Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret https://feb.uns.ac.id/feb/ Knowledge for Prosperity Mon, 13 Jul 2026 06:08:14 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.1 https://feb.uns.ac.id/feb/wp-content/uploads/2025/09/cropped-logo-feb-uns-baru-3-32x32.png Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret https://feb.uns.ac.id/feb/ 32 32 Prodi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS Adakan Workshop Penyusunan Kurikulum, Hadirkan Praktisi dan Akademisi https://feb.uns.ac.id/feb/prodi-s1-ekonomi-dan-keuangan-islam-feb-uns-adakan-workshop-penyusunan-kurikulum-hadirkan-praktisi-dan-akademisi/ Fri, 10 Jul 2026 03:03:06 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41890 Program Studi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum Program Studi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam pada Rabu (8/7/2026) […]

Artikel Prodi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS Adakan Workshop Penyusunan Kurikulum, Hadirkan Praktisi dan Akademisi pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Program Studi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum Program Studi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam pada Rabu (8/7/2026) di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB UNS.

Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan operasional program studi yang akan mulai menerima mahasiswa dan melaksanakan perkuliahan pada Agustus 2026.

Workshop menghadirkan akademisi, praktisi, serta mitra dari berbagai lembaga sebagai forum untuk menghimpun masukan dalam penyusunan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus memenuhi standar pengelolaan program studi.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, mitra, dan pemangku kepentingan yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap pengembangan Program Studi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam.

“Dalam lokakarya ini harapan kami, saya pribadi dan juga FEB UNS khususnya Prodi S1 Keuangan Islam, mengharapkan masukan. Sebagai program studi yang baru berdiri, kami membutuhkan banyak mendengar dan banyak meresapi apa yang menjadi poin-poin utama dari para praktisi dan mitra,” ujar Prof. Bhimo.

Prof. Bhimo juga menegaskan bahwa FEB UNS ingin belajar dari pengalaman Program Studi Ekonomi Islam Universitas Airlangga yang telah lebih dahulu berkembang, terutama dalam penyusunan kurikulum dan pengelolaan program studi yang selaras dengan standar akreditasi nasional maupun internasional.

Narasumber dari Universitas Airlangga, Dr. Sulistya Rusgianto, S.E., MIF., Ph.D., menjelaskan pentingnya membangun tata kelola program studi berdasarkan praktik terbaik sejak awal pendirian. Menurutnya, pengelolaan program studi perlu mengacu pada standar akreditasi nasional melalui LAMEMBA maupun standar internasional.

“Mumpung program studi ini masih baru, sekalian desain dan pengelolaannya dibuat sesuai standar. Daripada nanti harus melakukan banyak penyesuaian, lebih baik sejak awal tata kelolanya dibangun dengan baik sehingga memenuhi standar LAMEMBA dan juga mendukung proses menuju standar internasional,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penyusunan program studi harus dimulai dari perumusan misi yang jelas.

“Misi tidak hanya menunjukkan keberadaan program studi, tetapi juga menjadi janji kepada para stakeholder. Ketika misi tidak disusun dengan tepat, maka nantinya program studi akan ditagih oleh para stakeholder, baik orang tua, lulusan, maupun industri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan tiga pilar utama dalam pengelolaan program studi, yaitu strategic management and innovation, learner success, dan societal impact. Pembahasan kurikulum dalam workshop ini merupakan bagian dari pilar learner success, sementara dua pilar lainnya berkaitan dengan tata kelola strategis dan dampak program studi bagi ilmu pengetahuan serta masyarakat.

Sementara itu, Ketua Program Studi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS, Dr. Arif Rahman Hakim, S.E., M.Ec.Dev., Ph.D., MCE, menjelaskan bahwa program studi ini memperoleh izin operasional pada Mei 2026 dan telah mengajukan akreditasi sebagai salah satu persyaratan penyelenggaraan pendidikan. Perkuliahan perdana direncanakan dimulai pada Agustus 2026.

“Sebagai persiapan, kurikulum menjadi sangat penting karena akan menentukan kompetensi lulusan di masa depan. Kami membutuhkan masukan untuk menyempurnakan pilihan konsentrasi maupun mata kuliah yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Program Studi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam telah didukung fasilitas Islamic Economic and Business Center sebagai pusat kegiatan pembelajaran. Selain itu, program studi juga telah bergabung sebagai anggota Asosiasi Fintech Syariah Indonesia melalui dukungan Fintech Center UNS sebagai bagian dari penguatan jejaring di bidang keuangan syariah.

“Alhamdulillah, program studi kami telah memiliki Islamic Economic and Business Center sebagai pusat pembelajaran, dan pada awal Juli kami juga telah menjadi anggota Asosiasi Fintech Syariah Indonesia,” katanya.

Ia memaparkan bahwa kurikulum dirancang selama delapan semester dengan beban studi 144 SKS. Program studi memiliki fokus pada pengembangan ekonomi Islam melalui riset dan pengembangan kebijakan, keuangan Islam, Islamic Social Finance yang mencakup zakat, infak, sedekah, dan wakaf, konsentrasi haji dan umrah, serta pengembangan ekosistem halal yang meliputi industri halal, pariwisata halal, kuliner, kosmetik, dan berbagai sektor terkait lainnya.

