{"id":9542,"date":"2019-08-27T06:31:04","date_gmt":"2019-08-27T06:31:04","guid":{"rendered":"http:\/\/feb.uns.ac.id\/feb\/?p=9542"},"modified":"2019-09-18T18:43:23","modified_gmt":"2019-09-18T18:43:23","slug":"uns-kukuhkan-wimboh-santoso-sebagai-guru-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/feb.uns.ac.id\/feb\/uns-kukuhkan-wimboh-santoso-sebagai-guru-besar\/","title":{"rendered":"UNS Kukuhkan Wimboh Santoso sebagai Guru Besar"},"content":{"rendered":"
UNS mengukuhkan Wimboh Santoso sebagai Guru Besar Dosen Tidak Tetap Bidang Ilmu Manajemen Risiko, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS, di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS Surakarta, Senin, 26\/8\/2019.<\/p>\n
Dalam Pengukuhan yang digelar \u00a0pada Sidang Senat Terbuka UNS dan dihadiri sejumlah pimpinan kementerian atau lembaga, pimpinan pemerintah daerah, dan para pimpinan jasa keuangan, Wimboh menyampaikan pidatonya yang berjudul Revolusi Digital: \u201dNew Paradigm\u201d di Bidang Ekonomi dan Keuangan.<\/p>\n
Dikatakannya bahwa \u00a0budaya digital telah merevolusi gaya hidup dan perilaku masyarakat di berbagai bidang, seperti perdagangan, transportasi, pendidikan dan kedokteran.<\/p>\n
Gaya hidup berbelanja dan pola konsumsi masyarakat saat ini telah mulai mengalami perubahan dengan maraknya \u00a0e-commerce. Banyak pusat perbelanjaan yang mulai sepi pengunjung dan beralih fungsi sebagai tempat meeting point<\/em>, bercengkerama dengan keluarga dan handai tolan.<\/p>\n Perubahan di dunia pendidikan juga sudah terlihat. Banyak program-program pendidikan yang ditawarkan secara online dengan hadirnya e-learning<\/em> dan e-library<\/em>. Proses belajar mengajar semakin mudah karena dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.Dan jasa layanan pendidikan akan menjadi murah karena tidak memerlukan infrastruktur gedung yang besar.<\/p>\n Wimboh juga mengatakan bahwa adanya revolusi digital menjadi tantangan untuk selalu berinovasi, meningkatkan daya saing ekonomi dan terbukanya akses keuangan masyarakat.<\/p>\n \u201cDisisi lain, ada potensi risiko yang dapat mendisrupsi ekonomi dan stabilitas sektor jasa keuangan jika tidak cepat meresponnya\u201d Jelas Wimboh, \u00a0alumni FEB UNS tahun 1983 yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan periode 2017-2022<\/p>\n Teori ekonomi dan pendekatan pengaturan dan\u00a0 pengawasan industri jasa keuangan menjadi kurang relevan sehingga membutuhkan pendekatan baru yang lebih dinamis, kontekstual dan mengadopsi teknologi terkini.<\/p>\n Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, M.Hum, \u00a0Rektor UNS \u00a0dalam sambutannya menyampaikan,\u00a0 UNS yang saat ini berada di kluster satu universitas terbaik di Indonesia sangat membutuhkan keahlian beliau.<\/p>\n \u201cSelain pada tataran konsep teori juga beliau sudah matang\u00a0 pada level praktis, sejak berkarir di Bank Indonesia hingga saat ini sebagai Ketua Dewan Komisioner\u00a0 OJK. Sehingga hal ini akan mewarnai riset dan publikasi UNS kedepan\u201d jelasnya<\/p>\n UNS akan sangat terbantu dengan keahlian beliau dalam menghadapi era industri 4.0 dimana telah terjadi disrupsi pada pengelolaan dan penyelenggaraan Perguruan tinggi. Utamanya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":" UNS mengukuhkan Wimboh Santoso sebagai Guru Besar Dosen Tidak Tetap Bidang Ilmu Manajemen Risiko, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS, di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS Surakarta, Senin, 26\/8\/2019. Dalam […]<\/p>\n","protected":false},"author":129,"featured_media":9545,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[105,93],"tags":[],"class_list":["post-9542","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakultas","category-s1_mnj"],"yoast_head":"\n