d3_akt Arsip - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret https://feb.uns.ac.id/feb/category/d3_akt/ Knowledge for Prosperity Mon, 27 May 2024 08:53:10 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://feb.uns.ac.id/feb/wp-content/uploads/2025/09/cropped-logo-feb-uns-baru-3-32x32.png d3_akt Arsip - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret https://feb.uns.ac.id/feb/category/d3_akt/ 32 32 FEB UNS dan DDTC Sepakati Kerja Sama Pendidikan Pajak https://feb.uns.ac.id/feb/feb-uns-dan-ddtc-sepakati-kerja-sama-pendidikan-pajak/ Tue, 21 May 2024 09:09:27 +0000 https://feb.uns.ac.id/feb/?p=30548 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) bersama DDTC menyepakati kelanjutan kerja sama pendidikan dalam bidang pajak. Kelanjutan kerja sama ini turut didukung Keluarga Alumni FEB (KAFEB) UNS. […]

Artikel FEB UNS dan DDTC Sepakati Kerja Sama Pendidikan Pajak pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) bersama DDTC menyepakati kelanjutan kerja sama pendidikan dalam bidang pajak. Kelanjutan kerja sama ini turut didukung Keluarga Alumni FEB (KAFEB) UNS.

Kelanjutan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MOA) antara DDTC dan FEB UNS tentang Pengembangan dan Peningkatan Pendidikan pada Senin, 20 Mei 2024 di UNS Tower, Surakarta.

Penandatanganan MOA dilakukan langsung oleh Founder DDTC Darussalam dan Dekan FEB UNS Djoko Suhardjanto, yang diwakili Plt Plt Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan, Dwi Prasetyani. Turut hadir juga Wakil Rektor UNS Bidang IV UNS Irwan Trinugroho untuk memberikan tanda kerjasama.

Penandatanganan MOA turut disaksikan juga oleh Ketua Senat Akademik Tulus Haryono, Ketua Harian KAFEB UNS R. Andiona Boedisoejoto, serta Ketua Yayasan Dharma Bekti KAFEB UNS Jati Haryanto.

Dalam sambutannya Dwi Prasetyani mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin antara FEB UNS dan DDTC dengan dukungan KAFEB UNS. Terlebih Founder DDTC juga merupakan alumnus berprestasi dari FEB UNS.

“Dedikasi DDTC kepada FEB UNS luar biasa. Ini kesempatan yang baik, terutama bagi para mahasiswa FEB UNS. Misalnya, dapat merasakan pengalaman bekerja dan magang. Terima kasih kepada DDTC atas kerja sama yang sudah terjalin,” katanya.

Ada beberapa kegiatan yang menjadi ruang lingkup dari MOA antara FEB UNS dan DDTC. Misalnya, DDTC Executive Internship Program, DDTC Professional Recruitment, seminar dan pelatihan, workshop bagi pengajar, pengembangan kurikulum perpajakan, dan penelitian.

Founder DDTC Darussalam mengatakan institusinya sangat terbuka dengan berbagai kolaborasi kegiatan konkret yang akan dilaksanakan setelah penandatanganan MOA. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan adalah penelitian bersama dan pemagangan (internship).

“Akan banyak yang bisa kita lakukan. Kita siap untuk menerima program magang dari mahasiswa. Kita juga siap mendidik dosen-dosen pajak yang ada di FEB. Hari ini, kita siap untuk membagikan buku sebagai komitmen awal DDTC,” ujar Darussalam.

Hingga saat ini, DDTC telah menjalin kerja sama dengan 38 perguruan tinggi di Indonesia. Kerja sama ini merupakan wujud konkret dari salah satu misi DDTC, yaitu mengeliminasi informasi asimetris dalam masyarakat pajak Indonesia.

Wakil Rektor Wakil Rektor Perencanaan, Kerjasama Bisnis dan Informasi UNS Irwan Trinugroho menyambut baik adanya kerja sama tersebut. Menurutnya, UNS akan terus menjalin sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk DDTC, untuk menciptakan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Terlebih, Rektorat UNS dan DDTC juga telah menandatangani memorandum of understanding (MOU). Selain dengan FEB UNS, DDTC juga telah meneken perjanjian kerja sama atau MOA dengan Sekolah Vokasi UNS.

Adanya kebijakan Kampus Merdeka juga menjadi pintu masuk bagi universitas untuk terus menjalin sinergi dan kolaborasi dengan praktisi dan industri. Harapannya, lulusan FEB UNS dapat mengikuti perkembangan zaman dan dinamika industri, termasuk dalam bidang pajak.

“Hal yang penting bagi mahasiswa adalah knowledge, skill, analytical thinking, serta practical. Terima kasih kepada DDTC yang selalu mendukung upaya UNS, termasuk FEB.” katanya.

Adapun berdasarkan pada The QS World University Rankings pada 2024, FEB UNS menduduki peringkat ke-4 terbaik untuk jurusan ekonomi di Indonesia. Kemudian, dalam pemeringkatan Webometrics pada Januari 2024, UNS menempati posisi ke-7 di Indonesia.

Selain seremonial penandatanganan MOA antara DDTC dan FEB UNS, ada 2 agenda lain dalam acara KAFEB Talk X DDTC ini. Pertama, bedah buku terbaru DDTC berjudul Konsep Dasar Pajak: Berdasarkan Perspektif Internasional.