“Masukan dari para praktisi sangat penting karena mereka memahami kebutuhan kompetensi di lapangan. Setelah sesi pleno, peserta akan dibagi ke dalam kelompok diskusi sesuai bidang keahlian masing-masing untuk memberikan masukan terhadap setiap konsentrasi yang kami siapkan,” tuturnya.

Setelah sesi pemaparan, workshop dilanjutkan dengan diskusi kelompok melalui lima komisi, yaitu Komisi Profil Lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), dan Struktur Kurikulum, Komisi Keuangan Islam, Komisi Ziswaf (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), Komisi Haji dan Umrah, serta Komisi Kewirausahaan Islam. Pada masing-masing komisi, para akademisi, praktisi, dan mitra memberikan masukan terhadap rancangan kurikulum, profil lulusan, capaian pembelajaran, serta kompetensi yang dibutuhkan sesuai perkembangan dan kebutuhan di masing-masing bidang.

Melalui workshop ini, Program Studi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS berharap dapat menghasilkan kurikulum yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan industri, lembaga keuangan syariah, lembaga filantropi, serta berbagai sektor yang menjadi tujuan lulusan di masa depan. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan mutu kurikulum serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, akademisi, praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan.

Artikel Prodi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS Adakan Workshop Penyusunan Kurikulum, Hadirkan Praktisi dan Akademisi pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
FEB UNS dan Pascasarjana Universitas Halu Oleo Perkuat Kerja Sama Tri Dharma dan Pengembangan Akademik https://feb.uns.ac.id/feb/feb-uns-dan-pascasarjana-universitas-halu-oleo-perkuat-kerja-sama-tri-dharma-dan-pengembangan-akademik/ Mon, 06 Jul 2026 09:36:03 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41833 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO) dalam rangka benchmarking pengembangan kurikulum dan tata kelola program studi sekaligus penandatanganan Perjanjian […]

Artikel FEB UNS dan Pascasarjana Universitas Halu Oleo Perkuat Kerja Sama Tri Dharma dan Pengembangan Akademik pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO) dalam rangka benchmarking pengembangan kurikulum dan tata kelola program studi sekaligus penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan akademik, dan peningkatan sumber daya manusia.

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., dan Direktur Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo, Prof. Dr. Ir. La Ode Safuan, M.P.. Kerja sama ini menjadi landasan bagi kedua institusi dalam mengembangkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui berbagai program akademik dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan.

Ruang lingkup kerja sama mencakup perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta sumber daya manusia, sekaligus membuka peluang pemanfaatan sarana, prasarana, dan tenaga yang dimiliki masing-masing institusi sesuai dengan kapasitasnya. Pelaksanaan program-program teknis nantinya akan dilakukan oleh unit kerja yang relevan pada masing-masing pihak serta dievaluasi secara berkala sebagai dasar pengembangan kerja sama berikutnya.

Usai penandatanganan kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan benchmarking antara Program Studi Magister (S2) Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Halu Oleo dan Program Studi Magister (S2) Ekonomi Pembangunan FEB UNS di Ruang Sidang I Lantai 2 Gedung Soeharno TS FEB UNS. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu berkelanjutan (Continuous Quality Improvement) yang dilakukan oleh kedua program studi.

Melalui benchmarking tersebut, Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Halu Oleo memperoleh berbagai masukan dan praktik baik (best practices) yang akan menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan tridharma. Kedua program studi juga sepakat memperkuat jejaring akademik melalui penelitian bersama, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran narasumber, pengembangan kapasitas dosen, serta berbagai kegiatan akademik lainnya.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pascasarjana Universitas Halu Oleo dan berharap kerja sama yang terjalin dapat berkembang lebih luas melalui berbagai bentuk kolaborasi akademik.

“Selamat datang di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Mudah-mudahan melalui pertemuan ini kita dapat berdiskusi lebih intensif, membangun kolaborasi dalam bidang pendidikan maupun riset, serta mengembangkan berbagai kerja sama yang bermanfaat bagi kedua institusi,” ujarnya.

Prof. Bhimo juga memperkenalkan perkembangan program akademik di FEB UNS yang terus bertambah, mulai dari program sarjana, magister, hingga doktor, serta berbagai bidang peminatan yang dimiliki. Menurutnya, keberagaman program studi dan bidang keilmuan tersebut membuka peluang kolaborasi yang semakin luas dengan berbagai perguruan tinggi.

Sementara itu, mewakili Direktur Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo, Wakil Direktur Pascasarjana menyampaikan bahwa kunjungan benchmarking ke FEB UNS dilakukan karena reputasi Program Studi Magister Ekonomi Pembangunan FEB UNS yang dinilai memiliki banyak praktik baik dalam pengelolaan program studi.

Ia menjelaskan bahwa Pascasarjana Universitas Halu Oleo saat ini sedang melakukan rekonstruksi kurikulum sehingga membutuhkan referensi dari perguruan tinggi yang telah memiliki pengalaman dan capaian yang baik dalam pengelolaan akademik.

“Kami datang untuk belajar dan membawa pulang berbagai praktik baik yang dapat kami implementasikan di Universitas Halu Oleo. Selain benchmarking, kami juga berharap kerja sama ini dapat diwujudkan dalam bentuk kolaborasi pendidikan, penelitian, visiting professor, maupun kegiatan akademik lainnya sehingga memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ungkapnya.

