fakultas Arsip - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret https://feb.uns.ac.id/feb/category/fakultas/ Knowledge for Prosperity Wed, 10 Jun 2026 13:39:30 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://feb.uns.ac.id/feb/wp-content/uploads/2025/09/cropped-logo-feb-uns-baru-3-32x32.png fakultas Arsip - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret https://feb.uns.ac.id/feb/category/fakultas/ 32 32 Fiscal Corner FEB UNS Bahas Sinergi Fiskal Pusat-Daerah dan Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global https://feb.uns.ac.id/feb/fiscal-corner-feb-uns-bahas-sinergi-fiskal-pusat-daerah-dan-ketahanan-fiskal-di-tengah-dinamika-global/ Wed, 10 Jun 2026 13:39:30 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41344 Fiscal Corner Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS)  menyelenggarakan Fiscal Outlook Series bertajuk “Selat Hormuz Impact: Strategi Ketahanan Fiskal Daerah & Transformasi Pembiayaan Alternatif”, Selasa (9/6/2026) di […]

Artikel Fiscal Corner FEB UNS Bahas Sinergi Fiskal Pusat-Daerah dan Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fiscal Corner Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS)  menyelenggarakan Fiscal Outlook Series bertajuk “Selat Hormuz Impact: Strategi Ketahanan Fiskal Daerah & Transformasi Pembiayaan Alternatif”, Selasa (9/6/2026) di Classroom  UNS Tower.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber Dr. Subandono, S.E., M.Sc., Direktur Sistem Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia diikuti oleh mahasiswa program sarjana dan pascasarjana, alumni, serta sivitas akademika yang antusias mengikuti diskusi mengenai dampak dinamika geopolitik global terhadap perekonomian dan fiskal daerah.

Forum ini menjadi ruang dialog antara praktisi dan akademisi dalam memahami tantangan sekaligus peluang pengelolaan fiskal di tengah ketidakpastian global.

Dekan FEB UNS Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dr. Subandono yang berkenan berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada mahasiswa serta peserta yang hadir.

Menurut Prof. Bhimo, tema yang diangkat sangat relevan dengan berbagai isu yang dipelajari dalam ekonomi pembangunan dan kebijakan fiskal.

Ia menilai kehadiran praktisi dari Kementerian Keuangan memberikan perspektif yang lebih komprehensif mengenai bagaimana pemerintah mengelola kebijakan fiskal dalam menghadapi berbagai tantangan global.

“Menjadi suatu kehormatan bagi kami dapat menghadirkan Direktur Sistem Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan untuk berbagi wawasan kepada mahasiswa dan alumni. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempertemukan perspektif akademik dengan praktik kebijakan yang dijalankan pemerintah,” ujarnya.

Prof. Bhimo juga berharap Fiscal Outlook Series dapat terus berlanjut sebagai forum diskusi berkala yang menghadirkan isu-isu strategis di bidang fiskal dan pembangunan daerah.

Ia juga menegaskan bahwa Fiscal Corner merupakan bagian dari ekosistem laboratorium dan pusat pengembangan keilmuan di FEB UNS yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, serta kolaborasi dengan berbagai mitra.

Sementara itu, dalam paparannya, Dr. Subandono menjelaskan bahwa kondisi ekonomi global saat ini masih dipengaruhi berbagai ketidakpastian geopolitik, termasuk dinamika di kawasan Selat Hormuz yang memiliki implikasi terhadap stabilitas ekonomi dan fiskal berbagai negara.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga ketahanan fiskal serta memastikan pembangunan tetap berjalan secara berkelanjutan.

Penyebabnya mungkin terjadi di ujung sana, tetapi dampaknya bisa sampai ke sini. Karena itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus terus bersinergi dalam merespons berbagai tantangan yang muncul. .

Dalam pemaparannya, Dr. Subandono menjelaskan bahwa Indonesia memerlukan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan konsisten untuk keluar dari middle-income trap. Di tengah berbagai gejolak global, ekonomi Indonesia menunjukkan kinerja yang relatif baik dengan pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga serta inflasi yang terkendali.

Ia juga menyoroti pentingnya peran APBN dan APBD sebagai instrumen desentralisasi fiskal yang mampu mendukung pemerataan pembangunan dan pelayanan publik di berbagai daerah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa transfer ke daerah dirancang untuk mengurangi ketimpangan fiskal, meningkatkan kualitas layanan publik, serta mendukung pencapaian prioritas pembangunan nasional. Menurutnya, penguatan kapasitas fiskal daerah tidak hanya bergantung pada transfer dari pemerintah pusat, tetapi juga pada kemampuan daerah mengoptimalkan pendapatan asli daerah, meningkatkan kualitas belanja, serta memperkuat tata kelola keuangan daerah.

Selain itu, Dr. Subandono memperkenalkan berbagai alternatif pembiayaan pembangunan daerah, termasuk pemanfaatan pinjaman daerah, obligasi daerah, dan sukuk daerah untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang produktif. Ia menegaskan bahwa pembiayaan kreatif dapat menjadi solusi bagi daerah dalam meningkatkan kapasitas fiskal dan mempercepat pembangunan tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian fiskal.

