lab_pbl Arsip - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret https://feb.uns.ac.id/feb/category/lab_pbl/ Knowledge for Prosperity Tue, 17 Mar 2026 00:09:53 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://feb.uns.ac.id/feb/wp-content/uploads/2025/09/cropped-logo-feb-uns-baru-3-32x32.png lab_pbl Arsip - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret https://feb.uns.ac.id/feb/category/lab_pbl/ 32 32 FEB UNS Sosialisasikan Pelatihan dan Sertifikasi Laboratorium 2026 bagi Mahasiswa Angkatan 2022–2024 https://feb.uns.ac.id/feb/feb-uns-sosialisasikan-pelatihan-dan-sertifikasi-laboratorium-2026-bagi-mahasiswa-angkatan-2022-2024/ Thu, 12 Mar 2026 06:47:08 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=40700 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menyelenggarakan Sosialisasi Pelatihan dan Sertifikasi Laboratorium FEB UNS Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting,  Senin (9/3/2026). Kegiatan ini ditujukan bagi […]

Artikel FEB UNS Sosialisasikan Pelatihan dan Sertifikasi Laboratorium 2026 bagi Mahasiswa Angkatan 2022–2024 pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) menyelenggarakan Sosialisasi Pelatihan dan Sertifikasi Laboratorium FEB UNS Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting,  Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini ditujukan bagi mahasiswa FEB UNS, khususnya angkatan 2022, 2023, dan 2024, sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi mahasiswa melalui program pelatihan berbasis laboratorium.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FEB UNS, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D. menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini penting untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai program pelatihan laboratorium yang dirancang untuk menunjang kesiapan mereka memasuki dunia kerja.

Ia menjelaskan bahwa mahasiswa FEB UNS perlu memiliki tiga komponen keterampilan utama, yaitu academic skills, generic skills, dan technical skills.

Menurutnya, keterampilan teknis atau technical skills menjadi salah satu aspek penting karena berkaitan langsung dengan kemampuan spesifik dalam menjalankan pekerjaan di bidang tertentu, seperti ekspor-impor, logistik, pasar modal, maupun kewirausahaan.

“Sosialisasi ini bertujuan agar mahasiswa memahami bahwa selain menyelesaikan berbagai mata kuliah, mereka juga perlu mengikuti kegiatan pelatihan yang setara dengan 5 SKS sebagai bagian dari penguatan kompetensi sebelum lulus,” jelasnya.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing kepala laboratorium mengenai rencana pelatihan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026.

Laboratorium yang ada di FEB di antaranya Laboratorium Financial Technology, Laboratorium Ekspor-Impor, Laboratorum Logistik dan Pasar Modal, Laboratorum Simulasi Kewirausahaan, Laboratorium Perpajakan, Laboratorium Project Based Learning, dan Laboratorium Bina Desa, Laboratorium Teknologi Informasi Terpadu.

Di sesi selanjutnya, kepala laboratorium menjelaskan jenis pelatihan, materi yang akan diberikan, serta manfaat yang dapat diperoleh mahasiswa melalui program tersebut.

Selain pelatihan, mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan kompetensi yang diperoleh melalui sertifikasi profesi yang difasilitasi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Sebelas Maret (LSP UNS). Sertifikasi ini memberikan pengakuan formal atas kompetensi yang dimiliki mahasiswa sehingga dapat menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, FEB UNS berharap mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai program pelatihan dan sertifikasi yang tersedia untuk meningkatkan keterampilan praktis, memperkuat kesiapan menghadapi dunia profesional, serta mendukung pengembangan kompetensi sejak di bangku kuliah.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kualitas pembelajaran berbasis keterampilan, serta SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan mempersiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.

Artikel FEB UNS Sosialisasikan Pelatihan dan Sertifikasi Laboratorium 2026 bagi Mahasiswa Angkatan 2022–2024 pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Dukung Pembelajaran Berstandar Global, Laboratorium Project Based Learning FEB UNS Susun Modul English for Economic and Business https://feb.uns.ac.id/feb/dukung-pembelajaran-berstandar-global-laboratorium-project-based-learning-feb-uns-susun-modul-english-for-economic-and-business/ Wed, 08 Oct 2025 04:06:04 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=38362 Laboratorium Project Based Learning (PBL) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) kembali melaksanakan Koordinasi Penyusunan Modul English for Economic and Business, Jumat 26 September 2025. Kegiatan ini […]

Artikel Dukung Pembelajaran Berstandar Global, Laboratorium Project Based Learning FEB UNS Susun Modul English for Economic and Business pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Laboratorium Project Based Learning (PBL) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) kembali melaksanakan Koordinasi Penyusunan Modul English for Economic and Business, Jumat 26 September 2025.