Perjanjian kerja sama ini berlaku selama empat tahun sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang atau diperbarui berdasarkan hasil evaluasi bersama. Dengan adanya kerja sama tersebut, FEB UNS dan Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo berkomitmen memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan akademik, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program yang disepakati bersama.

Artikel FEB UNS dan Pascasarjana Universitas Halu Oleo Perkuat Kerja Sama Tri Dharma dan Pengembangan Akademik pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Dukung Produk Unggulan Daerah, Tim Pengabdian Laksanakan Pemberdayaan Industri Pengolahan Kopi Kabupaten Magelang Menuju Pasar Global https://feb.uns.ac.id/feb/dukung-produk-unggulan-daerah-tim-pengabdian-laksanakan-pemberdayaan-industri-pengolahan-kopi-kabupaten-magelang-menuju-pasar-global/ Mon, 06 Jul 2026 04:42:16 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41806 Kolaborasi Tim Pengabdian Masyarakat dari Universitas Sebelas Maret, Universitas Tidar,  Kopi Kahyangan Wonolelo, Kopi Kenteng Songo Wonolelo, dan Bapperida Kabupaten Magelang menyelenggarakan kegiatan Pemberdayaan Industri Pengolahan Kopi Sebagai Produk Unggulan […]

Artikel Dukung Produk Unggulan Daerah, Tim Pengabdian Laksanakan Pemberdayaan Industri Pengolahan Kopi Kabupaten Magelang Menuju Pasar Global pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Kolaborasi Tim Pengabdian Masyarakat dari Universitas Sebelas Maret, Universitas Tidar,  Kopi Kahyangan Wonolelo, Kopi Kenteng Songo Wonolelo, dan Bapperida Kabupaten Magelang menyelenggarakan kegiatan Pemberdayaan Industri Pengolahan Kopi Sebagai Produk Unggulan di Kabupaten Magelang Menuju Pasar Global pada Jumat (12/6/2026) di Kopi Kahyangan Wonolelo, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Kegiatan yang mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8, SDG 9, serta SDG 17 bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha industri pengolahan kopi agar mampu mengembangkan produk unggulan daerah yang memiliki daya saing di pasar nasional maupun global.

Kabupaten Magelang memiliki potensi sebagai salah satu daerah penghasil kopi. Namun, pelaku usaha masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari peningkatan kualitas produk, penguatan manajemen usaha, pengembangan pemasaran digital, hingga perluasan akses pasar. Melalui program pemberdayaan ini, tim pengabdian memberikan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, mendorong inovasi produk, memperkuat strategi pemasaran, serta membangun jejaring bisnis bagi mitra usaha.

Tim menyampaikan materi mengenai pengembangan industri kopi sebagai produk unggulan daerah. Peserta juga mengikuti diskusi mengenai peningkatan kualitas produk dan standar pasar, pendampingan strategi branding dan pemasaran digital, pembahasan peluang ekspor dan pengembangan pasar global, sesi tanya jawab bersama mitra, serta evaluasi kegiatan.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta serta pelaku usaha kopi yang hadir.

Melalui kegiatan ini, mitra memperoleh peningkatan pemahaman mengenai strategi pengembangan usaha kopi, standar kualitas produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar, serta penguatan wawasan mengenai branding, pemasaran digital, dan pengembangan pasar global.

Selain meningkatkan kapasitas mitra, kegiatan ini juga mempererat komunikasi dan kerja sama antara perguruan tinggi dengan pelaku usaha kopi di Kabupaten Magelang.

Sebagai tindak lanjut, disusun rencana pendampingan lanjutan untuk meningkatkan daya saing produk kopi Kabupaten Magelang.

Artikel Dukung Produk Unggulan Daerah, Tim Pengabdian Laksanakan Pemberdayaan Industri Pengolahan Kopi Kabupaten Magelang Menuju Pasar Global pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Visiting Top Professors FEB UNS Perkuat Kapasitas Riset Mahasiswa Pascasarjana Melalui Pendalaman Institutional Background dan Hypotheses Development https://feb.uns.ac.id/feb/visiting-top-professors-feb-uns-perkuat-kapasitas-riset-mahasiswa-pascasarjana-melalui-pendalaman-institutional-background-dan-hypotheses-development/ Fri, 03 Jul 2026 15:47:16 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41759 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menyelenggarakan rangkaian Visiting Top Professors dengan menghadirkan Prof. Effiezal Effendi Abdul Wahab dari Curtin University, Australia, pada 29–30 Juni 2026. Kegiatan […]

Artikel Visiting Top Professors FEB UNS Perkuat Kapasitas Riset Mahasiswa Pascasarjana Melalui Pendalaman Institutional Background dan Hypotheses Development pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menyelenggarakan rangkaian Visiting Top Professors dengan menghadirkan Prof. Effiezal Effendi Abdul Wahab dari Curtin University, Australia, pada 29–30 Juni 2026.

Kegiatan ini secara khusus ditujukan bagi mahasiswa Program Magister (S2) dan Doktor (S3) untuk memperkuat kompetensi dalam menyusun penelitian dan publikasi ilmiah bereputasi internasional.

Pada 29 Juni 2026 pukul 13.00 WIB di Ruang 4204, Prof. Effiezal menyampaikan materi “Institutional Background”, yang membahas pentingnya membangun latar belakang institusional sebagai fondasi penelitian.

