasi-kepada-mahasiswa-pdie/ Fri, 27 Sep 2024 09:36:31 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=32336 Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Alumni Talk di Gedung Ki Hadjar Dewantara UNS, Selasa 24 September 2024 Alumni Talk yang […]

Artikel Alumni Talk, Berikan Motivasi kepada Mahasiswa PDIE pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Alumni Talk di Gedung Ki Hadjar Dewantara UNS, Selasa 24 September 2024

Alumni Talk yang diikuti oleh alumni dan juga mahasiswa PDIE itu menghadirkan tiga pembicara, Dr. Erna Setiany, M.Si, Ak. Wakil Rektor Universitas Mercu Buana,Dr. Anto Prabowo, MBA, Depkom-Advisor Senior OJK, Dr. Rochmat Aldy Purnomo, M.Si, Univeristas Muhammadiyah Ponorogo.

Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak., Plt. Kepala Program Studi (Kaprodi) PDIE dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar sekali dalam setahun.

Di tahun ini, PDIE menghadirkan tiga narasumber yang mewakili alumni peminatan di PDIE, Dr. Erna, dari peminatan Akuntansi, Dr. Anto dari Manajemen dan Dr. Rochmat Aldi dari minat Ekonomi Pembangunan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa peran alumni PDIE sangat penting sekali untuk akreditasi PDIE.  Sudah ada lebih dari 155 alumni PDIE dan sudah terdata sehingga jika nanti ada acara, bisa digiatkan alumninya. Tahun 2026 nanti akan reakreditasi dengan instrumen Lamemba.

Prof. Rahma juga menyampaikan saran dari asesor di Tahun 2022 lalu, hendaknya program doktor dibuat terpisah, PDIE, Program Doktor Ilmu Akuntansi (PDIA), dan Program Doktor Ilmu Manajemen (PDIM).

“Otomatis yang PDIE ini untuk Ekonomi Pembangunan, kemudian yang manajemen dan akuntansi nanti bisa membuat proposalnya sendiri, itu saran dari asesor kemarin karena linieritas itu penting” katanya kemudian.

Lebih lanjut disampaikan rata-rata lama studi di PDIE Itu 4,2 tahun, idealnya 3 sampai 4 tahun. Jika mendapatkan beasiswa studi  untuk 3 tahun dan bisa diperpanjang 1 tahun.

“Mahasiswa yang ada di sini semangat ya, nanti mendengarkan ulasan dari tiga pembicara alumni menjadi semangat, termotivasi untuk menyelesaikan tepat waktu diwaktu yang tepat 3 sampai 4 tahun aja karena kalau 4 tahun lebih 5 tahun 6 tahun jadi jelek reratanya” ungkapnya menyemangati.

Berbagai kegiatan yang melibatkan narasumber dari luar negeri juga sudah banyak dilakukan, demikian juga kerja sama dalam penelitian dan supervisi.

Sementara itu,  Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari,S.E., M.Si., AKT., CA., Ketua Alumni PDIE mengatakan akan selalu siap membantu PDIE.

“Dari awal kami menjadi pengurus alumni PDIE berharap sekali agar PDIE semakin lebih baik kualitasnya dari kami sebagai angkatan pertama. Jadi kami berharap sekali para pengelola untuk tidak mentolerir turunnya kualitas PDIE. Kalau perlu dinaikkan terus, kami siap bantu untuk untuk mewujudkan itu sehingga nanti PDIE juga tidak kalah dengan program doktor dari kampus-kampus yang sudah lebih maju. Kami siap untuk bekerja sama membantu untuk menyukseskan seluruh program PDIE yang melibatkan alumni” jelasnya.

Mudah-mudahan dengan makin banyaknya alumni dari berbagai disiplin ilmu dari berbagai tempat kerja akan semakin membuat PDIE UNS diperhitungkan.

Ketiga narasumber, Dr. Erna, Dr. Anto dan Dr. Aldy memberikan banyak wawasan dan motivasi kepada peserta yang hadir yang sebagai besar merupakan mahasiswa PDIE.

Artikel Alumni Talk, Berikan Motivasi kepada Mahasiswa PDIE pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Tingkatkan Kualitas Publikasi Mahasiswa, PDIE Adakan Program Joint Supervision https://feb.uns.ac.id/feb/mahasiswa-pdie-ikuti-program-joint-supervision/ Mon, 26 Aug 2024 03:04:01 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=31744 Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) memiliki komitmen untuk menjadikan UNS masuk dalam jajaran World Class University. Kepala PDIE, Prof. Dr. Rahmawati, […]

Artikel Tingkatkan Kualitas Publikasi Mahasiswa, PDIE Adakan Program Joint Supervision pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) memiliki komitmen untuk menjadikan UNS masuk dalam jajaran World Class University.