Kegiatan ini merupakan  tindak lanjut dari kegiatan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Materi Ajar Bahasa Inggris Bidang Ekonomi dan Bisnis yang diselenggarakan pada 19 September 2025 lalu.

Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Sidang 2 Gedung Soeharno FEB UNS dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D. serta dosen perwakilan dari masing-masing program studi di FEB UNS.

Rapat ini merupakan langkah konkret dalam penyusunan modul English for Economic and Business, sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di setiap program studi.

Dalam arahannya, Prof. Tri Mulyaningsih menyampaikan bahwa penyusunan modul ini merupakan tindak lanjut penting dari workshop sebelumnya, dengan tujuan memperkuat implementasi hasil rancangan RPS agar lebih aplikatif dan sesuai dengan capaian pembelajaran lulusan (CPL).

Ia juga menegaskan bahwa kemampuan bahasa Inggris mahasiswa FEB UNS perlu terus ditingkatkan agar dapat memenuhi tuntutan dunia kerja dan kebutuhan akademik internasional.

Rapat penyusunan modul ini diikuti oleh tiga kelompok kerja yang telah dibentuk. Masing-masing kelompok beranggotakan perwakilan dosen lintas program studi dengan pembagian tugas penyusunan modul berdasarkan jenis teks dan tema ekonomi bisnis.

Dari hasil koordinasi, disepakati beberapa poin penting, antara lain setiap kelompok mencari dan menyusun teks dengan karakteristik berbeda sesuai jenis chapter (explanation, report, recount, dan sebagainya); Setiap chapter wajib menyertakan satu teks maksimal satu halaman dan satu audio podcast berdurasi maksimal lima menit; Seluruh materi dikembangkan menggunakan template modul yang telah disediakan oleh Laboratorium PBL. Dan batas waktu pengumpulan modul ditetapkan hingga 10 Oktober 2025, dengan seluruh dokumen dikompilasi melalui tautan resmi penyusunan RPS dan modul pembelajaran.

Kegiatan berlangsung secara aktif dan kolaboratif. Para dosen saling berbagi ide dan pengalaman dalam menentukan pendekatan pembelajaran Bahasa Inggris yang tepat bagi mahasiswa di bidang ekonomi dan bisnis.

Melalui diskusi ini, diharapkan FEB UNS memiliki modul Bahasa Inggris yang tidak hanya meningkatkan kemampuan linguistik mahasiswa, tetapi juga memperkuat kemampuan analitis dan komunikasi mereka dalam konteks profesional.

Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu pembelajaran, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing internasional.

Artikel Dukung Pembelajaran Berstandar Global, Laboratorium Project Based Learning FEB UNS Susun Modul English for Economic and Business pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Laboratorium Project Based Learning FEB UNS Gelar Workshop Penyusunan RPS dan Materi Ajar Bahasa Inggris Bidang Ekonomi dan Bisnis https://feb.uns.ac.id/feb/laboratorium-project-based-learning-feb-uns-gelar-workshop-penyusunan-rps-dan-materi-ajar-bahasa-inggris-bidang-ekonomi-dan-bisnis/ Fri, 19 Sep 2025 09:27:41 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=37863 Laboratorium Project Based Learning (PBL) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Materi Ajar Bahasa Inggris Bidang Ekonomi dan Bisnis, […]

Artikel Laboratorium Project Based Learning FEB UNS Gelar Workshop Penyusunan RPS dan Materi Ajar Bahasa Inggris Bidang Ekonomi dan Bisnis pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Laboratorium Project Based Learning (PBL) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Materi Ajar Bahasa Inggris Bidang Ekonomi dan Bisnis, Jumat, 19 September 2025 di Laboratorium PBL FEB UNS.

Kegiatan yang diikuti oleh dosen perwakilan program studi di FEB UNS menghadirkan Dr. B. Yuniar Diyanti, S.Pd., M.Hum., staf pengajar Departemen Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), sebagai narasumber utama.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen dalam menyusun RPS dan materi ajar Bahasa Inggris yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di bidang ekonomi dan bisnis. Diharapkan hasil dari workshop ini dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan di FEB UNS.

Dalam sambutannya, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D., Wakil Dekan Akademik dan Penelitian FEB UNS, menyampaikan bahwa pihak fakultas menyadari kemampuan bahasa Inggris para alumni masih perlu didorong lagi. Hal ini berdasarkan masukan dari pengguna lulusan dan berbagai stakeholder yang menilai kemampuan bahasa Inggris lulusan perlu diperkuat.