Peserta diajak memahami bahwa institutional background bukan sekadar uraian kondisi umum, melainkan harus menyajikan fakta, regulasi, dan peristiwa yang relevan sehingga mampu menunjukkan research gap serta menghubungkan konteks penelitian dengan pertanyaan riset.

Materi juga menekankan pentingnya memahami karakteristik institusi dan lingkungan penelitian agar penelitian memiliki kontribusi yang kuat terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

Selanjutnya, pada 30 Juni 2026, Prof. Effiezal membawakan sesi “Hypotheses Development” yang mengupas penyusunan hipotesis berdasarkan argumentasi teoretis yang kokoh.

Dalam sesi ini peserta memperoleh pemahaman bahwa hipotesis tidak boleh hanya disusun berdasarkan temuan penelitian terdahulu, tetapi harus dibangun melalui penalaran teoretis yang logis dan konsisten dengan pertanyaan penelitian.

Selain itu, peserta dibimbing mengenai keterkaitan antara literature review, institutional background, dan hypotheses development sehingga keseluruhan struktur penelitian menjadi lebih sistematis dan memiliki kontribusi akademik yang jelas.

Melalui rangkaian kegiatan ini, FEB UNS berkomitmen meningkatkan kapasitas riset mahasiswa pascasarjana agar mampu menghasilkan tesis, disertasi, dan publikasi ilmiah yang memenuhi standar internasional.

Kehadiran Prof. Effiezal juga memberikan wawasan mengenai praktik terbaik dalam penyusunan artikel ilmiah yang kompetitif untuk jurnal bereputasi.

Kegiatan Visiting Top Professors ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan kapasitas penelitian, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi akademik internasional antara FEB UNS dan Curtin University dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan publikasi bereputasi global.

Artikel Visiting Top Professors FEB UNS Perkuat Kapasitas Riset Mahasiswa Pascasarjana Melalui Pendalaman Institutional Background dan Hypotheses Development pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Profesor Curtin University Bekali Mahasiswa S1 Akuntansi Menemukan Topik Skripsi yang Berkualitas https://feb.uns.ac.id/feb/visiting-top-professors-feb-uns-bekali-mahasiswa-s1-akuntansi-menemukan-topik-skripsi-yang-berkualitas/ Fri, 03 Jul 2026 15:43:56 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41756 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) kembali menyelenggarakan rangkaian Visiting Top Professors dengan menghadirkan Prof. Effiezal Effendi Abdul Wahab dari Curtin University, Australia. Pada hari kedua, Selasa, […]

Artikel Profesor Curtin University Bekali Mahasiswa S1 Akuntansi Menemukan Topik Skripsi yang Berkualitas pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) kembali menyelenggarakan rangkaian Visiting Top Professors dengan menghadirkan Prof. Effiezal Effendi Abdul Wahab dari Curtin University, Australia.

Pada hari kedua, Selasa, 30 Juni 2026 pukul 09.00 WIB, kegiatan dilaksanakan di Aula Gedung 5 FEB UNS dan terbuka untuk umum, dengan peserta utama mahasiswa reguler Program Studi S1 Akuntansi FEB UNS, khususnya mahasiswa yang sedang mempersiapkan tugas akhir atau skripsi.

Melalui seminar bertajuk “Research Areas in Accounting: How to Find a Gap Worth a Thesis with an Eye on Asian Emerging Markets, and Indonesia in Particular,” Prof. Effiezal memberikan panduan praktis mengenai strategi menemukan topik penelitian yang memiliki kebaruan (novelty) dan kontribusi akademik. Peserta diajak memahami pentingnya memulai dari literatur bereputasi, mengidentifikasi research gap secara sistematis, serta mengembangkan ide penelitian yang sesuai dengan konteks Indonesia dan negara berkembang di Asia.

Dalam paparannya, Prof. Effiezal memperkenalkan berbagai bidang riset akuntansi yang sedang berkembang, seperti tata kelola perusahaan (corporate governance), political connections, tax avoidance, ESG (Environmental, Social, and Governance), kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam akuntansi dan audit, hingga social network analysis sebagai pendekatan penelitian yang semakin banyak digunakan.

Ia juga menekankan bahwa kontribusi penelitian tidak hanya berasal dari topik baru, tetapi juga dari cara peneliti membangun novelty melalui konteks, variabel, metode, maupun karakteristik sampel penelitian.

Selain membahas pemilihan topik, peserta memperoleh wawasan mengenai strategi menyusun kajian pustaka, memilih jurnal rujukan berkualitas, serta menghindari kesalahan umum dalam proses penelitian. Prof. Effiezal mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menemukan celah penelitian secara mandiri sebagai bekal untuk menghasilkan skripsi yang berkualitas dan berpotensi dikembangkan menjadi publikasi ilmiah.

Melalui kegiatan Visiting Top Professors ini, FEB UNS berupaya memperkuat budaya riset di kalangan mahasiswa serta memperluas wawasan mengenai perkembangan penelitian akuntansi internasional. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa S1 Akuntansi dalam menentukan topik skripsi yang relevan, inovatif, dan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu akuntansi maupun praktik bisnis di Indonesia.