Pada akhir paparannya, Dr. Subandono menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak melalui pendekatan penta helix yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, industri, komunitas, dan media. Dalam konteks tersebut, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung optimalisasi fiskal daerah, menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, serta memberikan rekomendasi kebijakan berbasis riset bagi pemerintah daerah.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa, alumni, dan peserta yang hadir.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai hubungan antara dinamika geopolitik global, kebijakan fiskal nasional, ketahanan fiskal daerah, serta berbagai inovasi pembiayaan yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FEB UNS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan ruang pembelajaran yang relevan dengan isu kebijakan publik, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan pemahaman mengenai strategi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam pengembangan kapasitas dan kebijakan pembangunan.

 

Artikel Fiscal Corner FEB UNS Bahas Sinergi Fiskal Pusat-Daerah dan Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Kuliah Praktisi Manajemen Operasi II FEB UNS Hadirkan Vice President Bank Mandiri Bahas Strategi Wholesale Banking https://feb.uns.ac.id/feb/kuliah-praktisi-manajemen-operasi-ii-feb-uns-hadirkan-vice-president-bank-mandiri-bahas-strategi-wholesale-banking/ Mon, 08 Jun 2026 09:08:01 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41337 Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Kuliah Praktisi Manajemen Operasi II dengan menghadirkan Vice President Bank Mandiri, Firman Sumabrata, pada Kamis (4/6/2026) di […]

Artikel Kuliah Praktisi Manajemen Operasi II FEB UNS Hadirkan Vice President Bank Mandiri Bahas Strategi Wholesale Banking pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Kuliah Praktisi Manajemen Operasi II dengan menghadirkan Vice President Bank Mandiri, Firman Sumabrata, pada Kamis (4/6/2026) di Aula Gedung 3 FEB UNS. Kegiatan ini mengangkat tema “Wholesale Banking Strategies to Streamline a Supply Chain System” dan diikuti oleh mahasiswa sebagai bagian dari upaya menghubungkan pembelajaran di kelas dengan praktik nyata di dunia industri.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FEB UNS, Prof. Tri Mulyaningsih, S.E., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Program Studi Manajemen, khususnya kelompok dosen Manajemen Operasi, yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kuliah praktisi menjadi sarana penting untuk memperkaya wawasan mahasiswa mengenai praktik-praktik yang berkembang di industri.

Prof. Tri menjelaskan bahwa salah satu tantangan pendidikan tinggi saat ini adalah menjaga relevansi program studi dengan kebutuhan dunia kerja. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memperoleh pemahaman yang tidak hanya bersumber dari teori di ruang kelas, tetapi juga dari pengalaman praktis para pelaku industri.

“Harapan kami, apa yang dipelajari di kampus dapat menjadi bekal ketika mahasiswa berkarier, baik sebagai profesional maupun wirausahawan. Melalui kesempatan ini, mahasiswa dapat belajar langsung dari praktisi yang memiliki pengalaman di industri perbankan,” ujarnya.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk aktif berdiskusi dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali wawasan sebanyak mungkin dari narasumber yang hadir.

Sementara itu, Area Head Bank Mandiri Solo, Edi Hargiyanto, yang juga merupakan alumni Fakultas Ekonomi, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk kembali berbagi pengalaman di lingkungan kampus. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan profesional.

Menurutnya, kegiatan kuliah praktisi dapat memberikan gambaran nyata mengenai penerapan ilmu yang dipelajari selama perkuliahan, termasuk dalam bidang manajemen operasi, rantai pasok, hingga pengelolaan bisnis dan keuangan.

Edi juga memperkenalkan berbagai peluang karier yang tersedia di Bank Mandiri. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan sumber daya manusia di dunia perbankan saat ini tidak terbatas pada lulusan ekonomi, tetapi juga berasal dari berbagai disiplin ilmu sesuai kebutuhan organisasi.

Selain itu, ia memperkenalkan program Wirausaha Muda Mandiri yang secara konsisten dikembangkan untuk mendukung tumbuhnya generasi entrepreneur muda. Menurutnya, ilmu manajemen tidak hanya bermanfaat bagi mereka yang ingin berkarier sebagai karyawan, tetapi juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang ingin membangun dan mengembangkan usaha secara mandiri.

Melalui pemaparan Firman Sumabrata sebagai praktisi perbankan, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai strategi wholesale banking dalam mendukung efisiensi rantai pasok, pengelolaan transaksi bisnis, serta peran sektor perbankan dalam mendukung pertumbuhan dunia usaha.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen FEB UNS dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan industri sekaligus memperkuat keterkaitan antara teori akademik dan praktik profesional di lapangan.

Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi dengan dunia industri, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kompetensi mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja dan mengembangkan kewirausahaan.

Artikel Kuliah Praktisi Manajemen Operasi II FEB UNS Hadirkan Vice President Bank Mandiri Bahas Strategi Wholesale Banking pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Rapat Tinjauan Manajemen FEB UNS, Momentum Perbaikan Berkelanjutan https://feb.uns.ac.id/feb/rapat-tinjauan-manajemen-feb-uns-momentum-perbaikan-berkelanjutan/ Mon, 08 Jun 2026 07:18:33 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41319 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Rabu (3/6/2026) di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB UNS. Kegiatan ini dihadiri pimpinan fakultas, […]

Artikel Rapat Tinjauan Manajemen FEB UNS, Momentum Perbaikan Berkelanjutan pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Rabu (3/6/2026) di Ruang Sidang 1 Gedung Soeharno TS FEB UNS.