“Inilah salah satu motivasi utama diadakannya kegiatan ini,” ujarnya.

Prof. Tri juga menjelaskan bahwa selama ini pengajaran bahasa Inggris di fakultas hanya bergantung pada UPT P2B dengan sistem tes bagi mahasiswa baru. Nilai ujian kemudian dikonversi menjadi nilai A-E, dan mahasiswa yang nilainya di bawah 60 hanya diberi kesempatan mengikuti satu kali pelatihan. Akibatnya, banyak mahasiswa yang merasa cukup dengan nilai “C” dan kurang termotivasi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya.

Sesuai Peraturan Rektor, setiap program studi diwajibkan memiliki satu mata kuliah bahasa Inggris yang dirancang khusus sesuai kebutuhan program studi masing-masing.

Fakultas perlu merancang mata kuliah English for Economy and Business yang mencakup seluruh program studi di FEB.

“Lebih mudah jika kita punya modul pembelajaran bahasa Inggris yang sesuai kebutuhan prodi,” tambah Prof. Tri.

Sementara itu, Siti Khoiriyah, S.E., M.Si., Kepala Laboratorium PBL menekankan pentingnya penguatan materi ajar Bahasa Inggris dalam mendukung capaian pembelajaran lulusan (CPL).

“Bahasa Inggris sangat penting dalam mendukung kompetensi mahasiswa kita. Karena itu, RPS dan materi ajar perlu disusun sedemikian rupa agar sesuai dengan kebutuhan prodi dan CPL yang telah diformulasikan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Lab PBL FEB UNS yang aktif mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sebelumnya, Lab PBL telah menyelenggarakan workshop penyusunan modul pembelajaran berbasis kasus dan proyek, dan pada triwulan keempat tahun ini, akan melanjutkan dengan program pendampingan penyusunan modul berbasis kasus dan proyek tersebut.

Sebagai salah satu dari tujuh laboratorium yang ada di FEB UNS, Lab PBL memiliki fokus untuk mengembangkan inovasi pembelajaran yang kolaboratif dan aplikatif.

Workshop yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut berjalan dengan sangat dinamis. Para peserta aktif berpartisipasi dalam diskusi, tanya jawab, serta sesi praktik penyusunan RPS dan materi ajar.

Antusiasme dan keterlibatan peserta selama kegiatan menunjukkan komitmen yang tinggi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di lingkungan fakultas.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dengan memperkuat kapasitas tenaga pengajar dalam menyediakan materi ajar yang relevan dan berkualitas internasional. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui peningkatan kualitas lulusan di bidang ekonomi dan bisnis yang siap bersaing di pasar global.

Artikel Laboratorium Project Based Learning FEB UNS Gelar Workshop Penyusunan RPS dan Materi Ajar Bahasa Inggris Bidang Ekonomi dan Bisnis pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
FEB UNS Fasilitasi Pengembangan Keterampilan Mahasiswa dengan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi https://feb.uns.ac.id/feb/feb-uns-fasilitasi-pengembangan-keterampilan-mahasiswa-dengan-pelatihan-dan-sertifikasi-kompetensi/ Thu, 18 Sep 2025 04:37:07 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=37825 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Sosialisasi Program Pelatihan dan Sertifikasi yang ditawarkan oleh masing-masing laboratorium di lingkungan FEB UNS. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui […]

Artikel FEB UNS Fasilitasi Pengembangan Keterampilan Mahasiswa dengan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Sosialisasi Program Pelatihan dan Sertifikasi yang ditawarkan oleh masing-masing laboratorium di lingkungan FEB UNS.

Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa Angkatan 2022, 2023, dan 2024, Rabu 17 September 2025.

Dalam paparan pembuka, Wakil Dekan Akademik dan Penelitian FEB UNS, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D. mengutip sejumlah hasil survei dan pemberitaan yang menyoroti tantangan besar di pasar tenaga kerja Indonesia. Pertumbuhan lapangan kerja di Indonesia masih didominasi oleh kuantitas tanpa diikuti peningkatan kualitas, sehingga banyak pencari kerja mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan karena kesenjangan keterampilan dengan kebutuhan industri.

Survei Bank Indonesia menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja nasional melemah, dengan sekitar 44 juta pemuda yang mengalami kesulitan masuk ke dunia kerja akibat ketidaksesuaian keterampilan dengan tuntutan pasar. Fenomena ini menggarisbawahi perlunya peningkatan kompetensi yang relevan dan berdaya saing.