Buku ke-24 ini diluncurkan bertepatan dengan momentum hari ulang tahun (HUT) ke-17 DDTC yang jatuh pada 20 Agustus 2024. Buku ini ditulis oleh Darussalam bersama Founder DDTC Danny Septriadi dan Tax Expert, CEO Office DDTC Atika Ritmelina Marhani.

Dalam acara ini, DDTC juga membagikan buku kepada pihak Rektorat UNS, FEB UNS, serta KAFEB UNS. Selain itu, beberapa peserta acara yang terpilih juga mendapatkan buku ini secara eksklusif.

Kedua, KAFEB Talk: Kickstarting Your Career in Taxation. Darussalam menyampaikan materi tentang peluang berkarier pada sektor perpajakan yang sangat luas. Adapun Dosen FEB UNS Taufiq Arifin hadir sebagai moderator.

Tidak hanya itu, sebagai bagian dari wujud konkret dari kerja sama, DDTC membuka jalur eksklusif magang untuk mahasiswa UNS. DDTC memberikan golden ticket untuk mengikuti Seleksi Akbar Internship DDTC Eksklusif untuk Mahasiswa UNS kepada para peserta acara.

Untuk itu, hadir pula Inayya Putri Pidata dari Human Capital DDTC yang menyampaikan info session terkait dengan peluang internship dan karier. Assistant Manager, Brand & Relation DDTC Idznila Shabrina juga hadir untuk menjelaskan tentang Perpajakan DDTC.

Artikel FEB UNS dan DDTC Sepakati Kerja Sama Pendidikan Pajak pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Menuju Sarjana Terapan, Prodi D3 Akuntansi dan Perpajakan Gelar Workshop Kurikulum https://feb.uns.ac.id/feb/menuju-sarjana-terapan-prodi-d3-akuntansi-dan-perpajakan-gelar-workshop-kurikulum/ Sat, 31 Aug 2019 16:20:23 +0000 http://feb.uns.ac.id/feb/?p=9861 Perkembangan jalur vokasi sangat pesat, antara lain dengan telah dikeluarkannya Permenristekdikti nomor 54 tahun 2018 tentang penyelenggaraan pendidikan vokasi sistem terbuka Multi Entri Multi Exit (Meme) dengan fleksibilitas yang tinggi. […]

Artikel Menuju Sarjana Terapan, Prodi D3 Akuntansi dan Perpajakan Gelar Workshop Kurikulum pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>
Perkembangan jalur vokasi sangat pesat, antara lain dengan telah dikeluarkannya Permenristekdikti nomor 54 tahun 2018 tentang penyelenggaraan pendidikan vokasi sistem terbuka Multi Entri Multi Exit (Meme) dengan fleksibilitas yang tinggi.

Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk berhenti studi pada jenjang Diploma 3 (D3) di akhir semester enam.  Tidak ada sistem DO di jalur vokasi.

“Semua program studi (prodi) didorong menjadi sarjana terapan atau D4. Kalau mampu hingga magister dan doktor terapan. Dan untuk menuju ke sana, maka kurikulum jalur vokasi didesain 70% matakuliah praktik dan 30% teori, yang berbeda dengan jalur akademik S1 yang lebih banyak teorinya” jelas Santoso Tri Hananto, Direktur Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam sambutannya di acara Workshop Kurikulum D3 Akuntansi dan Perpajakan, Sabtu, 31/8/2019 di UNS Inn.

Untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih banyak di praktik, maka 50% tenaga pendidik jalur vokasi adalah dari kalangan industri.

Dalam proses magang di industri pun, tidak hanya sekedar memenuhi kewajiban matakuliah, mahasiswa akan bekerja seperti halnya staf di industri. Magang dilaksanakan sekitar lima bulan lebih dua minggu. Untuk hal ini, networking dengan kalangan industri akan semakin diperkuat.

Lebih lanjut dikatakannya, pola penyelenggaraan pendidikan untuk jenjang D3 adalah 3-2-1, perkuliahan tiga semester pertama dikampus, dua semester berikutnya praktik magang di industri, dan satu semester tugas akhir dengan penilaian dari kampus dan industri.

Sedangkan untuk jenjang sarjana terapan (D4), pola pendidikannya 4-3-1, perkuliahan empat semester, tiga semester praktik magang di industri, dan satu semester tugas akhir dengan penilaian dari kampus dan industri.

Terkait dengan kurikulum di jalur vokasi, salah satu narasumber, Muh. Nurcholis dari Konsultan Pajak, memberikan masukan beberapa matakuliah yang penting untuk diajarkan kepada mahasiswa vokasi.

Nurcholis juga menyarankan agar mahasiswa diarahkan dan dilatih untuk memiliki kompetensi yang tidak sekedar bekerja sesuai dengan SOP atau standar saja namun lebih jauh pada tingkatan keterampilan dalam mengelola serangkaian tugas yang berbeda dan terlebih pada ketrampilan mengambil tindakan yang cepat dan tepat bila timbul masalah.

Pembicara lain dalam workshop yang dihadiri oleh mahasiswa, alumni, dosen dan juga praktisi yakni Eko Madyo Sutanto, Wakil Direktur 2 Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo dan Didi Rafii dari KPP Solo.

Berbagai masukan dari para peserta workshop akan menjadi bahan pertimbangan bagi pengelola untuk perbaikan kurikulum vokasi terutamanya Prodi D3 Akuntansi dan D3 Perpajakan.

Artikel Menuju Sarjana Terapan, Prodi D3 Akuntansi dan Perpajakan Gelar Workshop Kurikulum pertama kali tampil pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret.

]]>