Kegiatan ini dihadiri pimpinan fakultas, ketua program studi, Unit Penjaminan Mutu (UPM), Gugus Kendali Mutu (GKM), kepala laboratorium, serta unsur pendukung lainnya sebagai bagian dari upaya evaluasi dan peningkatan mutu berkelanjutan di lingkungan FEB UNS.

Ketua Unit Penjaminan Mutu FEB UNS, Dr. Evi Gantyowati, M.Si., Ak., CA., QIA, menyampaikan bahwa RTM menjadi forum untuk menindaklanjuti berbagai temuan hasil Audit Mutu Internal (AMI) serta berbagai masukan yang diperoleh selama proses evaluasi. Berbagai masukan yang muncul dalam rapat diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan bersama guna meningkatkan kualitas layanan akademik dan tata kelola fakultas.

Dalam pemaparannya, Wakil Ketua Bidang Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) FEB UNS, Dr. Mulyanto, M.E., menjelaskan bahwa RTM merupakan bagian dari siklus penjaminan mutu yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Hasil evaluasi dari AMI Level 1 dan AMI Level 2 dibahas bersama sebagai bahan introspeksi dan perbaikan untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan penunjang di FEB UNS.

“Hari ini kita bersama-sama mencermati temuan-temuan baik di AMI 1 maupun AMI 2. Temuan-temuan tersebut kita lihat bersama tanpa harus saling menyalahkan, tetapi menjadi gerak bersama bagaimana FEB semakin maju dari hari ke hari dan tahun ke tahun,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah temuan yang perlu mendapatkan perhatian, di antaranya capaian kemampuan bahasa asing mahasiswa, penguatan penelitian dan pengabdian internasional, tracer study alumni, masa studi mahasiswa, serta berbagai masukan mahasiswa terkait proses pembelajaran dan kegiatan magang. Selain itu, RTM juga menelaah tren temuan yang berulang dari tahun sebelumnya maupun temuan-temuan baru yang muncul pada tahun berjalan.

Dr. Evi Gantyowati menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap beberapa temuan yang masih berulang, termasuk penguatan pengabdian internasional, optimalisasi tracer study alumni, serta penyusunan mekanisme monitoring masa studi yang lebih sistematis melalui sistem peringatan dini guna mendukung penyelesaian studi mahasiswa secara tepat waktu.

Sementara itu, Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro, S.E., M.Si., Ph.D., dalam arahannya mengapresiasi kerja tim UPM dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses evaluasi mutu. Menurutnya, hasil RTM memberikan masukan yang sangat penting bagi fakultas dalam merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan.

Prof. Bhimo juga menyoroti pentingnya peningkatan aktivitas internasional, baik dalam bidang penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat, yang masih menjadi isu berulang dalam berbagai evaluasi mutu. Selain itu, koordinasi antarunit, penguatan basis data, serta optimalisasi berbagai program pendukung mahasiswa dan alumni perlu terus ditingkatkan untuk mendukung pencapaian target mutu fakultas.

Melalui Rapat Tinjauan Manajemen ini, FEB UNS menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan sebagai bagian dari budaya mutu institusi, sekaligus memastikan seluruh program dan layanan yang diberikan mampu mendukung pencapaian visi fakultas secara optimal.

Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan, serta SDG 16 (Institusi yang Tangguh dan Akuntabel) melalui penguatan tata kelola, sistem penjaminan mutu, dan budaya evaluasi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Artikel Rapat Tinjauan Manajemen FEB UNS, Momentum Perbaikan Berkelanjutan pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Perkuat Penjaminan Mutu dan Akreditasi Internasional, FEB UNS Gelar International Seminar AACSB Accreditation and Quality Assurance https://feb.uns.ac.id/feb/perkuat-penjaminan-mutu-dan-akreditasi-internasional-feb-uns-gelar-international-seminar-aacsb-accreditation-and-quality-assurance/ Tue, 02 Jun 2026 09:27:40 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41286 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS)( menyelenggarakan International Seminar bertajuk “AACSB Accreditation and Quality Assurance” pada Senin (25/5/2026) di UNS Inn. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid melalui […]

Artikel Perkuat Penjaminan Mutu dan Akreditasi Internasional, FEB UNS Gelar International Seminar AACSB Accreditation and Quality Assurance pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS)( menyelenggarakan International Seminar bertajuk “AACSB Accreditation and Quality Assurance” pada Senin (25/5/2026) di UNS Inn.

Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid melalui pertemuan luring dan Zoom Meeting, serta diikuti oleh jajaran pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, hingga berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan mutu pendidikan tinggi di lingkungan FEB UNS.