Artikel Profesor Curtin University Bekali Mahasiswa S1 Akuntansi Menemukan Topik Skripsi yang Berkualitas pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Visiting Top Professors FEB UNS Hadirkan Guru Besar Curtin University untuk Mahasiswa RPL S1 Akuntansi https://feb.uns.ac.id/feb/visiting-top-professors-feb-uns-hadirkan-guru-besar-curtin-university-untuk-mahasiswa-rpl-s1-akuntansi/ Fri, 03 Jul 2026 15:39:54 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41754 Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menyelenggarakan kegiatan Visiting Top Professors dengan menghadirkan Prof. Effiezal Effendi Abdul Wahab dari Curtin University, Australia, pada […]

Artikel Visiting Top Professors FEB UNS Hadirkan Guru Besar Curtin University untuk Mahasiswa RPL S1 Akuntansi pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menyelenggarakan kegiatan Visiting Top Professors dengan menghadirkan Prof. Effiezal Effendi Abdul Wahab dari Curtin University, Australia, pada 29–30 Juni 2026.

Kegiatan hari pertama dilaksanakan pada Senin, 29 Juni 2026, pukul 09.00 WIB di Aula Gedung 5 FEB UNS dan diikuti oleh mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) BPKP Program Studi S1 Akuntansi FEB UNS.

Dalam sesi bertajuk “The Many Faces of Political Connection: What Two Decades of Evidence from Malaysia, Indonesia and Australia Tell Us About Accounting – and Where the Frontier Lies,” Prof. Effiezal memaparkan hasil penelitian selama lebih dari dua dekade mengenai berbagai bentuk koneksi politik dan pengaruhnya terhadap praktik akuntansi.

Materi yang disampaikan mencakup hubungan koneksi politik dengan kualitas audit, kualitas laba, akurasi prediksi analis, konservatisme akuntansi, penghindaran pajak, keterbacaan laporan keuangan, hingga kebijakan keuangan perusahaan di Malaysia, Indonesia, dan Australia.

Selain menyajikan temuan empiris, Prof. Effiezal juga mendorong mahasiswa untuk melihat koneksi politik sebagai topik penelitian yang masih memiliki banyak peluang pengembangan. Berbagai bentuk koneksi, seperti jaringan direktur, latar belakang militer, etnisitas, hingga donasi politik, dapat menjadi dasar pengembangan riset akuntansi dengan pendekatan dan metode yang inovatif.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa RPL S1 Akuntansi FEB UNS memperoleh wawasan mengenai perkembangan riset akuntansi internasional sekaligus inspirasi dalam mengembangkan penelitian yang relevan dengan isu tata kelola perusahaan, pelaporan keuangan, dan kebijakan publik. Kegiatan Visiting Top Professors ini juga menjadi bagian dari upaya FEB UNS dalam memperkuat atmosfer akademik dan memperluas jejaring internasional melalui kolaborasi dengan akademisi bereputasi dunia.

 

Artikel Visiting Top Professors FEB UNS Hadirkan Guru Besar Curtin University untuk Mahasiswa RPL S1 Akuntansi pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
International Visiting Lecture FEB UNS Bahas Ekonomi Transportasi Berkelanjutan https://feb.uns.ac.id/feb/international-visiting-lecture-feb-uns-bahas-ekonomi-transportasi-berkelanjutan/ Fri, 03 Jul 2026 15:32:14 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41751 Laboratorium Teknologi dan Informasi Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) adakan International Visiting Lecture bertajuk “Transport Economics”,  Jumat (3/7/2026) di Ruang Fiscal Corner Gedung Soeharno TS […]

Artikel International Visiting Lecture FEB UNS Bahas Ekonomi Transportasi Berkelanjutan pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Laboratorium Teknologi dan Informasi Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) adakan International Visiting Lecture bertajuk “Transport Economics”,  Jumat (3/7/2026) di Ruang Fiscal Corner Gedung Soeharno TS FEB UNS.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Nur Zaimah Ubaidillah dari Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS), Malaysia, dan diikuti oleh mahasiswa internasional FEB UNS sebagai peserta utama.

Kegiatan ini bertujuan memberikan perspektif global mengenai ekonomi transportasi sekaligus membahas berbagai isu kontemporer yang berkaitan dengan transportasi dan pembangunan ekonomi. Selain itu, kuliah tamu internasional ini juga dirancang untuk menciptakan iklim diskusi ilmiah serta mendorong interaksi yang bermakna di antara mahasiswa International Class FEB UNS.

Ketua Laboratorium Teknologi dan Informasi Terpadu FEB UNS, Mulyadi, S.E., M.Ec.Dev., Ph.D., MCE, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini diarahkan untuk membangun suasana diskusi akademik yang produktif sekaligus memperluas wawasan mahasiswa melalui pertukaran perspektif dengan akademisi dari perguruan tinggi luar negeri.

Dalam pemaparannya, Dr. Nur Zaimah membawakan materi “Transport Economics: Towards Sustainable Transport” yang mengulas konsep dasar ekonomi transportasi menuju sistem transportasi yang berkelanjutan.

Materi diawali dengan pembahasan mengenai faktor-faktor yang memengaruhi permintaan terhadap jasa transportasi, di antaranya tingkat pendapatan, harga barang dan jasa lain, perubahan tren masyarakat, ekspektasi terhadap harga di masa depan, serta karakteristik permintaan transportasi yang bersifat turunan (derived demand) dan sangat bergantung pada waktu (time specific demand).