Kepala PDIE, Prof. Dr. Rahmawati, M.Si. Ak. dalam keterangan tertulisnya menyampaikan program joint supervision adalah untuk membantu meningkatkan kualitas publikasi mahasiswa PDIE FEB UNS.

Selain itu, program joint supervision memiliki manfaat mewujudkan international exposure bagi mahasiswa PDIE, menjaga hubungan baik jejaring UNS dengan perguruan tinggi di luar negeri yang sudah terjalin sebelumnya dan meningkatkan jumlah international research network dengan kegiatan langsung berbentuk pengujian dan pembimbingan oleh co-supervisor serta mengakselerasi reputasi akademik global UNS melalui World Class University.

Prodi telah menunjuk tiga mahasiswa,  Faris Shalahuddin Zaky, Siti Nurlaela dan Kiswanto untuk mengikuti program joint supervision.

Faris mengambil tema riset Peran Modal Intelektual dan Tata Kelola Syariah terhadap Kinerja Zakat.

Ia  juga telah memiliki publikasi: Sharia Governance and Organizational Performance in Zakat Management Organization: Evidence from Indonesia; 3 artikel lainnya masih proses review dan perbaikan; Memiliki rencana publikasi: The role Sharia Supervisory Board Diversity terhadap Kinerja Zakat serta Customer Capital Efficiency terhadap Kinerja Zakat.

Siti Nurlaela dengan  topik riset Minat Penelitian Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR); 1 artikel lainnya masih proses review dan perbaikan; Memiliki rencana publikasi: Effect of Political Connection and CSR to Financial Performance serta Good Corporate Governance dan ESG to Financial Performance.

Sedangkan topik riset Kiswanto Corporate Internet Reporting; 2 artikel lainnya masih proses review dan perbaikan; Memiliki rencana publikasi: Corporate Internet Reporter Banking Sector in Asean dan Comparison Corporate Internet Reporting Asian Country.

Lebih lanjut dijelaskan  joint supervision akan optimal apabila dilakukan bersama Professor yang pernah  menerbitkan artikel di jurnal top tier dunia atau jurnal ABS 4 ranking; Pernah menerbitkan artikel di ABS 4 ranking bersama mantan pembimbing S3 nya dan bersama mantan bimbingan S3 nya terdahulu; pernah menerbitkan artikel bersama top scholar di bidang tertentu.; Professor yang di-invite memiliki pengalaman manajerial di kampus yang memiliki triple crown accreditation.

Prof. Andrea Moro dari Cranfield University UK telah dipilih  bergabung dalam joint supervision sebagai pembimbing Faris Shalahuddin Zaky. sedangkan Prof. Dr. Corina Joseph sebagai pembimbing  Siti Nurlaela dan Kiswanto.

Program joint supervision dilakukan dengan daring via zoom online untuk meminta masukan atas draft artikel, dan juga daring via email. Selain itu juga mengundang Prof. Andrea Moro dan  Prof. Dr. Corina Joseph selama 4 hari di UNS untuk memberikan workshop dan juga pembimbingan.

Artikel Tingkatkan Kualitas Publikasi Mahasiswa, PDIE Adakan Program Joint Supervision pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
FEB UNS Terima Kunjungan UNEJ, Diskusi Redesain dan Komparasi Kurikulum PDIE https://feb.uns.ac.id/feb/feb-uns-terima-kunjungan-unej-diskusi-redesain-dan-komparasi-kurikulum-pdie/ Fri, 23 Aug 2024 16:54:00 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=31677 Dalam rangka mengimplementasikan Permendikbudristek No 53 tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, untuk mencapai pembelajaran dan kurikulum yang sesuai,  Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Ilmu Ekonomi  FEB Universitas Jember […]

Artikel FEB UNS Terima Kunjungan UNEJ, Diskusi Redesain dan Komparasi Kurikulum PDIE pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Dalam rangka mengimplementasikan Permendikbudristek No 53 tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, untuk mencapai pembelajaran dan kurikulum yang sesuai,  Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Ilmu Ekonomi  FEB Universitas Jember (UNEJ) berkunjung ke FEB Universitas Sebelas Maret (UNS), Jumat 23 Agustus 2024 di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB UNS.

Rombongan diterima oleh Wakil Dekan Perencanaan, Kerja Sama Bisnis dan Informasi, Kaprodi PDIE, Kaprodi MESP, Kaprodi S-1 Ekonomi Pembangunan, Guru Besar FEB, Ketua Minat Ilmu Ekonomi, serta Koordinator Monitoring, Evaluasi dan Audit.

Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D, Wakil Dekan Perencanaan, Kerjasama Bisnis dan Informasi FEB UNS mengucapkan selamat datang kepada Dekan FEB UNEJ beserta rombongan dilanjutkan dengan memperkenalkan jajaran pimpinan dan dosen yang hadir.

Tastaftiyan, Ph.D berharap kunjungan UNEJ memberikan hal-hal yang positif bagi FEB UNS.

“Terima kasih atas kunjungannya. Di bulan ini kami menerima beberapa kunjungan, diantaranya untuk berdiskusi mengenai kelas internasional. Dari kunjungan-kunjungan itu, kita juga belajar bagaimana agar pengelolaan di FEB UNS bisa  lebih baik lagi, begitu juga dengan PDIE, meski kita sudah berproses lebih lama, tentunya dalam pengelolaannya,  struktur mata kuliahya dan beberapa hal lain kita bisa saling belajar “ ungkapnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Isti Fadah, M.Si., Dekan FEB UNEJ mengucapkan terima kasih atas penerimaan kunjungan UNEJ. Ia juga memperkenalkan rombongan dari UNEJ yang berjumlah 14 orang yakni Dekan, Wadek II, Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan,  Kaprodi S3 PDIE, Ketua Senat, Kaprodi S1, dan juga para Dosen.

Dikatakan, kunjungan UNEJ ke FEB UNS adalah yang pertama untuk bersilaturahmi karena UNS sudah PTNBH, sedangkan UNEJ sedang berproses, semoga UNEJ bisa disetujui untuk mendapatkan status PTNBH.

Yang kedua adalah untuk berdiskusi mengenai redesain dan komparasi kurikulum program studi doktor ilmu ekonomi.

“Ini adalah acara dari program doktor ilmu ekonomi terkait dengan rekonstruksi atau  redesain kurikulum karena ada peraturan menteri yang mengharuskan jumlah SKS untuk S-3 dan S-2 itu ditambah sehingga penyesuaiannya kami  benchmark ke PDIE FEB UNS’ paparnya.

Harapannya, mudah-mudah dengan benchmark ini insyaallah penyesuaian redesain kurikulum semakin optimal dan semakin  bagus luarannya.

Kegiatan dilanjutkan dengan Diskusi kurikulum antara UNEJ dan FEB UNS yang dimoderatori oleh Tri Mulyaningsih, Ph.D. Ketua Peminatan Ekonomi Pembangunan.

Artikel FEB UNS Terima Kunjungan UNEJ, Diskusi Redesain dan Komparasi Kurikulum PDIE pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Program Doktor Ilmu Ekonomi FEB UNS Kembali Menggelar The International Colloquium on Business and Economics https://feb.uns.ac.id/feb/program-doktor-ilmu-ekonomi-feb-uns-kembali-menggelar-the-international-colloquium-on-business-and-economics/ Mon, 01 Jul 2024 04:07:25 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=30946 Gelaran forum ilmiah menjadi venue terbaik bagi mahasiswa doktoral untuk dapat mendiseminasikan hasil riset serta untuk mendapatkan saran dan review dari akademisi internasional yang akan meningkatkan kualitas publikasi serta membangun […]

Artikel Program Doktor Ilmu Ekonomi FEB UNS Kembali Menggelar The International Colloquium on Business and Economics pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Gelaran forum ilmiah menjadi venue terbaik bagi mahasiswa doktoral untuk dapat mendiseminasikan hasil riset serta untuk mendapatkan saran dan review dari akademisi internasional yang akan meningkatkan kualitas publikasi serta membangun jejaring kolaborasi.

Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) secara rutin menyelenggarakan International Colloquium on Business and Economics (ICBE).

Pada gelaran ICBE tahun ini, PDIE FEB UNS menghadirkan 4 pembicara yang berasal dari tiga universitas yaitu Universiti Malaya, UNS, dan Universitas Prima Graha.

Keempat pembicara kunci tersebut adalah Dr. Farzana Parveen Tajudeen dan Prof. Dr. Noor Ismawati Jaafar dari Universiti Malaya, Prof. Doddy Setiawan, Ph.D., dari Universitas Sebelas Maret, serta Prof. Dr. Endang Dwi Amperawati, M.M., dari Universitas Prima Graha.

Mengusung tema Inclusive Innovation: Co-creating digital entrepreneurship with the disabled community and it’s ecosystem-insight from Indonesia, ICBE 2024 menggandeng 6 outlet publikasi, tiga diantaranya adalah jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus.