Seminar internasional ini menjadi salah satu langkah strategis FEB UNS dalam memperkuat sistem penjaminan mutu institusi sekaligus mendukung proses menuju akreditasi internasional AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business). AACSB sendiri merupakan salah satu lembaga akreditasi bisnis paling bergengsi di dunia yang menilai kualitas institusi pendidikan berdasarkan standar internasional dalam aspek tata kelola, pembelajaran, riset, dampak institusi, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Melalui kegiatan ini, FEB UNS berupaya membangun pemahaman yang lebih komprehensif terkait implementasi quality assurance yang efektif dan berkelanjutan, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Seminar juga menjadi ruang diskusi untuk berbagi pengalaman, strategi, dan praktik terbaik dalam menghadapi tantangan akreditasi internasional di era pendidikan tinggi yang semakin kompetitif dan global.

Wakil Dekan FEB UNS, Tastafiyan Risfandy dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya seminar internasional tersebut. Ia menekankan bahwa penguatan budaya mutu merupakan fondasi penting dalam pengembangan institusi pendidikan tinggi yang unggul dan adaptif terhadap perubahan global.

“Terima kasih atas kehadiran dan dukungan seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini. Seminar ini menjadi momentum penting bagi FEB UNS untuk terus belajar dan memperkuat kualitas institusi dalam menghadapi standar akreditasi internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa quality assurance tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan dokumen akreditasi, tetapi juga mencerminkan komitmen institusi dalam menciptakan sistem pendidikan yang berkualitas, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan berkelanjutan (continuous improvement).

“Kami berharap melalui kegiatan ini FEB UNS dapat memperoleh berbagai wawasan dan masukan strategis terkait implementasi AACSB Accreditation dan quality assurance guna mendukung peningkatan mutu akademik maupun nonakademik secara berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam seminar ini, peserta memperoleh berbagai perspektif mengenai pentingnya tata kelola institusi yang baik, penguatan kurikulum berbasis capaian pembelajaran, peningkatan kualitas riset dan publikasi ilmiah, pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, hingga pentingnya kolaborasi internasional dalam mendukung daya saing perguruan tinggi di tingkat global.

Selain menjadi wadah peningkatan kapasitas institusi, seminar internasional ini juga mempertegas komitmen FEB UNS dalam menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif, inklusif, dan berorientasi global. Upaya menuju akreditasi AACSB diharapkan mampu meningkatkan reputasi internasional fakultas sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan berbagai institusi pendidikan maupun industri di tingkat dunia.

Melalui pelaksanaan seminar ini, FEB UNS berharap dapat terus memperkuat budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi, mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan, serta menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi FEB UNS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang pendidikan berkualitas (Quality Education) dan poin 16 tentang institusi yang kuat, efektif, transparan, dan akuntabel (Peace, Justice and Strong Institutions).

Artikel Perkuat Penjaminan Mutu dan Akreditasi Internasional, FEB UNS Gelar International Seminar AACSB Accreditation and Quality Assurance pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
FEB UNS Dampingi Mahasiswa Hadapi Kendala Akademik dan Penyelesaian Studi https://feb.uns.ac.id/feb/feb-uns-dampingi-mahasiswa-hadapi-kendala-akademik-dan-penyelesaian-studi/ Tue, 26 May 2026 05:17:57 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41258 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) memberikan pendampingan kepada mahasiswa program sarjana angkatan 2019, 2020, dan 2021 yang memasuki masa akhir studi maupun mengalami kendala dalam penyelesaian […]

Artikel FEB UNS Dampingi Mahasiswa Hadapi Kendala Akademik dan Penyelesaian Studi pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) memberikan pendampingan kepada mahasiswa program sarjana angkatan 2019, 2020, dan 2021 yang memasuki masa akhir studi maupun mengalami kendala dalam penyelesaian studi, Selasa, 26 Mei 2026 secara daring.

Kegiatan diawali dengan arahan dari Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FEB UNS, Prof. Tri Mulyaningsih.

Dalam arahannya, Prof. Tri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian fakultas terhadap mahasiswa agar dapat menyelesaikan studi dengan baik.

“Dipanggil ini karena semua perhatian dan ingin yang terbaik agar teman-teman bisa menyelesaikan studinya,” ujarnya.

Prof. Tri menjelaskan bahwa mahasiswa yang diundang berasal dari angkatan 2019 yang telah memasuki tahun ketujuh studi, angkatan 2020 tahun keenam, dan angkatan 2021 tahun kelima.

Melalui kegiatan ini, fakultas ingin mendengar langsung berbagai kendala yang dihadapi mahasiswa sekaligus mencari solusi bersama.

Prof. Tri juga mengingatkan pentingnya memahami aturan akademik dan menjaga status aktif mahasiswa melalui registrasi setiap semester.

Dikatakan, FEB UNS telah menyediakan Buku Pedoman Akademik Tahun 2025 yang dapat diakses melalui website FEB UNS sesuai dengan masing-masing program studi.

“Kalau ada kendala pembayaran UKT, ada mekanisme pengajuan keringanan. Tapi registrasi tetap harus dilakukan supaya status mahasiswa tetap aktif,” jelasnya.

Selain itu, mahasiswa juga diberikan informasi terkait mekanisme cuti akademik, penyelesaian tugas akhir, magang, hingga prosedur pengunduran diri sebagai opsi terakhir apabila masa studi sudah sangat kritis.

Meski demikian, Prof. Tri tetap mendorong mahasiswa untuk terus berusaha menyelesaikan studinya, terutama bagi yang sudah berada pada tahap akhir skripsi.