Lebih lanjut, peserta diajak memahami berbagai tantangan yang dihadapi sektor transportasi, seperti kemacetan lalu lintas, krisis energi, dan pencemaran lingkungan sebagai isu yang memerlukan perhatian dalam pembangunan sistem transportasi berkelanjutan.

Pemateri juga memperlihatkan berbagai data mengenai kepemilikan kendaraan, penggunaan moda transportasi, hingga emisi karbon sebagai gambaran perkembangan sektor transportasi di kawasan ASEAN dan Malaysia.

Sebagai contoh implementasi inovasi transportasi berkelanjutan, Dr. Nur Zaimah memperkenalkan pengembangan Autonomous Rail Transit (ART) di Kuching, Sarawak, Malaysia.

Sistem transportasi ini dirancang sebagai moda angkutan tanpa rel dengan kendaraan berbahan bakar hidrogen yang memanfaatkan jalur virtual dan teknologi komunikasi, sehingga diharapkan mampu mendukung transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Pada sesi akhir, pemateri juga memaparkan hasil penelitian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi minat masyarakat menggunakan Autonomous Rail Transit.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa norma sosial, sikap, norma personal, kebijakan pemerintah, serta kebiasaan masyarakat menjadi faktor yang berpengaruh terhadap niat menggunakan moda transportasi tersebut, sehingga aspek perilaku masyarakat menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem transportasi berkelanjutan.

Melalui International Visiting Lecture ini, FEB UNS terus memperkuat internasionalisasi pembelajaran dengan menghadirkan akademisi dari perguruan tinggi mitra luar negeri.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan ekonomi transportasi, mendorong diskusi ilmiah lintas negara, serta meningkatkan pemahaman terhadap pentingnya sistem transportasi yang berkelanjutan dalam mendukung pembangunan ekonomi.

Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pembelajaran berbasis kolaborasi internasional, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui pembahasan transportasi yang aman, inklusif, dan berkelanjutan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kerja sama akademik antara FEB UNS dan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS).

Artikel International Visiting Lecture FEB UNS Bahas Ekonomi Transportasi Berkelanjutan pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
FEB UNS dan FEB Universitas Terbuka Tandatangani Implementation Agreement Pengembangan Kapasitas Dosen https://feb.uns.ac.id/feb/feb-uns-dan-feb-universitas-terbuka-tandatangani-implementation-agreement-pengembangan-kapasitas-dosen/ Fri, 03 Jul 2026 15:11:46 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41749 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) dan FEB Universitas Terbuka (UT) memperkuat kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) pada Jumat […]

Artikel FEB UNS dan FEB Universitas Terbuka Tandatangani Implementation Agreement Pengembangan Kapasitas Dosen pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) dan FEB Universitas Terbuka (UT) memperkuat kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) pada Jumat (3/7/2026) di Ruang Sidang Dekan FEB UNS.

Penandatanganan IA dilakukan oleh Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., dan Dekan FEB Universitas Terbuka, Dr. Meirani Harsasi, S.E., M.Si.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Universitas Terbuka Surakarta, staf ahli Rektor Universitas Terbuka, dosen FEB UNS, serta dosen dari Universitas Terbuka.

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah disepakati kedua institusi sebagai landasan pengembangan kolaborasi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu implementasi utama yang disepakati adalah penyelenggaraan kelas kerja sama Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) FEB UNS bagi dosen FEB Universitas Terbuka. Pada tahap awal, sebanyak delapan dosen Universitas Terbuka akan mengikuti studi doktor melalui skema kelas kerja sama yang diselenggarakan oleh FEB UNS.

Program tersebut mulai dilaksanakan pada semester gasal Tahun Akademik 2026/2027 dengan masa studi maksimal delapan semester. Pada dua semester pertama, peserta akan mengikuti perkuliahan teori melalui kelas reguler kerja sama yang diselenggarakan setiap dua minggu sekali pada akhir pekan dengan sistem pembelajaran luring maupun hybrid sesuai kesepakatan kedua institusi. Selanjutnya, mulai semester ketiga hingga kedelapan, peserta akan menjalani proses pembimbingan dan ujian sesuai ketentuan akademik yang berlaku di FEB UNS, dengan pelaksanaan yang dapat dilakukan secara daring.

Selain pengembangan kapasitas dosen melalui studi lanjut, kedua institusi juga menyepakati rencana kolaborasi penelitian antara dosen FEB UNS dan FEB Universitas Terbuka sebagai bagian dari penguatan budaya akademik dan peningkatan kualitas publikasi ilmiah.

Dalam dokumen IA juga disepakati bahwa pelaksanaan program kerja sama akan memberikan manfaat bagi kedua institusi. Untuk mendukung implementasinya, FEB UNS dan Universitas Terbuka dapat menyusun Implementation Arrangement sebagai pengaturan teknis sesuai kebutuhan dan kesepakatan bersama.

Melalui penandatanganan IA ini, FEB UNS dan FEB Universitas Terbuka menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pendidikan tinggi melalui penguatan kompetensi dosen, pengembangan pendidikan doktor, serta kolaborasi riset yang berkelanjutan.

Kerja sama ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kualifikasi akademik tenaga pendidik, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antarinstitusi pendidikan tinggi.