“Kami berupaya keras untuk memberikan beragam kegiatan pelatihan di luar proses belajar mengajar yang dapat memperkuat keterampilan mahasiswa. Hal ini sangat penting mengingat tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Sertifikasi pelatihan juga sebagai syarat untuk mengikuti ujian skripsi, mahasiswa wajib mengikuti salah satu atau salah dua atau bahkan mengikut semua, tergantung pada ketertarikan teman-teman bidang apa yang Teman-Teman mahasiswa tertarik untuk mengeksplor lebih lanjut” ujar Prof. Tri.

Prof. Tri menyampaikan harapannya agar sosialisasi ini dapat memberikan informasi yang lengkap kepada mahasiswa, sehingga partisipasi mereka dalam berbagai kegiatan pelatihan dan sertifikasi semakin meningkat dan berkualitas.

Lebih lanjut, Prof. Tri menyampaikan, saat ini, terdapat sembilan laboratorium aktif di FEB UNS yang menawarkan berbagai pelatihan dan sertifikasi kompetensi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), antara lain: Laboratorium Ekspor Impor (Ketua: Arif Rahman Hakim, SE., M.Ec.Dev., Ph.D); Laboratorium Perpajakan (Ketua: Dr. Arum Kusumaningdyah Adiati, SE., MM); Laboratorium Simulasi Kewirausahaan (Ketua: Miftachul Ma’Arif, SEI., MM., LSS,Cp.); Laboratorium Financial Technology (Fintech) (Ketua: Wahyu Trinarningsih, SE., MM., MA); Laboratorium Logistik dan Pasar Modal atau Investasi (Ketua: Arif Lukman Santoso, SE., MM., M.Pro., Ak); Laboratorium Project Based Learning (Ketua: Siti Khoiriyah, SE., M.Si); Laboratorium Teknologi Informasi (Ketua: Mulyadi, SE., M.Ec.Dev); Laboratorium Bina Desa (Ketua: Yogi Pasca Pratama, SE., ME., Ph.D) serta Laboratorium Fiscal Corner (Ketua: Dr. Mulyanto, M.E).

Setiap laboratorium menyediakan pelatihan dan sertifikasi yang menjadi salah satu syarat wajib bagi mahasiswa dalam mengikuti ujian tugas akhir atau skripsi. Sertifikasi kompetensi ini berlaku selama tiga tahun dan diakui secara nasional oleh BNSP, sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing mahasiswa di pasar kerja.

“Kami berharap pelatihan dan sertifikasi ini bukan hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan mahasiswa dalam mencari dan mendapatkan pekerjaan yang berkualitas,” tutup Prof. Tri.

Mahasiswa dapat mengakses informasi lebih lengkap mengenai jadwal, jenis pelatihan, serta prosedur pendaftaran melalui website resmi FEB UNS.

Sementara itu, Wakil Dekan Kemahasiswaan dan Alumni FEB UNS, Tastaftiyan Risfandy, S.E., M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa mahasiswa semester 7 diwajibkan mengikuti Pre Job Training (PJT) sebagai bagian dari program pelatihan.

Dalam kesempatan tersebut, Ia juga menginformasikan adanya kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) terkait materi Green Jobs Skills for Impact.

Green Jobs bukan sekadar pekerjaan yang ramah lingkungan, tetapi juga pekerjaan yang memberikan dampak positif secara sosial, ekonomi, dan ekologis. Konsep ini mengintegrasikan ketenagakerjaan, kualitas lingkungan, dan keberlanjutan ekonomi dalam satu kerangka.

“Pelatihan Green Jobs sangat penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja, membuka akses peluang kerja baru, mengembangkan kompetensi lintas disiplin, membangun kredibilitas profesional, serta memberi kesempatan berwirausaha,” ungkapnya.

Sesi berikutnya adalah paparan dari para kepala laboratorium FEB UNS. Pada sesi ini, masing-masing kepala laboratorium menjelaskan secara detail berbagai macam pelatihan dan sertifikasi yang ditawarkan kepada mahasiswa berikut dengan jadwal pelaksanaannya, sehingga mereka dapat memilih program yang paling sesuai dengan minat dan kebutuhan pengembangan keterampilan mereka.

Program Pelatihan dan Sertifikasi Laboratorium FEB UNS ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 yaitu Quality Education yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dan peningkatan keterampilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, dengan penekanan pada pelatihan Green Jobs dan pemberdayaan desa, program ini turut mendukung SDGs nomor 8, Decent Work and Economic Growth, serta SDGs nomor 11, Sustainable Cities and Communities, melalui pengembangan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Artikel FEB UNS Fasilitasi Pengembangan Keterampilan Mahasiswa dengan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>