13 Agu 2020

Prof. Rahma: Penyesuaian Program Pengabdian  Masyarakat  Di Masa Pandemi

Di masa pandemi Covid-19, Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah melakukan beberapa  penyesuaian kegiatan atau program pengabdian masyarakat diantaranya pelaksanaan kegiatan di rumah, Work From Home (WFH) dengan video conference, pengalihan sejumlah judul  pengabdian kepada masyarakat yang memiliki potensi untuk berkontribusi dalam penyelesaian pandemi serta pelaksanaannya memperhatikan aspek keselamatan pengabdi, orang lain, dan lingkungannya selama pengabdian masyarakat.

Kemenristekdikti juga mendorong penggiat ilmu pengetahuan dan teknologi,  mahasiswa,  pakar industri  dan masyarakat umum untuk berinovasi melalui ide, solusi produk, sistem, platform atau aplikasi mobile/web untuk bergotong royong dalam mengatasi pandemi.

Pernyataan itu disampaikan Prof Rahmawati, M.Si, Ak, Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) saat menjadi narasumber di sebuah Webinar di Universitas Janabadra.

Selanjutnya disampaikan, model pemberdayaan masyarakat dimasa pandemi bisa dilakukan secara daring atau online. Demikian juga dalam proses pemasaran produk yang dihasilkan oleh masyarakat dilakukan melalui e-commerce.

Namun jika memang  terpaksa harus  offline harus selalu memperhatikan protokol kesehatan. Seperti yang dilakukan oleh tim pengabdi dari UNS yang diketuai Prof. Rahmawati bekerja sama dengan Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah Wijirejo, Pandak, Bantul.

Tim yang beranggotakan Dr. Ari Kuncoro Widagdo, Dr. Sarah Rum Handayani, Dr. Sri Wahyu Agustiningsih, Fitri Susilowati M. Sc, Sri Murni M.Si, Ir Warseno M Si, Djoko Karyono MM dan Siti Nurlaela M Si. saat itu fokus pada pengembangan diversifikasi produk dengan pelatihan dan pendampingan ecoprint pada binaan UKM Batik Wongso.

“Selama pendampingan di Bantul dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, ada pembatasan orang yang dibina,  bermasker dan menjaga jarak dan untuk konsultasi lebih lanjut bisa dilakukan secara online, bisa menggunakan email ataupun whatsapp ” jelasnya .

Prof. Rahma memberikan semangat dan motivasi kepada para pelaksana pengabdian masyarakat untuk tetap giat melaksanakan tugas pengabdian meskipun dengan segala keterbatasan di masa pandemi.

Pada kesempatan itu, Prof. Rahma juga mempresentasikan pengabdian masyarakat yang dilakukannya  sebelum pandemi bersama tim dengan tema Penguatan Ekspor Sarung Goyor Berbasis Online Village On One Produk (Ovop) di Sragen, mulai dari mempersiapkan proposal pengabdian, pelaksanaan hingga luaran yang dicapai di tingkat nasional maupun internasional.

Untuk kepentingan akreditasi prodi, Prof. Rahma  juga menekankan agar dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat sebaiknya selalu melibatkan mahasiswa, baik pada program  S-1, S-2  atau S-3. (Humas)

Editor: Drs. BRM. Bambang Irawan, M.Si.