Artikel FEB UNS dan FEB Universitas Terbuka Tandatangani Implementation Agreement Pengembangan Kapasitas Dosen pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Magister Akuntansi FEB UNS Selenggarakan Kuliah Umum Penegakan Hukum Perpajakan dan Sosialisasi Program RPL https://feb.uns.ac.id/feb/magister-akuntansi-feb-uns-selenggarakan-kuliah-umum-penegakan-hukum-perpajakan-dan-sosialisasi-program-rpl/ Fri, 03 Jul 2026 14:29:01 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41746 Program Studi Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Penegakan Hukum Tindak Pidana di Bidang Perpajakan” yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Program Rekognisi […]

Artikel Magister Akuntansi FEB UNS Selenggarakan Kuliah Umum Penegakan Hukum Perpajakan dan Sosialisasi Program RPL pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Program Studi Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Penegakan Hukum Tindak Pidana di Bidang Perpajakan” yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Magister Akuntansi, Jumat (3/7/2026) di UNS Inn.

Kegiatan yang menghadirkan Direktur Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Pajak, Dr. Samingun, Ak., M.Ak., sebagai narasumber menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, regulator, praktisi, dan dunia usaha untuk memperkuat pemahaman mengenai penegakan hukum perpajakan sekaligus memperkenalkan Program RPL sebagai salah satu program di Magister Akuntansi FEB UNS.

Kuliah umum dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah II beserta jajaran, Kepala KPP Madya Surakarta, Kepala KPP Pratama Surakarta, Sukoharjo, Boyolali, dan Klaten, perwakilan perusahaan, rumah sakit, konsultan pajak, kantor akuntan publik, dosen, serta mahasiswa program magister dan doktor.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FEB UNS, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Pajak yang terus menjalin kerja sama dengan FEB UNS.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan kualitas pendidikan dan tata kelola fakultas.

“UNS dan Ditjen Pajak punya kolaborasi yang sudah cukup rutin dan intens. Alhamdulillah, Bapak Direktur Jenderal Pajak, Bapak Bimo Wijayanto, juga bersedia menjadi bagian dari Dewan Penasihat FEB Bisnis UNS. Harapannya, kami tidak hanya mendapatkan insight untuk pengembangan fakultas, tetapi juga akses dan kolaborasi yang lebih luas,” ujar Prof. Tri.

Ia menambahkan bahwa tema penegakan hukum perpajakan sangat relevan dengan pembangunan nasional. Menurutnya, pajak tidak hanya berfungsi sebagai sumber penerimaan negara, tetapi juga sebagai instrumen pemerataan pembangunan dan penyediaan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Diskusi kita hari ini sangat penting karena salah satu fungsi pajak adalah revenue generation sekaligus resource allocation. Dana pajak harus mampu kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang lebih baik,” ungkapnya.

Prof. Tri juga berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan Direktorat Jenderal Pajak dapat melahirkan berbagai kajian ilmiah dan pembelajaran yang mendukung penguatan sistem perpajakan nasional.

Sebelum kuliah umum dimulai, Ketua Program Studi Magister Akuntansi FEB UNS, Lulus Kurniasih, S.E., M.S.Ak., Ph.D., memperkenalkan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) kepada seluruh peserta.

Menurutnya, program tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan kepada para profesional melanjutkan pendidikan magister dengan mengakui pengalaman kerja sebagai bagian dari capaian pembelajaran.

“Pengalaman kerja diakui sebagai pengurang SKS mata kuliah. Maksimal dapat direkognisi hingga 18 SKS atau enam mata kuliah, sehingga peserta hanya mengambil mata kuliah yang belum direkognisi,” jelas Lulus.

Ia menjelaskan bahwa Program RPL dirancang agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi dalam waktu yang lebih efisien dengan sistem perkuliahan yang fleksibel melalui skema hybrid serta kelas malam, tanpa mengurangi mutu akademik.

Selain memperkenalkan Program RPL, Lulus juga memaparkan berbagai keunggulan Magister Akuntansi FEB UNS, mulai dari kualitas dosen yang seluruhnya bergelar doktor dengan tujuh profesor, jejaring kerja sama internasional, program guest lecture, hingga berbagai pilihan jalur pendidikan seperti program reguler, fast track, dan Program Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU).

Pada sesi kuliah umum, Dr. Samingun membahas pentingnya penegakan hukum tindak pidana perpajakan dalam membangun kepatuhan sukarela wajib pajak.

Ia menjelaskan bahwa pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara sehingga peningkatan kepatuhan masyarakat menjadi faktor utama dalam mendukung pembangunan nasional.
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa strategi peningkatan kepatuhan dilakukan melalui pendekatan yang berimbang, mulai dari edukasi, pelayanan, pengawasan, pemeriksaan, hingga penegakan hukum.

Penegakan hukum pidana ditempatkan sebagai ultimum remedium, yaitu langkah terakhir setelah upaya administratif dilakukan, dengan tujuan memulihkan kerugian pada pendapatan negara sekaligus menciptakan efek jera agar kepatuhan wajib pajak semakin meningkat.

Kegiatan ini mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran dan peningkatan kompetensi profesional, SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan tata kelola dan penegakan hukum perpajakan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan profesi.