“Kalau tinggal skripsi, tolong diperjuangkan untuk selesai karena tinggal satu langkah lagi,” pesannya.

Setelah sesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan breakout room bersama masing-masing Kepala Program Studi.

Dalam sesi tersebut, mahasiswa dapat berdiskusi lebih lanjut mengenai kendala akademik, progres studi, hingga langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mempercepat penyelesaian studi.

Melalui monitoring dan evaluasi ini, FEB UNS berharap mahasiswa dapat lebih terbantu dalam menyelesaikan studinya tepat waktu, sekaligus memperkuat komunikasi antara fakultas, program studi, dan mahasiswa.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FEB UNS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui pendampingan akademik dan penguatan layanan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan.

Artikel FEB UNS Dampingi Mahasiswa Hadapi Kendala Akademik dan Penyelesaian Studi pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Grand Launching Prodi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS https://feb.uns.ac.id/feb/grand-launching-prodi-s-1-ekonomi-dan-keuangan-islam-feb-uns/ Mon, 25 May 2026 01:19:25 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41115 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan Grand Launching Program Studi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam, Jumat (22/5/2026) di Aula Gedung Suhardi FEB UNS. Pemotongan tumpeng oleh […]

Artikel Grand Launching Prodi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan Grand Launching Program Studi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam, Jumat (22/5/2026) di Aula Gedung Suhardi FEB UNS.

Pemotongan tumpeng oleh Dekan FEB UNS menjadi simbol peresmian Program Studi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam yang disaksikan sivitas akademika, mitra lembaga, perwakilan sekolah, serta para pemangku kepentingan di bidang ekonomi syariah.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret, Prof. Bhimo Rizky Samudro, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam proses pendirian Program Studi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam.

Ia menegaskan bahwa lahirnya program studi tersebut merupakan hasil perjalanan panjang dan kolaborasi lintas generasi di lingkungan FEB UNS.

“Keberhasilan launching ini merupakan proses keberlanjutan dari inisiasi yang telah dirintis sejak lama oleh para dekan senior dan para penggagas program studi ini. Kami hanya melanjutkan serta merealisasikan harapan yang sudah dibangun oleh para pendahulu,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para dekan senior FEB UNS, tim task force pembentukan program studi, dosen, serta berbagai institusi yang turut mendukung proses legalitas hingga peresmian program studi tersebut. Dukungan juga datang dari mitra eksternal seperti Bank Indonesia, OJK, dan berbagai lembaga ekonomi syariah lainnya.

Menurutnya, berdirinya Program Studi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam menjadi wujud integrasi dan kolaborasi antara unsur internal kampus dan para pemangku kepentingan eksternal dalam mengembangkan pendidikan ekonomi syariah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap program studi ini dapat terus berkembang dan memenuhi ekspektasi masyarakat. Kehadiran program studi ini juga diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi baru bersama sekolah-sekolah dan para mitra untuk memperkuat literasi ekonomi dan keuangan Islam,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof. Irwan Trinugroho menyampaikan bahwa pendirian Program Studi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam merupakan hasil kerja panjang yang melibatkan banyak pihak sejak tahap awal perencanaan.

Ia mengenang proses pengembangan program studi yang telah dirintis oleh para dekan senior FEB UNS melalui penguatan sumber daya manusia, termasuk pengiriman dosen untuk studi lanjut di bidang ekonomi Islam.

“Kita bersyukur memiliki para penggagas yang sejak awal sudah memikirkan dan mempersiapkan program studi ini. Alhamdulillah sekarang dapat terealisasi dan resmi diluncurkan,” ujarnya.

Prof. Irwan juga menyampaikan bahwa Program Studi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam masih membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri hingga 2 Juni 2026 dengan daya tampung sebanyak 60 mahasiswa pada tahun pertama.

Ia menilai program studi tersebut memiliki potensi besar karena didukung sumber daya manusia berkualitas, fasilitas pembelajaran yang memadai, serta gedung khusus yang telah tersedia melalui dukungan hibah dana kemaslahatan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Ini menjadi salah satu program studi baru di UNS yang sebelum diresmikan sudah memiliki gedung sendiri dan fasilitas pendukung yang lengkap. Dukungan terhadap program studi ini sangat luar biasa,” jelasnya.

Selain peluncuran program studi, kegiatan juga diisi dengan talkshow bertajuk “Syariah Future Talks: Literasi, Inovasi, dan Digitalisasi” yang menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan profesional dan praktisi ekonomi Islam, antara lain Wawan Sugiyarto, Ph.D. (Analis DJPPR Kemenkeu RI), Krishna Adityangga (CEO & Founder Oorth), serta Tastaffiyan Risfandy, Ph.D. (Peneliti Perbankan Syariah FEB UNS), dengan moderator Dila Maghrifani, Ph.D.

Melalui peresmian ini, FEB UNS berharap Program Studi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam dapat menjadi wadah pengembangan ilmu ekonomi syariah yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus berkontribusi dalam mencetak lulusan unggul di bidang ekonomi dan keuangan Islam.

Kegiatan Grand Launching Program Studi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan akses pendidikan tinggi di bidang ekonomi syariah.

