{"id":16965,"date":"2021-07-08T10:39:21","date_gmt":"2021-07-08T10:39:21","guid":{"rendered":"https:\/\/feb.uns.ac.id\/feb\/?p=16965"},"modified":"2021-10-19T07:32:53","modified_gmt":"2021-10-19T07:32:53","slug":"webinar-pdie-bahas-mixed-method-kiat-membuat-artikel-dan-publikasi-di-jurnal-ilmiah-bereputasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/feb.uns.ac.id\/feb\/webinar-pdie-bahas-mixed-method-kiat-membuat-artikel-dan-publikasi-di-jurnal-ilmiah-bereputasi\/","title":{"rendered":"Webinar PDIE Bahas Mixed Method: Kiat Membuat Artikel dan Publikasi di Jurnal Ilmiah Bereputasi"},"content":{"rendered":"
Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menyelenggarakan webinar dengan topik Mixed Method: Kiat Membuat Artikel dan Publikasi di Jurnal Ilmiah Bereputasi dengan narasumber Prof. Nurul Indarti, Sivilokonom, Cand Merc., Ph.D dari\u00a0 Universitas Gadjah Mada dan Prof. Doddy Setiawan, S.E.M.Si., Ph.D, Ak., Rabu 7 Juli 2021.<\/p>\n
Prof. Dr. Rahmawati,M.Si, Ak., Kepala Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS dalam sambutannya mengatakan, PDIE sebulan sekali rutin mengadakan diskusi-diskusi tentang disertasi.<\/p>\n
Dengan mendatangkan narasumber yang ahli dibidangnya, mahasiswa dapat menimba ilmu tentang kiat-kiat menulis artikel yang bagus dan publikasi di jurnal bereputasi. Publikasi di jurnal yang bereputasi merupakan syarat kelulusan bagi mahasiswa.<\/p>\n
\u201cKegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, baik yang sudah full disertasi atau ada yang sedang pada tahap proposal maupun sampai kelayakan. Saat ini perkembangannya sangat cepat. Mungkin waktu submit di jurnal belum discontinue<\/em> tapi setelah beberapa bulan sudah discontinue<\/em>, sehingga mahasiswa harus pandai-pandai memilih jurnal\u201d pesannya menutup sambutan.<\/p>\n Di webinar ini, Prof. Doddy berfokus kepada penelitian kuantitatif,\u00a0 mulai dari mencari ide penelitian hingga mencari jurnal yang tepat.<\/p>\n Dikatakannya, penelitian yang baik itu adalah penelitian yang selesai. Yang penting sudah ada bentuknya dulu, ada draf kasar, \u00a0sehingga bisa melangkah lebih lanjut, melakukan perbaikan-perbaikan. Jika terlalu banyak \u201cmikir-mikir\u201d dan ragu-ragu, maka akan terhalang banyak hal.<\/p>\n Selanjutnya disampaikan, bagaimana cara menemukan\u00a0 ide penelitian. Sebaiknya peneliti mencari bidang yang disenangi, apa \u201cJangan lupa untuk melakukan suatu kajian menyeluruh terhadap suatu topik. Dengan\u00a0 melakukan kajian yang secara menyeluruh bisa menjadi modal bagi Anda untuk dapat membuat suatu artikel yang membahas perkembangan terkini dari suatu bidang tertentu. Anda bisa memahami perkembangan penelitian di dunia atau melihat konteks penelitian di Indonesia\u201d jelasnya.<\/p>\n Untuk mencari ide penelitian dapat juga dengan melakukan \u201cshort cut\u201d dengan cara mencari limitation of the study dan\/atau suggestion for future study<\/em> di artikel-artikel yang\u00a0 terbit di jurnal yang bereputasi. Misalnya dengan mengumpulkan artikel-artikel di dua tahun terakhir, dilihat kemana arahnya dan ditaruh dalam folder tersendiri.<\/p>\n Bagaimana menyusun artikel yang bagus, cobalah contoh artikel yang terbit di jurnal bereputasi, bisa dilihat bagaimana mereka menyajikan argumentasi, alurnya,\u00a0 pola berfikirnya, dicontoh kemudian kita terapkan.<\/p>\n Prof. Doddy juga memberikan kiat publikasi artikel di jurnal internasional bereputasi diantaranya\u00a0 dengan menghindari jurnal yang telah diblack list<\/em> oleh Dikti, hindari jurnal predatory, dan hindar hi-jacked.<\/p>\n Narasumber kedua, Prof. Nurul lebih menekankan pada Mix Method Research yang didefinisikan sebagai sebuah penelitian dimana peneliti mengumpulkan dan menganalisis data, mengintegrasikan temuan, menarik kesimpulan dengan menggunakan dua pendekatan atau metode yakni kualitatif dan kuantitatif.<\/p>\n Penelitian Mix Method yang pernah dilakukah Prof. Nurul adalah literature review atau kajian literatur. \u00a0Kajian literatur mengumpulkan banyak literatur dan menggunakan salah satu teknik yang dipakai yaitu teknik bibliometrik, atau teknik yang berbasis pada statistik, pengolahannya menggunakan perangkat lunak, software yang digunakan PoP software (publish of perish software). Dalam hal ini, literature review di awal mengandung kuantitatif, namun pada tahapan berikutnya menggunakan kualitatif. Setelah data terkoleksi dan terkodefikasi dilakukan proses interpretasi.<\/p>\n Pekerjaan di literature review itu hanya dua yaitu pekerjaan konseptual dan teknikal. Pekerjaan konseptual diantaranya memilih topik, menformulasi research questions, keywordnya seperti apa. Teknikalnya mulai dari mencari artikel, menemukan, mengumpulkan, menyeleksi mana yang relevan dan\u00a0 mana yang tidak, mendownload artikel-artikel, \u00a0menganalasis dan display data.<\/p>\n Menurutnya, apabila peneliti menggunakan literatur review, sumbangsihnya pada keilmuan akan tinggi, kemungkinan disitasi akan banyak karena menawarkan kebaruan. Manfaat Literatur review memberikan gambaran yang komprehensif sehingga bisa menggarisbawahi pentingnya sebuah penelitian dilakukan juga\u00a0 menghasilkan ide penelitian yang akan datang terutama mengidentifikasi gap. (Humas FEB)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":" Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menyelenggarakan webinar dengan topik Mixed Method: Kiat Membuat Artikel dan Publikasi di Jurnal Ilmiah Bereputasi dengan […]<\/p>\n","protected":false},"author":129,"featured_media":16966,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[105,104],"tags":[],"class_list":["post-16965","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-fakultas","category-s3_pdie"],"yoast_head":"\n
kah bidang keuangan, digital ekonomi, digital finance karena jika sudah senang maka peneliti bisa \u201cmenikmati\u201d proses dari penelitian itu.<\/p>\n