Artikel Magister Akuntansi FEB UNS Selenggarakan Kuliah Umum Penegakan Hukum Perpajakan dan Sosialisasi Program RPL pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
FEB UNS Gelar Visiting Scholar Series Bersama Firman Witoelar, Bahas Metode Penelitian hingga Strategi Publikasi Internasional https://feb.uns.ac.id/feb/feb-uns-gelar-visiting-scholar-series-bersama-firman-witoelar-bahas-metode-penelitian-hingga-strategi-publikasi-internasional/ Thu, 02 Jul 2026 06:52:26 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41726 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan rangkaian Visiting Scholar Series pada 23–26 Juni 2026 dengan menghadirkan Firman Witoelar Kartaadipoetra, Ph.D., Associate Professor di Australian National University […]

Artikel FEB UNS Gelar Visiting Scholar Series Bersama Firman Witoelar, Bahas Metode Penelitian hingga Strategi Publikasi Internasional pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan rangkaian Visiting Scholar Series pada 23–26 Juni 2026 dengan menghadirkan Firman Witoelar Kartaadipoetra, Ph.D., Associate Professor di Australian National University (ANU) sekaligus Lead Editor Bulletin of Indonesian Economic Studies (BIES).

Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Project Based Learning (PBL) FEB UNS ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa FEB UNS.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FEB UNS, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa Firman Witoelar bukan sosok yang asing bagi UNS. Sekitar sepuluh tahun lalu, ia pernah berkunjung ke UNS dalam sebuah proyek kolaboratif dan kini kembali hadir selama sepekan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman akademik.

“Mulai tahun ini, kita menginisiasi adanya Visiting Professor dan Visiting Scholar. Kita tidak mau jadi katak dalam tempurung, belajar hanya dari lingkungan kita. Kami yakin masih banyak ilmu di luar sana dari teman-teman yang berbaik hati mau berbagi ke sini,” ujar Prof. Tri.

Rangkaian kegiatan diawali pada Selasa (23/6) melalui Econometrics Workshop I: Contemporary Empirical Methods & Frontiers in Economics Publishing. Workshop ini menghadirkan materi mengenai Propensity Score Matching (PSM), Synthetic Control, Difference-in-Difference (DiD), Regression Discontinuity Design (RDD), dan Randomized Controlled Trial (RCT).

Kegiatan tersebut diikuti oleh dosen FEB UNS dan mahasiswa Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) FEB UNS.

Pada Rabu (24/6), FEB UNS menyelenggarakan International Research Seminar bertajuk “Nature Heals: Interdisciplinary Insights on Environment, Mental Health, and Cognitive Functions”.

Seminar yang diikuti dosen Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS ini membahas keterkaitan antara lingkungan, kesehatan mental, dan fungsi kognitif melalui pendekatan interdisipliner.

Kegiatan berlanjut pada Kamis (25/6) melalui Econometrics Workshop: Navigating Imperfect Data and Dynamic Population in Empirical Research. Workshop yang diikuti dosen Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan FEB UNS ini membahas berbagai tantangan dalam penelitian empiris, termasuk keterbatasan data dan dinamika populasi dalam proses analisis dan evaluasi kebijakan.

Rangkaian Visiting Scholar Series ditutup pada Jumat (26/6) melalui Advanced Publication Workshop yang diikuti oleh dosen muda FEB UNS serta mahasiswa program magister dan doktor di lingkungan FEB UNS.

Kegiatan ini menghadirkan dua sesi, yaitu Strategic Research Framing: Aligning Domestic Issues for Top Tier Journal dan Strategic Writing and Publishing for BIES (Bulletin of Indonesian Economic Studies).

Di hari ke empat Visiting Scholar, Prof. Tri menyampaikan bahwa tema workshop dipilih secara khusus karena kemampuan menulis dan publikasi ilmiah masih menjadi tantangan bagi banyak akademisi, termasuk mahasiswa doktor dan dosen.

“Sering kali sebuah penelitian sebenarnya memiliki keunikan dan potensi untuk dipublikasikan, tetapi ketika disubmit dalam bentuk tulisan yang belum memenuhi standar akademik, artikel tersebut bisa langsung ditolak oleh editor jurnal,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tidak sedikit peneliti yang masih menghadapi tantangan dalam menentukan kontribusi penelitian, melakukan reframing terhadap pertanyaan penelitian, hingga menyusun artikel agar dapat diterima oleh jurnal bereputasi internasional.

Prof. Tri juga menyoroti perkembangan penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam penulisan akademik yang kini menjadi perhatian pengelola jurnal internasional. Menurutnya, penting bagi akademisi untuk memahami batasan dan pemanfaatan AI dalam proses penulisan artikel ilmiah.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kemampuan peneliti dalam mengangkat isu-isu lokal Indonesia agar memiliki kontribusi yang lebih luas terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

“Kadang-kadang kita menulis tentang Indonesia, bahkan sangat spesifik pada suatu daerah. Tantangannya adalah bagaimana menuliskannya sehingga editor dan reviewer melihat bahwa penelitian tersebut memiliki kontribusi terhadap pengembangan pengetahuan,” ungkapnya.

Melalui rangkaian Visiting Scholar Series ini, FEB UNS menghadirkan ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman bersama akademisi internasional sekaligus membuka kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk berdiskusi mengenai metode penelitian, pengembangan riset, dan strategi publikasi pada jurnal bereputasi internasional.

Aktifitas ini sesuai dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan juga SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Artikel FEB UNS Gelar Visiting Scholar Series Bersama Firman Witoelar, Bahas Metode Penelitian hingga Strategi Publikasi Internasional pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>