Artikel Grand Launching Prodi S-1 Ekonomi dan Keuangan Islam FEB UNS pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Alumni FEB UNS, Widhi Widayat Terima Penghargaan Alumni Berprestasi UNS https://feb.uns.ac.id/feb/alumni-feb-uns-widhi-widayat-terima-penghargaan-alumni-berprestasi-uns/ Mon, 25 May 2026 01:04:17 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41112 Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), Widhi Widayat terpilih sebagai salah satu dari 18 Alumni Berprestasi UNS Tahun 2026 dalam rangka Dies Natalis ke-50 UNS. Penghargaan […]

Artikel Alumni FEB UNS, Widhi Widayat Terima Penghargaan Alumni Berprestasi UNS pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS), Widhi Widayat terpilih sebagai salah satu dari 18 Alumni Berprestasi UNS Tahun 2026 dalam rangka Dies Natalis ke-50 UNS.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Rektor UNS, Prof. Hartono, di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Jumat (8/5/2026) malam bersamaan dengan dilaksanakannya Launching Dana Abadi Sebelas Maret.

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dan kiprahnya dalam bidang profesional, pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan bangsa.

Saat ini, Widhi Widayat menjabat sebagai Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V dan dinilai berhasil menunjukkan dedikasi, integritas, serta profesionalisme dalam mendukung tata kelola keuangan negara.

Dalam sambutannya, Prof. Hartono, Rektor UNS menegaskan pentingnya peran alumni sebagai mitra strategis universitas dalam mendukung pengembangan institusi sekaligus memberikan dampak luas bagi masyarakat.

“Capaian UNS dan peran strategisnya saat ini sangat ditentukan oleh kontribusi alumni yang terus aktif membantu pengembangan universitas dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” terang Prof. Hartono.

Momentum Dies Natalis ke-50 ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi seluruh sivitas akademika dan keluarga besar UNS untuk memperkuat sinergi serta mengakselerasi kinerja institusi menuju cita-cita besar yang telah dicanangkan.

Sementara itu, Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro  menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih alumni FEB UNS tersebut.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi FEB UNS sekaligus menunjukkan bahwa alumni FEB mampu berkontribusi nyata di tingkat nasional melalui profesionalisme dan pengabdian di bidang masing-masing,” ujarnya.

Penghargaan Alumni Berprestasi UNS menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-50 UNS sekaligus bentuk apresiasi kepada alumni yang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui capaian tersebut, FEB UNS berharap para alumni dapat terus menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan sivitas akademika untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi terbaik di berbagai bidang.

Artikel Alumni FEB UNS, Widhi Widayat Terima Penghargaan Alumni Berprestasi UNS pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
FEB UNS Kenalkan Program Studi dan Jalur Masuk Perguruan Tinggi kepada Siswa SMA Negeri 1 Surakarta https://feb.uns.ac.id/feb/feb-uns-kenalkan-program-studi-dan-jalur-masuk-perguruan-tinggi-kepada-siswa-sma-negeri-1-surakarta/ Fri, 22 May 2026 10:17:30 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41105 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan siswa SMA Negeri 1 Surakarta, 13 Mei 2026 di Aula Gedung Suhardi FEB UNS. Kegiatan ini menjadi sarana pengenalan […]

Artikel FEB UNS Kenalkan Program Studi dan Jalur Masuk Perguruan Tinggi kepada Siswa SMA Negeri 1 Surakarta pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan siswa SMA Negeri 1 Surakarta, 13 Mei 2026 di Aula Gedung Suhardi FEB UNS.

Kegiatan ini menjadi sarana pengenalan dunia perguruan tinggi sekaligus memberikan wawasan kepada siswa mengenai pilihan program studi, sistem perkuliahan, hingga jalur masuk perguruan tinggi.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FEB UNS, Prof. Tri Mulyaningsih dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif pihak sekolah yang mengajak siswa kelas XI untuk mengenal dunia kampus lebih awal.

Menurutnya, pengenalan perguruan tinggi sejak dini penting agar siswa dapat lebih matang dalam menentukan pilihan studi lanjutan.

Prof. Tri Mulyaningsih menyampaikan bahwa memilih perguruan tinggi bukan perkara mudah, baik bagi siswa maupun orang tua. Oleh karena itu, kunjungan seperti ini diharapkan dapat membantu siswa memahami suasana perkuliahan sekaligus mengenal kualitas akademik yang dimiliki UNS dan FEB UNS.

Ia menjelaskan bahwa UNS saat ini telah menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Khusus di FEB UNS, sejumlah program studi juga telah memiliki reputasi internasional dengan peringkat yang kompetitif di tingkat dunia, seperti Akuntansi, Manajemen, dan Ilmu Ekonomi.

“Jadi tidak hanya dekat secara geografis bagi masyarakat Solo Raya, tetapi UNS juga memiliki daya saing akademik yang sangat baik,” ujarnya di hadapan para siswa dan guru pendamping.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Tri Mulyaningsih juga memberikan gambaran mengenai kehidupan perkuliahan yang berbeda dengan masa sekolah menengah.

Menurutnya, mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri, proaktif, dan mampu mengelola kebebasan akademik secara bertanggung jawab.