“PDIE FEB UNS telah mencanangkan roadmap program akselerasi reputasi internasional, termasuk di dalamnya peningkatan output riset yang dilaksanakan oleh mahasiswa program doktoral. Kami berharap agar forum ini dapat bermanfaat bagi anda semua dan berkontribusi pada kemajuan program PDIE di masa depan,” ungkap Prof. Rahmawati dalam sambutannya sekaligus membuka acara.

Terkait inovasi, pembicara kunci pertama Dr. Farzana Parveen menyampaikan materi mengenai perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang saat ini dapat dimanfaatkan di berbagai bidang termasuk bisnis dan pendidikan.

Lebih lanjut, berhubungan dengan inovasi yang inklusif, AI berperan dalam meningkatkan aksesibilitas bagi komunitas disabilitas serta memberikan pengalaman interaksi pembelajaran yang lebih personal.

Prof. Dr. Noor Ismawati Jaafar dalam paparannya sebagai pembicara kunci kedua menyoroti tentang peran kewirausahaan digital dalam lingkup inovasi inklusif, dengan tajuk Promoting Digital Entrepreneurship with Inclusive Innovation for a Sustainable Society, yang dilanjutkan dengan paparan dari Prof. Dr. Endang Dwi Amperawati berjudul Co-creation, Digital Entrepreneurship, Innovation, and Its Role in Disabilities Community.

 

Pembicara terakhir, Prof. Doddy Setiawan Ph.D. menyampaikan materi dengan judul The Role of Accounting in Climate Change Mitigation yang berfokus pada peran dari sektor akuntansi dalam penanganan perubahan iklim.

Lebih lanjut, Prof. Doddy juga menyampaikan dua publikasi terkini yang telah dilakukan oleh civitas academica FEB UNS terkait pelaporan iklim oleh perusahaan di Indonesia.

Gelaran ICBE 2024 yang telah sukses dilaksanakan selama dua hari pada Kamis-Jum’at 27-28 Juni 2024 tersebut dihadiri oleh perwakilan penulis dari 64 artikel yang akan dipresentasikan pada sesi paralel.

ICBE 2024 juga menganugerahkan Best Paper Award kepada tiga peserta dengan artikel terbaik yaitu Lilik Nurcholidah dengan artikel berjudul Investigating The Impact Of Work Family Conflict, Job Stress On Innovative Work Behavior With Job Satisfaction As A Mediator On University Women Teacher In Indonesia sebagai penerima Best Paper 1.

Lukman Hakim dengan artikel berjudul Disability And Poverty: Study In Central Java Indonesia At Village Level, dan Afif Yoga Perdana dengan artikel berjudul Research Trends And Networks In Sustainability Reporting: A Bibliometric Approach untuk Best Paper Award 2 dan Best Paper Award 3.

 

Artikel Program Doktor Ilmu Ekonomi FEB UNS Kembali Menggelar The International Colloquium on Business and Economics pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Deputi Komisioner Advisor Senior Direktorat Operasional Sumber Daya Manusia OJK, Anto Prabowo Raih Gelar Doktor dari PDIE UNS https://feb.uns.ac.id/feb/deputi-komisioner-advisor-senior-direktorat-operasional-sumber-daya-manusia-ojk-anto-prabowo-raih-gelar-doktor-dari-pdie-uns/ Thu, 25 Apr 2024 22:19:21 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=30237 Deputi Komisioner Advisor Senior Direktorat Operasional Sumber Daya Manusia (SDM) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anto Prabowo berhasil meraih gelar Doktor dari Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas […]

Artikel Deputi Komisioner Advisor Senior Direktorat Operasional Sumber Daya Manusia OJK, Anto Prabowo Raih Gelar Doktor dari PDIE UNS pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Deputi Komisioner Advisor Senior Direktorat Operasional Sumber Daya Manusia (SDM) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anto Prabowo berhasil meraih gelar Doktor dari Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Anto Prabowo berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Kinerja Bank di Indonesia dalam Era Digitalisasi dan Perlindungan Konsumen dengan Pendekatan Structural Equation Modeling” dihadapan dewan penguji yang diketuai oleh Plt. Rektor UNS, Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H.

Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Ekonomi FEB UNS, Anto Prabowo digelar di Aula Konimex, Gedung 4 FEB UNS, Senin (22/4/2024). Dalam kesempatan tersebut, bertindak sebagai Ketua Tim Promotor, Prof. Wimboh Santoso, S.E., M.Sc.,Ph.D., Promotor 1, Prof. Drs. Djoko Suhardjanto,M.Com.(Hons).,Ph.D.,Ak; dan Promotor 2, Prof. Irwan Trinugroho,S.E.,M.Sc.,Ph.D. Sedangkan untuk Dewan Penguji terdiri dari Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. sebagai ketua; Dr. Atmaji, M.M.; Tastaftiyan Risfandy, S.E.,M.Sc.,Ph.D.; Dr. Hidajat Hendarsjah, S.Si., M.M. ; Prof. Dr. Rahmawati, M.Si., Ak.; dan Prof. Dr. Mamduh M. Hanafi, MBA. (Penguji Eksternal dari UGM).

Dihadapan Promotor dan Penguji, Anto Prabowo menyampaikan, pelindungan konsumen menguat sejak krisis 2008 dan digitalisasi di sektor perbankan menjadi suatu keniscayaan. Keduanya berjalan beriringan sehingga akan menjadi ketertarikan peneliti untuk melihat pengaruh diantara keduanya dan kaitannya dengan ukuran perusahaan dan pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital.

“Masih sangat terbatas penelitian yang telah ada untuk melihat pengaruh antar variabel dimaksud. Layanan perbankan digital melalui orkestrasi ekosistem digital dan pelindungan konsumen merupakan 2 isu strategis di industri perbankan dalam dekade terakhir. Namun sayangnya studi yang secara komprehensif membahas hubungan antara pelindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem masih sangat terbatas,” terang Anto Prabowo.

Untuk itu, Anto Prabowo tertarik untuk membuat desertasi dengan judul “Kinerja Bank di Indonesia dalam Era Digitalisasi dan Perlindungan Konsumen dengan Pendekatan Structural Equation Modeling”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh ukuran bank terhadap pelindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem digital serta dampaknya terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital di industri perbankan di Indonesia.

“Penelitian ini diharapkan bisa mengisi kesenjangan baik secara teoritis maupun empiris pengaruh kompleks dari variabel-variabel dalam penelitian sehingga pertanyaan utama penelitian ini `Apakah terdapat pengaruh antara ukuran perusahaan terhadap pelindungan dan ekosistem orkestrasi digital dan pengaruh keduanya terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital, termasuk hubungan dua arah antara kedua kinerja dimaksud,” imbuh Anto Prabowo.

Studi ini mengkaji pengaruh ukuran bank terhadap perlindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem digital serta dampaknya terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital pada kasus bank umum di Indonesia dengan menggunakan metode Structural Equations Modeling (SEM). Studi empiris menggunakan pendekatan kuantitatif ini memperoleh beberapa kesimpulan penting. Pertama, ukuran bank memiliki efek positif yang sangat kuat dan signifikan terhadap perlindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem digital. Kedua, perlindungan konsumen tidak memiliki pengaruh positif atau pengaruh negatif yang signifikan terhadap orkestrasi ekosistem digital. Ketiga, perlindungan konsumen memiliki efek positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital. Keempat, orkestrasi ekosistem digital tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja keuangan, namun orkestrasi ekosistem digital memiliki efek positif yang sangat kuat dan signifikan terhadap kinerja digital. Kelima, kinerja keuangan memiliki efek positif yang sangat kecil dan tidak signifikan terhadap kinerja digital. Kinerja digital memiliki efek yang positif dan relatif besar terhadap kinerja keuangan, namun masih belum signifikan. Dan kesimpulan keenam, ukuran bank memiliki pengaruh positif tidak langsung yang signifikan secara statistik terhadap kinerja keuangan dan kinerja digital melalui mediasi variabel perlindungan konsumen dan orkestrasi ekosistem digital.

Diakhir Sidang Terbuka Promosi Doktor, Ketua Tim Penguji, Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. menyampaikan, Anto Prabowo dinyatakan lulus cumlaude dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,81 masa studi 3,3 tahun. “Anto Prabowo merupakan doktor lulusan ke-173 PDIE FEB UNS,” ujar Dr. Chatarina.

Ketua Tim Promotor, Prof. Wimboh Santoso, S.E., M.Sc.,Ph.D. mengucapkan selamat kepada Anto Prabowo karena telah menyelesaikan studi doktornya. Prof. Wimboh berpesan kepada Anto Prabowo supaya tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan studi doktor. “Tetap produktif, jangan berhenti untuk belajar,” ujar Prof. Wimboh. HUMAS UNS

Artikel Deputi Komisioner Advisor Senior Direktorat Operasional Sumber Daya Manusia OJK, Anto Prabowo Raih Gelar Doktor dari PDIE UNS pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>