Ia menegaskan bahwa FEB UNS memiliki sistem pendampingan akademik melalui dosen pembimbing akademik dan ketua program studi yang siap membantu mahasiswa selama proses perkuliahan. Hal ini dilakukan agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan berkembang secara optimal, baik dari sisi akademik maupun non-akademik.

Pada sesi pengenalan program studi, siswa diperkenalkan dengan lima program studi sarjana yang dimiliki FEB UNS, yakni Akuntansi, Manajemen, Ilmu Ekonomi, Bisnis Digital, serta program studi terbaru Ekonomi dan Keuangan Islam yang mulai dibuka pada jalur mandiri tahun 2026.

Sementara itu, Guru Pendamping SMA Negeri 1 Surakarta, Dhany Setiawan Prasetyo, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan inisiatif siswa yang ingin mengenal dunia kampus lebih dekat sekaligus menjembatani teman-temannya untuk memperoleh gambaran mengenai kehidupan perguruan tinggi.

Ia juga mengungkapkan bahwa setiap tahun selalu ada lulusan SMA Negeri 1 Surakarta yang diterima di FEB UNS melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Hal tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan siswa terhadap kualitas pendidikan di UNS.

Selain pengenalan program studi, siswa juga mendapatkan informasi mengenai jalur masuk perguruan tinggi, mulai dari SNBP, SNBT/UTBK, hingga Jalur Mandiri UNS. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan memanfaatkan kesempatan untuk bertanya langsung kepada pimpinan fakultas maupun perwakilan program studi.

Melalui kegiatan ini, FEB UNS berharap dapat memberikan motivasi dan wawasan kepada siswa dalam mempersiapkan pendidikan tinggi, sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul.

Kegiatan ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas serta tujuan ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

Artikel FEB UNS Kenalkan Program Studi dan Jalur Masuk Perguruan Tinggi kepada Siswa SMA Negeri 1 Surakarta pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Coaching Research PDIE FEB UNS Bahas Strategi Menembus Jurnal Bereputasi Internasional https://feb.uns.ac.id/feb/coaching-research-pdie-feb-uns-bahas-strategi-menembus-jurnal-bereputasi-internasional/ Fri, 22 May 2026 09:49:59 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41099 Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan Coaching Research bertajuk “Strategi Menulis Artikel Ilmiah yang Publishable di Jurnal Bereputasi” Kamis (21/5/2026) […]

Artikel Coaching Research PDIE FEB UNS Bahas Strategi Menembus Jurnal Bereputasi Internasional pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Program Doktor Ilmu Ekonomi (PDIE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan Coaching Research bertajuk “Strategi Menulis Artikel Ilmiah yang Publishable di Jurnal Bereputasi” Kamis (21/5/2026) di Aula Konimex Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS.

Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara PDIE FEB UNS dan Himpunan Mahasiswa Program Doktor Ilmu Ekonomi (HMPDIE) ini menghadirkan narasumber Dr. Angga Febrian, dosen Universitas Lampung yang memiliki rekam jejak publikasi internasional bereputasi serta pengalaman sebagai reviewer jurnal Scopus.

Ketua PDIE FEB UNS, Prof. Agung Nur Probohudono dalam sambutannya menyampaikan bahwa coaching research ini menjadi wadah penguatan kapasitas akademik mahasiswa doktoral, khususnya dalam menghadapi tuntutan publikasi ilmiah sebagai syarat kelulusan.

Kepada narasumber, Kaprodi menyampaikan bahwa peserta di kegiatan ini berasal dari berbagai tahapan studi, mulai dari mahasiswa yang masih menempuh perkuliahan teori hingga yang telah memasuki tahap ujian tertutup.

Lebih lanjut dijelaskan, PDIE FEB UNS memiliki dua kurikulum, yakni kurikulum lama dan kurikulum baru, yang sama-sama menekankan pentingnya publikasi ilmiah berkualitas.

Prof. Agung juga memperkenalkan profil PDIE FEB UNS yang saat ini memiliki sekitar 200 mahasiswa aktif yang terbagi ke dalam tiga peminatan, yaitu akuntansi, manajemen, dan ekonomi pembangunan, lengkap dengan berbagai subpeminatan di masing-masing bidang. Program ini juga menaungi mahasiswa dari skema PMDSU, kelas internasional, hingga kelas kerja sama dengan berbagai instansi dan kalangan profesional.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti pentingnya menjaga kualitas publikasi ilmiah di tengah maraknya praktik publikasi pada jurnal predator.

“Karena itu, kami berharap melalui sharing dari Mas Angga ini, mahasiswa mendapatkan strategi dan kiat agar publikasinya lebih acceptable serta tidak terjebak jurnal predator,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa UNS telah menerapkan mekanisme dewan publikasi atau dewan disertasi publikasi untuk melakukan peninjauan sebelum artikel dipublikasikan. Selain itu, UNS juga memiliki whitelist jurnal sebagai panduan bagi mahasiswa dalam menentukan jurnal tujuan publikasi.

Sebagai narasumber, Dr. Angga Febrian membagikan pengalaman dan strategi praktis dalam menulis artikel ilmiah yang dapat diterima di jurnal bereputasi internasional. Berdasarkan materi yang dipaparkan, penulisan artikel ilmiah perlu memperhatikan struktur IMRaD, yakni introduction, methods, results, and discussion, agar alur penelitian tersusun secara sistematis.

Ia juga menekankan pentingnya menentukan topik penelitian, model penelitian, konstruk penelitian, hingga instrumen penelitian sejak awal proses riset. Selain itu, menurutnya, peneliti harus mampu menunjukkan unsur kebaruan atau novelty dalam penelitian melalui identifikasi berbagai jenis research gap, seperti evidence gap, theoretical gap, methodological gap, hingga empirical gap.

Dalam pemaparannya, Dr. Angga juga mengingatkan beberapa kesalahan umum dalam penulisan artikel ilmiah, seperti tulisan yang terlalu panjang, tidak memiliki benang merah, serta penggunaan referensi yang sudah lama dan kurang kredibel. Ia mendorong peserta untuk menggunakan referensi mutakhir dan menyusun artikel secara ringkas, jelas, serta fokus pada kontribusi penelitian.

Dr. Angga sendiri memiliki pengalaman publikasi di jurnal Scopus Q1 hingga Q3, reviewer sejumlah jurnal internasional bereputasi, serta penerima hibah penelitian BRIN dan BIMA multiyears.

Melalui kegiatan ini, PDIE FEB UNS berharap mahasiswa doktoral semakin siap menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas, berintegritas, dan mampu berkontribusi pada penguatan reputasi akademik institusi di tingkat global.

Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas serta tujuan ke-9 mengenai inovasi dan pengembangan riset.

Artikel Coaching Research PDIE FEB UNS Bahas Strategi Menembus Jurnal Bereputasi Internasional pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Kolaborasi FEB UNS dan LPS Perluas Peluang Riset Mahasiswa di Bidang Keuangan dan Perbankan https://feb.uns.ac.id/feb/kolaborasi-feb-uns-dan-lps-perluas-peluang-riset-mahasiswa-di-bidang-keuangan-dan-perbankan/ Fri, 22 May 2026 09:38:53 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=41092 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali memperkuat kolaborasi akademik dengan dunia praktik melalui kegiatan Sosialisasi LPS Call for Research 2026, Kamis, 21 Mei 2026 di Aula […]

Artikel Kolaborasi FEB UNS dan LPS Perluas Peluang Riset Mahasiswa di Bidang Keuangan dan Perbankan pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali memperkuat kolaborasi akademik dengan dunia praktik melalui kegiatan Sosialisasi LPS Call for Research 2026, Kamis, 21 Mei 2026 di Aula Gedung Soedarah Soepono FEB UNS.

Kegiatan menghadirkan Nata Buana, Spesialis Group Riset LPS dan diikuti oleh mahasiswa dan sivitas akademika FEB UNS, khususnya mahasiswa yang memiliki minat pada bidang riset, keuangan, perbankan, dan stabilitas sistem keuangan.

Sosialisasi ini menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai peluang penelitian melalui program LPS Call for Research 2026 yang mengangkat tema “Optimalisasi Peran Sektor Keuangan dalam Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.”

Dekan FEB UNS, Prof. Bhimo Rizky Samudro dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum tersebut merupakan kegiatan yang sangat konstruktif bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi sekaligus memperkuat kapasitas riset di bidang ekonomi dan keuangan. Ia menekankan pentingnya optimalisasi sektor finansial dalam mendukung pembangunan dan peningkatan performa ekonomi Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi antara FEB UNS dan LPS sebenarnya telah berlangsung cukup lama, termasuk melalui pengembangan mata kuliah terkait LPS di beberapa program studi, khususnya Program Studi Ekonomi Pembangunan dan Manajemen.

“Forum ini tidak hanya memberikan pembelajaran teoritis dan studi kasus di kelas, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk menghasilkan luaran riset yang aplikatif dan relevan dengan isu-isu sektor keuangan saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan strategis bagi mahasiswa untuk mempertajam topik penelitian yang tengah dikembangkan, terutama yang berkaitan dengan bisnis, finansial, stabilitas sistem keuangan, literasi keuangan, hingga inklusi keuangan masyarakat.

Dalam sesi sosialisasi, Nata Buana memaparkan peran strategis LPS sebagai lembaga independen yang memiliki fungsi menjamin simpanan nasabah, melakukan resolusi bank, menjaga stabilitas sistem keuangan, hingga penjaminan polis asuransi. Materi juga mengulas perjalanan LPS sejak krisis moneter 1997/1998 hingga penguatan mandat melalui berbagai regulasi terbaru.

Selain memperkenalkan fungsi dan tugas LPS, peserta juga mendapatkan penjelasan rinci mengenai skema dan ketentuan LPS Call for Research 2026. Topik riset yang ditawarkan mencakup program penjaminan simpanan, resolusi bank, stabilitas sistem keuangan, restrukturisasi perbankan, perbankan dan asuransi syariah, hingga peningkatan inklusi dan literasi keuangan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya riset-riset mahasiswa yang inovatif dan relevan terhadap tantangan sektor keuangan nasional. Melalui forum ini, FEB UNS dan LPS juga memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi dalam menghasilkan kajian ilmiah yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi Indonesia.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas, tujuan ke-8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta tujuan ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

Artikel Kolaborasi FEB UNS dan LPS Perluas Peluang Riset Mahasiswa di Bidang Keuangan dan Perbankan pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>